Yayasan Daarut Tauhiid

Search
Close this search box.
Wakaf Produktif Ukir Senyum Dhuafa di Indramayu

Wakaf Produktif Ukir Senyum Dhuafa di Indramayu

INDRAMAYU – Harun dan Rosani bisa sedikit lega, karena mereka tidak perlu membeli beras dan minyak, serta kebutuhan dapur lainnya untuk beberapa hari ke depan. Rosani tersenyum ketika bantuan paket sembako hasil wakaf produktif sampai di tangannya. Begitupun dengan Harun, suaminya.

Suami istri yang bekerja sebagai buruh tani tersebut setiap hari harus memutar otak agar penghasilan mereka bisa mencukupi kebutuhan empat anaknya yang masih kecil dan empat anak lainnya yang sedang menempuh pendidikan, dari mulai jenjang perguruan tinggi hingga SMP. 

“Penghasilan saya, ya sehari, dari pagi sampe sore bisa 75ribu. (suami) iya juga segitu. Tapi itu gk tiap hari. Cuman Sebulan awal, kalau padinya udah tumbuh ya gak setiap hari, sekali-sekali. Jadi tiga bulan ke sananya cuman kayak mupuk, nyemprot. Gak setiap hari,” ujar Rosani saat tim Wakaf Daarut Tauhiid (DT) berkunjung ke rumahnya yang berdinding anyaman bambu dan berlantai tanah di pinggiran kali Cimanuk, Indramayu, Kamis (22/2/2024).

Mereka mengucapkan terima kasih kepada para wakif yang telah menyisihkan hartanya untuk berwakaf program Wakaf Produktif, yang hasilnya bisa mereka terima. Mereka mendoakan, semoga Allah membalas kebaikan para wakif Wakaf DT.

“Terima kasih sekali kepada para muwakif, sangat membantu sekali untuk ekonomi saya, untuk meringankan beban saya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada para muwakif Wakaf (DT),” ucap Harun.

Selain Keluarga Harun, para jompo dhuafa dan yatim piatu menerima bantuan paket sembako. Di antaranya Maisem, Sarniti, dan Ari yang hanya bisa berbaring karena stroke, Rayem dan Thoyibin yang sudah tidak bisa melihat, serta Fitri dan Tomo yang yatim dan yatim piatu.

Haru terlihat di wajah para penerima manfaat wakaf produktif (mawukuf alaih) tersebut, terutama Mbah Maisem dan Mbah Sarniti, saat paket sembako untuk mereka disimpan dekat mereka. Sambil kesulitan berbicara karena stroke, Maisem dan Sarniti mengucapkan terima kasih kepada para wakif. 

Begitupun dengan Mbah Thoyibin dan Rayem, dengan mata yang sudah tidak bisa melihat, mereka meraba-raba paket sembako yang diberikan. Seketika senyum bercampur haru terlihat di wajah mereka, kemudian mengucapkan rasa syukur mereka dan terima kasih kepada para wakif.

“Terima kasih para muwakif yang telah berwakaf. Ini sangat bermfaat sekali. Alhamdulillah,” ucap Thoyibin yang terkena kebutaan akibat Diabetes yang dideritanya, Jumat (23/2/2024) 

Cash Wakaf, Program Wakaf Produktif Wakaf DT

Tim Wakaf DT mengantarkan langsung paket sembako hasil wakaf produktif langsung ke rumah mereka di Indramayu. Wahid Ikhwan Nurdin, Staf Kemitraan Wakaf Produktif mengungkapkan, bantuan ini bisa menjadi bukti bahwa hasil wakaf produktif memang bisa bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya bantuan kepada yatim puatu dan dhuafa. Pahalanya, tegas Wahid, akan terus mengalir karena harta wakafnya diproduktifkan terus menerus dan hasilnya bermanfaat juga terus menerus.

Dia menyebutkan, Wakaf DT menggulirkan program wakaf produktif yang bernama Cash Wakaf. Cash Wakaf, jelasnya, merupakan program wakaf uang yang dikelola secara produktif yang hasilnya digunakan untuk bantuan kemanusiaan, dakwah, pendidikan, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan.

“Bantuan ini masuknya bisa ke program Cash Wakaf for Humanity atau Cash Wakaf untuk kemanusiaan, karena memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, seperti dhuafa dan anak yatim,” jelas Wahid. (AID)

Baca juga: Wakaf untuk Ibu dari Sa’ad bin Ubadah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *