Wakaf Daarut Tauhiid

Berkah Wakaf di Sukabumi: Dari Rumah Sederhana Menjadi Pusat Pencetak Penghafal Quran

WAKAFDT.OR.ID | SUKABUMI – Sebuah rumah sederhana di Sukabumi kini memiliki peran mulia, tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi sebagai lumbung pahala abadi dan pusat pendidikan Al-Qur’an gratis bagi puluhan anak.

Inilah aset wakaf yang dikelola oleh Daarut Tauhiid (DT) Sukabumi, sebuah amanah yang bertransformasi menjadi asrama dan Rumah Tahfiz Qur’an (RTQ) bagi santri Baitul Qur’an (BQ) DT Sukabumi.

Awal Mula Wakaf Penuh Berkah

Kisah inspiratif ini bermula pada tahun 2019, ketika sepasang suami-istri dermawan, Ibu Meta dan Bapak Dede Suhada, mewakafkan aset berharga mereka kepada DT Sukabumi.

Niat tulus keduanya adalah agar properti tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai asrama dan tempat belajar Al-Qur’an bagi santri Daarut Tauhiid.

Amanah tersebut kini diemban dengan sepenuh hati. Tempat ini menjadi lokasi utama kegiatan belajar mengajar santri Baitul Qur’an DT Sukabumi, sebuah program yang fokus pada pembinaan dan pendidikan Al-Qur’an.

Melayani 80 Santri dan Luluskan 4 Angkatan

Sejak awal berdiri, program Baitul Qur’an di lokasi wakaf ini menunjukkan perkembangan signifikan.

Yulia, Penanggung Jawab (PJ) RTQ BQ Sukabumi, saat ditemui tim Wakaf DT (4/12) menjelaskan bahwa santri BQ yang mengawali program ini hanya berjumlah 3 orang dan terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Bahkan, program ini telah berhasil meluluskan 4 angkatan penghafal Al-Qur’an, menjadi bukti nyata keberhasilan wakaf dalam melahirkan generasi qur’ani.

Tidak hanya diperuntukkan bagi santri asrama BQ, tempat ini juga membuka pintu bagi anak-anak di sekitar lingkungan untuk belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an. Total, santri yang aktif belajar di lokasi ini kini mencapai angka 80 santri.

Semua Gratis, Fokus pada Keterbatasan Biaya

Keistimewaan lain dari program di lokasi wakaf ini adalah sifatnya yang gratis. Yulia menuturkan bahwa tujuan utama mereka adalah membantu anak-anak yang memiliki semangat tinggi untuk belajar Al-Qur’an, namun terkendala oleh biaya.

“Tujuan kami ingin membantu adik-adik belajar quran yang terkendala oleh biaya, karena di sini semuanya gratis,” ujar Yulia.

Ini menjadikan aset wakaf tersebut sebagai oase pendidikan gratis yang sangat berharga bagi masyarakat kurang mampu di Sukabumi.

Harapan Perluasan untuk Lebih Banyak Santri

Meski program berjalan lancar dan memberikan dampak besar, ada satu kendala yang menjadi harapan untuk masa depan: keterbatasan ruang.

Saat ini, kapasitas tampung santri yang berasrama di sana hanya sekitar 25 orang karena luas tanah yang terbatas. Hal ini membatasi jumlah santri BQ yang bisa dibina secara intensif.

Oleh karena itu, harapan besar ke depan adalah agar dapat dilakukan perluasan lahan dan bangunan. Perluasan ini bertujuan agar semakin banyak santri yang bisa ditampung dan difasilitasi dalam menuntut ilmu Al-Qur’an.

Wakaf Ibu Meta dan Bapak Dede Suhada telah membuktikan diri sebagai investasi akhirat yang tak ternilai.

Dari sebidang tanah, kini mengalir pahala berkelanjutan yang menerangi puluhan jiwa dengan cahaya Al-Qur’an, menegaskan bahwa kedermawanan adalah kunci bagi terciptanya masyarakat yang berilmu dan berakhlak mulia. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID