Wakaf Daarut Tauhiid

Wakaf Mushaf Al Quran

Sinergi Wakaf DT dan DT Peduli: Alirkan Cahaya Al-Qurโ€™an hingga Pelosok Solo Raya

WAKAFDT.OR.ID | SOLO โ€“ Senyum semringah menghiasi wajah anak-anak di berbagai sudut Solo Raya pada awal pekan ini. Wakaf DT berkolaborasi dengan DT Peduli Solo sukses melaksanakan penyaluran mushaf Al-Qurโ€™an ke tiga lokasi strategis pada Senin (23/2/2026).

Distribusi menyasar Dusun Nandan (Sukoharjo), agenda Temu Santri se-Kecamatan Matesih, hingga SD Islam Terpadu Taruna Rabbani di Tawangmangu.

Kegiatan ini merupakan realisasi nyata dari program Peduli Dakwah Rahmatan Lil โ€˜Alamin, sebuah ikhtiar untuk memastikan setiap muslim memiliki akses terhadap mushaf yang layak.

Menanam Jariyah Lewat Lembaran Mushaf

Program ini merupakan buah sinergi antara Wakaf DT sebagai penghimpun dana wakaf abadi dengan DT Peduli sebagai mitra penyaluran di lapangan.

Melalui program Wakaf Mushaf Al-Qur’an, setiap mushaf yang disalurkan bukan sekadar bantuan fisik, melainkan aset wakaf yang pahalanya terus mengalir kepada para muwakif setiap kali ayat-ayatnya dilantunkan.

Ustaz Gunadi, Takmir Masjid Muttaqin Dusun Nandan, menyampaikan apresiasi mendalam saat menerima paket mushaf untuk santri TPA Al-Huda.

โ€œJazakumullah khairan kepada donatur. Mushaf baru ini adalah suntikan semangat bagi anak-anak kami untuk lebih mencintai dan mendalami Al-Qurโ€™an,โ€ ungkapnya haru.

Kebahagiaan di Kaki Gunung Lawu hingga Matesih

Suasana serupa terasa di Tawangmangu dan Matesih. Amira, salah satu santri yang hadir dalam acara Temu Santri TPQ se-Kecamatan Matesih, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat memeluk mushaf barunya.

โ€œTerima kasih sudah membawakan kami Al-Qur’an baru. Insya Allah akan selalu saya pakai untuk mengaji. Semoga para pewakaf dan donatur mendapatkan pahala yang berlipat ganda,โ€ tuturnya polos.

Komitmen Dakwah Berkelanjutan

Penyaluran ini menegaskan komitmen Wakaf DT dan DT Peduli dalam memperkuat fondasi spiritual generasi muda. Dengan menyediakan fasilitas belajar yang berkualitas, diharapkan anak-anak di Solo Raya semakin bersemangat memakmurkan masjid dan musala dengan aktivitas mengaji.

Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada kedermawanan para muwakif. Melalui sistem wakaf, satu mushaf yang didonasikan hari ini akan menjadi saksi kebaikan yang terus berlipat manfaatnya hingga masa depan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Sinergi Wakaf DT dan DT Peduli: Alirkan Cahaya Al-Qurโ€™an hingga Pelosok Solo Raya Read More ยป

Menembus Medan Terjal, Wakaf DT Salurkan Mushaf Al-Qur’an ke Pelosok Sukabumi

WAKAFDT.OR.ID | SUKABUMI โ€“ (3/12/2025) Tim Wakaf Daarut Tauhiid (DT) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyebarkan syiar Al-Qur’an hingga ke pelosok desa.

Kali ini, distribusi wakaf mushaf Al-Qur’an dilakukan di Kampung Cipancer, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, sebuah wilayah yang dikenal memiliki akses jalan yang sangat menantang.

Distribusi mushaf ini bukanlah pekerjaan mudah. Lokasi Kampung Cipanceur berada cukup jauh dari pusat kota dan hanya bisa diakses melalui jalur yang terjal dan sulit.

Terlebih lagi, kondisi jalan yang masih berupa tanah dan bebatuan, serta cuaca yang menyebabkan jalan menjadi berlumpur, membutuhkan perjuangan ekstra bagi tim relawan.

Meski demikian, kesulitan akses tersebut tidak menyurutkan semangat tim Wakaf DT untuk menyampaikan amanah wakaf dari para muwakif.

Di balik aksesnya yang sulit, Kampung Cipanceur memiliki semangat belajar agama yang tinggi.

Di sana, terdapat sebuah rumah belajar Al-Qur’an sederhana yang dijalankan secara mandiri oleh salah satu alumni Baitul Qur’an DT Sukabumi. Rumah belajar ini menjadi pusat kegiatan bagi anak-anak sekitar untuk mendalami ilmu Al-Qur’an.

Namun, semangat belajar tersebut terkendala oleh minimnya sarana prasarana. Salah satu kebutuhan mendesak yang dilaporkan adalah kekurangan mushaf Al-Qur’an.

“Kebutuhan mushaf baru sangat terasa di sini. Dengan jumlah santri yang terus bertambah, ketersediaan mushaf yang layak pakai sangat penting untuk menunjang proses belajar mereka,” jelas salah satu tim di lokasi.

Penyaluran wakaf mushaf Al-Qur’an ini diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga bertujuan menjaga api semangat para santri di Cipanceur untuk terus tekun belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Mushaf baru yang disalurkan akan memberikan kenyamanan dan motivasi tambahan bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan Kalamullah.

Inisiatif Wakaf DT dalam menembus medan terjal ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan mendakwahkan Al-Qur’an harus sampai ke setiap sudut negeri, memastikan bahwa tidak ada satu pun anak yang terhalang belajar agama hanya karena ketiadaan mushaf. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menembus Medan Terjal, Wakaf DT Salurkan Mushaf Al-Qur’an ke Pelosok Sukabumi Read More ยป

Berkah Wakaf di Sukabumi: Dari Rumah Sederhana Menjadi Pusat Pencetak Penghafal Quran

WAKAFDT.OR.ID | SUKABUMIย โ€“ Sebuah rumah sederhana di Sukabumi kini memiliki peran mulia, tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi sebagai lumbung pahala abadi dan pusat pendidikan Al-Qur’an gratis bagi puluhan anak.

Inilah aset wakaf yang dikelola oleh Daarut Tauhiid (DT) Sukabumi, sebuah amanah yang bertransformasi menjadi asrama dan Rumah Tahfiz Qur’an (RTQ) bagi santri Baitul Qur’an (BQ) DT Sukabumi.

Awal Mula Wakaf Penuh Berkah

Kisah inspiratif ini bermula pada tahun 2019, ketika sepasang suami-istri dermawan, Ibu Meta dan Bapak Dede Suhada, mewakafkan aset berharga mereka kepada DT Sukabumi.

Niat tulus keduanya adalah agar properti tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai asrama dan tempat belajar Al-Qur’an bagi santri Daarut Tauhiid.

Amanah tersebut kini diemban dengan sepenuh hati. Tempat ini menjadi lokasi utama kegiatan belajar mengajar santri Baitul Qur’an DT Sukabumi, sebuah program yang fokus pada pembinaan dan pendidikan Al-Qur’an.

Melayani 80 Santri dan Luluskan 4 Angkatan

Sejak awal berdiri, program Baitul Qur’an di lokasi wakaf ini menunjukkan perkembangan signifikan.

Yulia, Penanggung Jawab (PJ) RTQ BQ Sukabumi, saat ditemui tim Wakaf DT (4/12) menjelaskan bahwa santri BQ yang mengawali program ini hanya berjumlah 3 orang dan terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Bahkan, program ini telah berhasil meluluskan 4 angkatan penghafal Al-Qur’an, menjadi bukti nyata keberhasilan wakaf dalam melahirkan generasi qurโ€™ani.

Tidak hanya diperuntukkan bagi santri asrama BQ, tempat ini juga membuka pintu bagi anak-anak di sekitar lingkungan untuk belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an. Total, santri yang aktif belajar di lokasi ini kini mencapai angka 80 santri.

Semua Gratis, Fokus pada Keterbatasan Biaya

Keistimewaan lain dari program di lokasi wakaf ini adalah sifatnya yang gratis. Yulia menuturkan bahwa tujuan utama mereka adalah membantu anak-anak yang memiliki semangat tinggi untuk belajar Al-Qur’an, namun terkendala oleh biaya.

โ€œTujuan kami ingin membantu adik-adik belajar quran yang terkendala oleh biaya, karena di sini semuanya gratis,โ€ ujar Yulia.

Ini menjadikan aset wakaf tersebut sebagai oase pendidikan gratis yang sangat berharga bagi masyarakat kurang mampu di Sukabumi.

Harapan Perluasan untuk Lebih Banyak Santri

Meski program berjalan lancar dan memberikan dampak besar, ada satu kendala yang menjadi harapan untuk masa depan: keterbatasan ruang.

Saat ini, kapasitas tampung santri yang berasrama di sana hanya sekitar 25 orang karena luas tanah yang terbatas. Hal ini membatasi jumlah santri BQ yang bisa dibina secara intensif.

Oleh karena itu, harapan besar ke depan adalah agar dapat dilakukan perluasan lahan dan bangunan. Perluasan ini bertujuan agar semakin banyak santri yang bisa ditampung dan difasilitasi dalam menuntut ilmu Al-Qur’an.

Wakaf Ibu Meta dan Bapak Dede Suhada telah membuktikan diri sebagai investasi akhirat yang tak ternilai.

Dari sebidang tanah, kini mengalir pahala berkelanjutan yang menerangi puluhan jiwa dengan cahaya Al-Qur’an, menegaskan bahwa kedermawanan adalah kunci bagi terciptanya masyarakat yang berilmu dan berakhlak mulia. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Berkah Wakaf di Sukabumi: Dari Rumah Sederhana Menjadi Pusat Pencetak Penghafal Quran Read More ยป

Cahaya dari Pelosok Cipancer: Kisah Ratih yang Menjaga Mimpi, Menghidupkan Al-Qurโ€™an

WAKAFDT.OR.IDย | SUKABUMIย – Rabu (3/12/2025) malam itu, hujan deras menyelimuti pelosok Kampung Cipancer, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.

Di balik derasnya suara hujan, berdiri sosok muda bernama Ratih seorang pejuang ilmu yang menetap di kampung kecil ini. Keterbatasan fisik tak pernah membuat gerak hatinya berhenti.

Ia memegang erat satu mimpi besar: menjadi seseorang yang bermanfaat bagi banyak orang. Dari rumah sederhana, ia melanjutkan perjuangan ayahnya yang sudah hampir 35 tahun mengajar Al-Qurโ€™an dan Iqra bagi warga sekitar.

Malam itu, tim Wakaf DT menempuh perjalanan panjang dan berliku untuk sampai ke rumah Ratih. Jalanan licin, pandangan kabur oleh kabut, dan derasnya hujan menjadi bagian dari cerita yang tak akan dilupakan.

Namun setibanya di sana, segala lelah seolah luruh. Rumah kecil yang jauh dari kata mewah menyambut dengan kehangatan menjadi saksi bagaimana keluarga ini menjaga cahaya Al-Qurโ€™an tetap hidup di kampung Cipancer.

Ratih bercerita bagaimana ia dulu berjuang menghafal Al-Qurโ€™an di tanah wakaf Baitul Quran Sukabumi.

Dari perjuangan panjang itu, ia lulus sebagai santri berprestasi. Semangatnya tak pernah surut, justru tumbuh semakin besar. Kini, ia mengajar 37 santri dari berbagai usia mulai dari TK hingga SMP.

โ€œSaya sangat senang bisa membantu anak-anak di kampung ini. Mereka motivasi saya untuk terus semangat,โ€ ucapnya lirih dan haru.

Tak hanya mengajar di rumahnya, Ratih juga membagikan ilmu Al-Qurโ€™an di salah satu SD dan SMP di daerahnya.

Perjuangannya tak pernah ia jalani sendirian. Ayah dan ibunya selalu setia mendampingi, memberikan dorongan, dan terus mengajarkan ilmu yang mereka wariskan sejak puluhan tahun lalu. Kehangatan keluarga ini menjadi alasan mengapa kampung kecil itu tak pernah kehabisan cahaya.

Melihat mushaf yang mulai rusak dimakan usia, tim wakaf menyerahkan beberapa Al-Qurโ€™an baru untuk para santri. Biasanya, kegiatan mengaji dilakukan setelah Magrib hingga pukul sembilan malam.

Suasana sederhana itu justru membuat semuanya terasa lebih bermakna. Dari kampung terpencil ini, Ratih membuktikan bahwa mimpi besar tak harus lahir dari tempat besar, cukup dari hati yang kuat, perjuangan yang tulus, dan secercah cahaya yang dijaga dengan penuh cinta. Semoga semakin banyak hati yang tergerak untuk berwakaf, agar cahaya Al-Qurโ€™an terus hidup di pelosok negeri. (SSP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Cahaya dari Pelosok Cipancer: Kisah Ratih yang Menjaga Mimpi, Menghidupkan Al-Qurโ€™an Read More ยป

Wakaf Mushaf Al Quran

Ratusan Wakaf Mushaf Al-Quran Siap Disalurkan DT Batam dan Sekitarnya

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Sebanyak 224 Wakaf Mushaf Al-Quran siap disebarkan di Daarut Tauhiid (DT) Batam dan sekitranya. Kepala Unit DT Batam mengatakan, ratusan Wakaf Musahaf Al-Quran akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Masjid DT Batam, masjid sekitar DT Batam, dan masjid di kepulauan riau sekitar DT Batam.

Heru mengungkapkan, dirinya akan berkolaborasi dengan DT Peduli Batam dalam penyaluran Wakaf Mushaf Al-Quran ke pulau-pulau yang dekat Batam.

“Rencana itu ada yang di masjid DT Batam kemudian masjid sekitar pesantren, dan beberapa di Pulau Batam. Insya Allah nanti akan diserahkan ke DKM masjid dan juga DT peduli untuk penyaluranย diย pulau-pulau,” jelas Heru, Rabu (8/10/2024).

Tim Wakaf DT yang berada di Bandung megirimkan ratusan Wakaf Mushaf Al-Quran tersebut menggunakan salah satu jasa pengiriman. Pada Rabu (8/10/2024), Semua mushaf sampai di DT Batam.

Staf Kemitraan Wakaf DT Wahid Ikhwanudin menjelaskan, lembaga mana bisa mengajukan untuk menjadi sasaran penyaluran Wakaf Mushaf Al-Quran. Hal itu membantu untuk menyaulrkan Musahaf Al-Quran dengan tepat sasaran. Lembaga yang mengajukan, bisa mengantarkan surat pengajuan yang dilampiri data mushaf yang dibutuhkan.

“Nanti tim Wakaf DT akan menilai apakah layak menerima atau tidak. Karena kita harus tepat sasaran ya. ini kan amanah. Wakaf Mushaf Al-Quran ini harus benar-benar digunakan agar bermanfaat dan pahalanya bisa mengalir,” jelas Wahid.

Manajer Program Wakaf DT Riyadi Suryana mengatakan, program Wakaf Mushaf Al-Quran diharapkan dapat membantu membasmi buta huruf Al-Quran.

โ€œAda 65% Muslim di Indonesia yang masih buta huruf Al-Quran. Program Wakaf Mushaf Al-Quran ini upaya kita semua untuk memberantas buta huruf Al-Quran. Untuk itu, ini merupakan peluang ikut berpatisipasi memberantas buta huruf Al-Quran dan pahala wakafnya juga mengalir terus sampai hari kiamat,โ€ ujar Riyadi.

Wakaf Mushaf Al-Quran bisa ditunaikan di kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung atau transfer ke Bank BSI 75332 75332 dan Bank Danamon Syariah 8800299136 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi bisa menghubungi 085 200 123 123. (AID)

Ratusan Wakaf Mushaf Al-Quran Siap Disalurkan DT Batam dan Sekitarnya Read More ยป

penyaluran wakaf mushaf Al-Quran ke Garut

Wakaf DT Salurkan 256 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Garut

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) menyalurkan sebanyak 256 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Kota Garut pada Senin (15/7/2024). Staf Kemitraan Wakaf Produktif Wahid Ikhwanudin bersama tim wakaf mennyalurkan ratusan mushaf wakaf tersebut ke satu masjid dan 3 pesantren.

Tim Wakaf DT menyerahkan sebanyak 224 mushaf kepada Ikatan Mahasiswa Kota Intan (IMKAN) yang akan disalurkan ke 3 pesantren di Garut. Sisanya, sebanyak 32 mushaf diserahkan langsung ke Masjid Al-Barakah di Cibatu, Garut.

Mamat, Marbot Masjid Al-Barakah mengungkap rasa terima kasihnya. Menurutnya Wakaf Mushaf Al-Quran yang disalurkan akan sangat membantu proses belajar Al-Quran karena Al-Quran di Masjid Al-Barakah sudah tidak layak pakai sehingga tidak bisa digunakan lagi.

“Pengajian anak-anak, Al-Qurannya kurang. Terima kasih kepada yang sudah mewakafkan Al-Quran. Semoga bermanfaat dunia akhirat. Kami terima wakaf ini, semoga bermanfaat untuk semua,” ungkap Mamat.

Hal senadan juag diungkapkan oleh Galih, Ketua IMKAN. Dia mengucapakan terima kasih kepada Wakaf DT dan para wakif yang telah berwakaf. Dia menyebutkan ratusan Wakaf Mushaf Al-Quran yang diterimanya akan disalurkan ke dua pesantren tahfiz dan satu madrsah diniyah.

“Kami mengucapkan, terima kasih atas kontribusi dari Wakaf Daarut Tauhiid yang insya Allah ini akan menjadi amal jariyah untuk panitia dan juga Wakaf Daarut Tauhiid. Insya Allah ini akan dialokasikan kepada mereka yang menghafal Al-Quran di dua pesantren tahfiz dan di satu madrasah diniyah untuk anak-anak untuk belajar membaca Al-Quran,” tutur Galih.

Galih mengaku, dirinya yakin jika Wakaf Mushaf Al-Quran akan menjadi amal jariyah bagi para wakif yang pahalanya akan terus mengalir walaupaun yang bewakaf sudah meninggal.

“Untuk para muwakif kamu ucapkan jazakallah khairan katsira, berdasarkan hadist Rasulullah Saw bahwasanya jika manusia meninggal dunia, tiga amalan yang tidak diputus, yaitu salah satunya adalah sedekah jariyah. Insya Allah untuk para muwakif yang telah menyumbangkan sebagian hartanya ini akan menjadi sedekah jariyah,” pungkas Galih. (AID)

Wakaf DT Salurkan 256 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Garut Read More ยป

wakaf mushaf Al Quran ke Masjid Sirajul Awam

Wakaf DT Salurkan 50 Mushaf Wakaf Al-Quran ke Masjid Sirajul Awam

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) kembali menyalurkan mushaf wakaf Al-Quran dengan langsung mengantarkan ke lokasi penyaluran. Staf Kemitraan Wakaf Produktif Wahid Ikhwanudin menyalurkan sebanyak 50 Mushaf Wakaf Al-Quran ke Masjid Sirajul Awam di Kp. Pasir Halang, Desa Tukumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (6/6/2024).

Ikhwan menyerahkan mushaf Wakaf Al-Quran langsung kepada Hamdan Efendi, Ketua Seksi Pendidikan Dewan Keluarga Masjid Sirajul Awam. Hamdan menyambut penuh mushaf-mushaf yang sudah dinantikannya itu.

Hamdan mengatakan kebutuhan mushaf Al-Quran di masjid yang dikelolanya sangat urgent karena banyak anak-anak yang belajar mengaji namun kekurangan mushaf Al-Quran yang diperlukan. Dia sering mendapati anak-anak harus berebut mushaf ketika waktu belajar datang.

“Setiap hari ana-anak belajar Al-Quran. Ya karena Al-Qurannya kekurangan, mereka sempai berebut, sapai pada nangis. Anak-anak yang belajar di sini dari mulai anak TK, SD, SMP, sampai SMA,” kata Hamdan.

Hamdan berharap membantu anak-anak untuk terus belajar dan memotivasi mereka untuk lebih semangat, tidak ada lagi anak yang menangis karena berebut mushaf Al-Quran. Dia juga berharap semoga keberhakan terus mengalir kepada para wakif dan semua yang telah membantu penyaluran, serta penerima manfaatnya.

“Terima kasih kepada wakif yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk berwakaf. Mudah-mudahan keberkahan untuk para wakif dan untuk kita semua. Mudah-mudahan dengan adanya (mushaf) Al-Quran wakaf ini menjadi motivasi buat anak-anak untuk lebih giat belajar,” ungkapnya. (AID)

Wakaf DT Salurkan 50 Mushaf Wakaf Al-Quran ke Masjid Sirajul Awam Read More ยป