Wakaf Daarut Tauhiid

Masjid DT

Makmurkan Aset Wakaf, DT Jakarta Gelar Mabit Persiapan Ramadhan

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA — Pada senja hari Sabtu itu, suasana di Masjid Daarut Tauhiid Jakarta terlihat agak berbeda. Banyak orang yang datang ke masjid, dan mereka tidak hanya datang untuk melakukan ibadah saja. Mereka juga membawa niat yang kuat di hati. Pada malam itu, para peserta berkumpul bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk mengambil waktu sejenak dari kesibukan dunia dan mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan melalui kegiatan MABIT Daarut Tauhiid Jakarta.

Mengusung tema โ€œRumahku, Surgaku di Bulan Ramadhanโ€, MABIT ini diselenggarakan sebagai ikhtiar pembinaan ruhiyah jamaah dalam rangka menyiapkan hati, iman, dan suasana rumah tangga agar lebih bernilai ibadah. Tema tersebut lahir dari kesadaran akan tantangan kehidupan modern yang kerap menjauhkan rumah dari fungsinya sebagai pusat ibadah, ketenangan, dan pendidikan tauhid.

Kegiatan MABIT yang berlangsung pada Sabtuโ€“Ahad, 24โ€“25 Januari 2026 / 5โ€“6 Syaโ€™ban 1447 H, ini terbuka untuk umum, baik ikhwan maupun akhwat. Sejak pukul 17.00 WIB hingga pagi hari, jamaah mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membangunkan kesadaran spiritual dan memperkuat kesiapan menyambut bulan suci.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kajian tematik yang mengajak peserta menata kembali orientasi hidup dan keluarga. Malam berlanjut dengan muhasabah diri, qiyamul lail, serta shalat berjamaah yang menghadirkan suasana hening, khusyuk, dan penuh refleksi. Dalam keheningan malam, banyak hati yang belajar jujurโ€”tentang ibadah yang sering tertunda, rumah yang kurang hidup dengan dzikir, serta Ramadhan yang kerap berlalu tanpa bekas mendalam.

Kegiatan ini dibimbing oleh KH. Ahmad Rosyidin Mawardi dan Ust. Dadang Sukandar, serta qiyamul lail bersama Ust. Ikhsan Ahmad Fauzan, Lc. Dalam kegiatan ini, jamaah akan mempelajari tentang Manajemen Qalbu. Ini adalah pendekatan yang membantu jamaah memahami bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari hati yang teratur dan rumah yang diisi dengan nilai tauhid. Dengan demikian, jamaah dapat memahami bahwa perubahan besar bisa berawal dari hati yang ditata dan rumah yang dihidupkan dengan nilai tauhid.

MABIT Daarut Tauhiid Jakarta diharapkan menjadi momentum hijrah hatiโ€”agar Ramadhan tidak hanya disambut dengan kalender, tetapi dengan kesiapan iman, ketenangan jiwa, dan tekad menjadikan rumah sebagai โ€œsurgaโ€ yang menumbuhkan ibadah, kedamaian, dan keberkahan bagi seluruh anggota keluarga.

Redaktur: Wahid Ikhwan


Makmurkan Aset Wakaf, DT Jakarta Gelar Mabit Persiapan Ramadhan Read More ยป

Gelorakan Solidaritas Palestina, Hidupkan Semangat Pekan Al-Quds di Masjid DT Bandung

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung menjadi pusat perhatian pada Jumat (16/1/2026) saat DT Peduli menyelenggarakan Pekan Al-Quds Sedunia.

Agenda ini merupakan bagian dari gerakan serentak di berbagai negara yang diinisiasi oleh Persatuan Ulama Palestina Sedunia guna memperkuat dukungan bagi kemerdekaan bangsa Palestina.

Komitmen Kemanusiaan dan Distribusi Amanah

Jajang Nurjaman, Direktur Utama DT Peduli, menyampaikan bahwa keterlibatan lembaga dalam gerakan ini adalah wujud nyata komitmen hasil Konferensi Ulama Palestina Sedunia.

Sejak gejolak kemanusiaan meningkat pada Oktober 2023, DT Peduli telah menghimpun amanah dana sebesar Rp109 miliar dari masyarakat Indonesia.

“Tugas kami adalah memastikan setiap titipan donatur sampai kepada rakyat Palestina secepat mungkin. Penyaluran bantuan dan edukasi publik akan terus berjalan berdampingan,” ujar Jajang.

Pesan Akidah dari Aa Gym

Acara yang dihadiri ribuan santri dan jemaah ini menghadirkan Pembina DT Peduli, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), serta Ustadz Mulyadi Al-Fadil. Melalui sambungan daring, Syaikh Ahmad Yasin selaku pengurus Masjid DT di Gaza turut memberikan kabar terkini langsung dari medan perjuangan.

Dalam tausiyahnya, Aa Gym menekankan bahwa isu Palestina melampaui batas politik karena menyentuh ranah akidah bagi setiap Muslim.

Beliau mengajak jemaah untuk menjadikan penderitaan rakyat Palestina sebagai sarana melatih kepekaan hati dan bukti keimanan melalui aksi nyata.

Strategi Empat Level Dukungan

Fahrizal Amir, Deputi Direktur Program Pendayagunaan DT Peduli, menjelaskan bahwa aksi Pekan Al-Quds ini memiliki target di empat level utama:

  • Global: Menyuarakan keadilan di panggung dunia.
  • Internal: Memperkuat soliditas keluarga besar DT.
  • Solidaritas: Memberi dukungan moral bahwa Palestina tidak sendirian.
  • Spiritual: Mengharap rida Allah SWT dalam upaya pembebasan Masjidil Aqsa.

Memakmurkan Aset Wakaf Melalui Dakwah Global

Selain menjadi ajang solidaritas, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari upaya memakmurkan aset wakaf Masjid Daarut Tauhiid. Sebagai fasilitas yang dibangun dari dana wakaf jemaah, Masjid DT Bandung terus difungsikan sebagai pusat peradaban dan perjuangan umat.

Kegiatan Pekan Al-Quds ini membuktikan bahwa aset wakaf DT tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual (salat), tetapi juga menjadi ruang edukasi sosial-politik Islam yang strategis.

Penggunaan masjid untuk mendukung isu kemanusiaan internasional seperti Palestina diharapkan dapat melipatgandakan pahala jariyah bagi para pewakaf (wakif), seiring dengan terus mengalirnya ilmu dan bantuan yang lahir dari rahim masjid ini.

Aksi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Aa Gym, memohon kemenangan bagi bangsa Palestina dan keberkahan bagi seluruh umat yang ikut serta meringankan beban mereka. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Gelorakan Solidaritas Palestina, Hidupkan Semangat Pekan Al-Quds di Masjid DT Bandung Read More ยป

Menata Hati di Rumah Allah: Kisah Teh Uwi, Ibu Lima Hafiz yang Istiqomah di Masjid DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ย Selasa (16/12/2025) siang, suasana tenang menyelimuti Masjid Daarut Tauhiid (DT) Gegerkalong, Bandung, sesaat setelah shalat Dzuhur berjamaah usai.

Di antara jamaah yang mulai beranjak, tampak seorang wanita paruh baya yang masih terpaku dalam kekhusyukan.

Ia adalah Uwi (49), atau yang akrab disapa Teh Uwi. Bagi tim Wakaf DT, sosoknya sudah tidak asing karena hampir selalu terlihat di setiap waktu shalat.

Ibu dari lima anak penghafal Al-Qurโ€™an ini telah menjadikan masjid sebagai pusat kehidupannyaโ€”mulai dari shalat berjamaah, menjaga hafalan (murojaah), hingga menyimak kajian ilmu.

Rindu yang Melampaui Jarak

Asal Sumedang, Teh Uwi memutuskan menetap di Bandung demi satu tujuan: agar lebih dekat dengan Masjid DT.

Meski harus menempuh perjalanan beberapa menit dari kosannya, langkah kakinya tak pernah terasa berat. Baginya, setiap langkah menuju masjid adalah wujud syukur yang dirawat dengan keistiqomahan.

โ€œSaya masih belajar, dan ingin selamanya belajar. Tidak ada kata cukup untuk mencari ilmu agama,โ€ ucapnya lirih. Di masjid ini, ia mengaku merasa bertumbuh, baik secara ilmu maupun ketenangan batin.

Al-Qurโ€™an sebagai Jawaban Hidup

Al-Qurโ€™an telah menjadi teman setia Teh Uwi dalam menautkan hati kepada Sang Pencipta. Ia menceritakan bagaimana kedekatan dengan kalam-Muโ€™jizat tersebut memberinya kekuatan saat menghadapi persoalan hidup.

โ€œKalau sedang ada masalah, saat membaca Al-Qurโ€™an, tiba-tiba ada ayat yang terasa sangat relevan dengan hidup saya. Padahal terkadang membukanya secara acak, tapi rasanya seperti Allah langsung menenangkan lewat ayat itu,โ€ tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Masjid sebagai Tempat Menata Hati

Sebagai manusia biasa, Teh Uwi tak menampik jika rasa jenuh atau malas terkadang menghampiri. Namun, ia selalu mengingatkan diri bahwa dunia hanyalah persinggahan sementara. Pesan-pesan dari kajian di Masjid DT menjadi penguat yang selalu memanggilnya kembali.

Dukungan fasilitas masjid yang nyaman, udara yang sejuk, dan suasana teduh di Masjid DT membuatnya betah untuk berlama-lama beriktikaf. Baginya, masjid bukan sekadar bangunan fisik untuk ibadah, melainkan tempat di mana hati kembali ditata.

Memakmurkan Melalui Kehadiran

Kisah Teh Uwi mengajarkan bahwa memakmurkan masjid tidak selalu harus dimulai dengan hal-hal besar. Kehadiran yang setia dan niat yang terjaga setiap hari adalah bentuk kemakmuran yang nyata.

Melalui Wakaf Masjid Rahmatan Lil โ€˜Alamin, semangat yang dibawa oleh jamaah seperti Teh Uwi diharapkan terus hidup.

Dukungan wakaf memastikan masjid tetap menjadi ruang tumbuh bagi siapa pun yang ingin mendekat kepada Allah, menjadi tempat lahirnya ketenangan, ilmu, serta generasi Qurโ€™ani yang lahir dari cinta dan istiqomah. (SSP/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menata Hati di Rumah Allah: Kisah Teh Uwi, Ibu Lima Hafiz yang Istiqomah di Masjid DT Read More ยป

Milad ke-35 DT: Masjid Daarut Tauhiid Sukses Gelar Khataman Al-Qur’an

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung baru saja menutup rangkaian ibadah penuh berkah berupa Khataman Al-Qurโ€™an 30 Juz.

Acara ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang tercurah pada peringatan Milad Daarut Tauhiid yang ke-35.

Kegiatan mulia ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai dari Rabu, 03 Desember hingga Sabtu, 06 Desember 2025.

Pelaksanaannya merupakan hasil sinergi apik antara Masjid Daarut Tauhiid Bandung, Baitul Qurโ€™an Daarut Tauhiid, dan Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil Alamin (termasuk Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia).

Pelaksanaan Khataman Al-Qurโ€™an tahun ini istimewa karena dipandu langsung oleh para asatidz terbaik di lingkungan Daarut Tauhiid.

Para qari’ yang silih berganti melantunkan ayat-ayat suci Al-Qurโ€™an dalam suasana khusyuk dan mengharukan meliputi:

K.H. Abdullah Gymnastiar, K.H. Fahrudin, Ust. Ujang Jamaludin, Ust. Dadan Hamdani, Ust. Iwan Hidayat, Ust. Triona Ali, Ust. Jiwar Mustofa, Ustadz Aliyan Ibadu Rohman, Ustadz Jahid Muntafa, Ustadz Dede Nurhidayat, Ustadz Fauzan Abdul Aziz, Ustadz Ipan Setiawan, Ustadz Reksa Abdi Gautama, Ustadz Rinaldi Syahrul Fauzi, Ustadz Syahdan Ahmad F, Ustadz Aqil Dwipa, Ustadz Fakhrudin, Ustadz Fakhran, Ustadz Ahmad Nurauzan.

Suara merdu dan bacaan penuh penghayatan dari para qariโ€™ tersebut menciptakan atmosfer yang damai dan penuh keteduhan di Masjid Daarut Tauhiid Bandung.

Selama empat hari, jamaah dari berbagai wilayah hadir secara bergantian untuk mengikuti prosesi khataman. Selain ibadah inti, banyak jamaah memanfaatkan momen ini untuk:

– Mengirimkan doa bagi keluarga dan kerabat yang telah meninggal dunia.

– Bersedekah dengan niat tertentu, yang kemudian didoakan secara khusus oleh para asatidz.

Untuk menjangkau jamaah yang berada di luar kota bahkan luar negeri, seluruh rangkaian kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Masjid Daarut Tauhiid dan Baitul Qurโ€™an Daarut Tauhiid.

Hal ini memungkinkan khalayak luas untuk tetap berpartisipasi dan mendapatkan keberkahan secara daring.

Lebih dari sekadar syukuran milad DT ke-35, kegiatan ini juga menjadi pengingat dan pengamalan pesan penting dari Rasulullah mengenai amal yang pahalanya terus mengalir bahkan setelah seseorang wafat:

โ€œApabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.โ€ (HR. Muslim)

Melalui pembacaan dan doa khataman, jamaah diajak untuk senantiasa memelihara zikir, meningkatkan sedekah, dan mempererat hubungan mereka dengan Al-Qurโ€™an dalam setiap aspek kehidupan.

Besar harapan bahwa kegiatan ini akan menjadi jalan diturunkannya keberkahan bagi seluruh jamaah, keluarga besar Daarut Tauhiid, dan umat Islam seluruhnya.

Diharapkan juga, kegiatan khataman ini akan menjadi agenda tetap yang memperkuat budaya Qurโ€™ani, melahirkan generasi penerus yang mencintai Al-Qurโ€™an, dan memperluas daya tebar manfaat dakwah Daarut Tauhiid di tahun-tahun mendatang. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Milad ke-35 DT: Masjid Daarut Tauhiid Sukses Gelar Khataman Al-Qur’an Read More ยป

Saat Mimpi dan Manfaat Bertemu: Kisah Nasibah Hidup di Tanah Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNGย – Siang itu, Kamis (26/11/2025), matahari menyinari halaman Kantor Pelayanan Wakaf dengan teduh. Nasibah (22) tahun, datang dengan semangat yang terasa sejak ia duduk berbincang.

Mahasiswi semester 5 STAI Daarut Tauhiid itu bercerita tentang harinya yang penuh aktivitas: mengajar di MDTA DT sejak 2024, membimbing anak-anak di Yayasan Yatim-Duafa selama tiga tahun, dan tetap hadir di kegiatan pesantren. Baginya, setiap langkah pengabdian adalah caranya bersyukur atas nikmat Allah.

โ€œAku bersyukur bisa jadi santri DT, dan kuliah lewat beasiswa yang dulu cuma bisa aku impikan,โ€ ucapnya lembut.

Mimpi itu ia kejar selama satu tahun penuh, menunggu, berjuang, dan tidak menyerah hingga akhirnya pintu beasiswa terbuka. Kini, sambil menuntaskan semester lima, ia mengajar kelas 5 MDTA DT dan mendampingi anak yatim-duafa.

Aktivitas yang padat itu justru membuat hidupnya terasa lebih berarti, seolah produktif adalah cara terbaiknya menjaga rasa syukur.

Ketika bercerita tentang yayasan, suaranya berubah pelan. Ada haru yang tidak ia sembunyikan saat mengenang perjuangan anak-anak yang ia dampingi. Mereka, para guru, dan suasana pesantren menjadi alasan ia ingin terus belajar.

Ilmu yang ia dapat di bangku kuliah, bukan hanya untuk dirinya, tetapi untuk diamalkan di mana pun ia berada. Di sela kesibukan, ia tetap aktif di organisasi daerah Rongga. Itu membuktikan bahwa ruang kebaikan selalu ada selama seseorang mau hadir.

Lelah tentu pernah datang, begitu pula malas yang sesekali muncul. Perjalanan Pulang Pergi (PP) setiap hari, kendaraan yang kadang bermasalah, hingga hujan yang turun mendadak, semuanya pernah ia hadapi. Namun niat awalnya selalu menjadi penguat: ingin bermanfaat bagi banyak orang, meski langkahnya sederhana.

โ€œMotivasi terbesar itu dari diri sendiri,โ€ katanya sambil tersenyum. Terlahir bukan dari keluarga berada justru membuat tekadnya tumbuh lebih kuat.

Hidup di tanah wakaf membuat Nasibah memahami bahwa keberkahan hadir ketika seseorang menjadikan kebaikan sebagai tujuan. Dari mimpi yang dulu terasa jauh, kini ia melangkah di jalan yang Allah mudahkan.

Dari kelas kecil MDTA, dari wajah-wajah anak yatim, dari suasana pesantren yang hangat. Ia belajar bahwa perjuangan anak muda bukan sekadar mengejar mimpi, tetapi memastikan mimpi itu membawa manfaat bagi sesama, dan di sini, di tanah wakaf, mimpi itu menemukan tempat untuk tumbuh. (SSP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Saat Mimpi dan Manfaat Bertemu: Kisah Nasibah Hidup di Tanah Wakaf Read More ยป

Kisah MDTA Daarut Tauhiid,ย Membina Generasiย dari Tanah Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Rabu (5/11/2025), di bawah naungan Masjid Daarut Tauhiid, berdiri sebuah madrasah yang menjadi ladang tumbuhnya ilmu dan iman. Madrasah Diniyah Takmiliyyah Awaliyah (MDTA) Daarut Tauhiid.

Lembaga ini lahir pada tahun 2023 sebagai wujud nyata dakwah yang memakmurkan masjid, bukan hanya dengan ibadah dan dzikir, tapi juga dengan pendidikan yang menanamkan nilai-nilai tauhid sejak dini. MDTA menjadi tempat di mana setiap anak belajar mengenal Allah, mencintai Al-Qurโ€™an, dan menumbuhkan akhlak yang mulia.

Saat ini, MDTA Daarut Tauhiid membina lebih dari 127 santri, dan 96 di antaranya belajar di kawasan DT Eco 1. Mereka berasal dari sekitar Gegerkalong, Isola hingga Sukasari anak-anak yang datang membawa semangat untuk menuntut ilmu di bawah cahaya wakaf.

Di antara langkah-langkah kecil dan suara lantunan ayat suci, tumbuh keyakinan bahwa perjuangan memakmurkan masjid tidak hanya dengan shalat berjamaah saja, tapi juga dengan menyiapkan generasi beriman.

Setiap Senin hingga Jumat, suasana masjid dipenuhi dengan suara riang para santri. Dari senin hingga Jumโ€™at mereka belajar dan mengaji di Masjid, sementara kamis diisi dengan kegiatan olahraga yang menumbuhkan kebersamaan.

Bimbingan diberikan dengan penuh kasih oleh para pengajar yang tak kenal lelah, menanamkan ilmu sekaligus keteladanan dalam setiap pelajaran.

MDTA Daarut Tauhiid juga menjadi ruang bagi para remaja yang ingin memperdalam ilmu agama, meski telah melewati usia sekolah dasar.

Semangat mereka menjadi bukti bahwa belajar agama tidak pernah terlambat. Setiap ayat yang mereka lantunkan, setiap doa yang mereka panjatkan, adalah langkah kecil untuk memakmurkan masjid dengan ilmu dan amal.

Dukungan penuh dari para orang tua dan masyarakat sekitar menjadikan program ini tumbuh dengan kuat. Mereka percaya, dari tanah wakaf yang diberkahi, Daarut Tauhiid telah memancarkan cahaya yang akan terus bersinar.

Melalui MDTA, masjid bukan hanya menjadi tempat bersujud, tapi juga tempat bertumbuhnya ilmu, iman, dan generasi yang siap melanjutkan dakwah dengan hati yang ikhlas. (SSP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kisah MDTA Daarut Tauhiid,ย Membina Generasiย dari Tanah Wakaf Read More ยป

Kisah Kecil di Batam: Semangat Patriotisme dan Akhlak dalam Peringatan Hari Santri

WAKAFDT.OR.ID | BATAM โ€“ Udara pagi di kawasan Daarul Ilmu dan gedung SD Daarut Tauhiid Batam pada Selasa (22/10/2025) diselimuti energi yang berbeda.ย Suara peluit dan derap langkah kaki kecil, namun mantap, memecah keheningan.

Ini bukan pagi sekolah biasa; ini adalah momen bagi para santri cilik untuk mengenang dan merayakan identitas mereka dalam rangka Hari Santri Nasional 2025.

Sejak matahari meninggi, aura khidmat dan semangat telah menyelimuti area sekolah. Upacara bendera menjadi pembuka, sebuah ritual sakral yang mengajak setiap santri untuk menarik napas sejenak, mengenang peran heroik para ulama dan santri terdahulu.

Merekalah pahlawan yang tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan ilmu dan akhlak untuk mempertahankan martabat bangsa dan kemerdekaan.

“Hari ini adalah pengingat bahwa kita adalah penerus warisan mulia. Santri bukan hanya tentang mengaji, tapi juga tentang patriotisme dan kontribusi nyata pada bangsa,” demikian pesan yang ditekankan dalam upacara.

Riuh Tawa dan Nilai Kebersamaan

Usai upacara, lapangan sekolah berubah menjadi arena festival penuh warna dan kegembiraan. Sekolah telah menyiapkan serangkaian perlombaan yang tidak sekadar menguji keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai islami dan kebersamaan.

Dari Lomba Tilawah Surah Pendek yang memancarkan ketenangan dan kecintaan pada Al-Qur’an, hingga lomba Estafet Sarung yang menuntut kekompakan, kerja sama, dan tawa berderai.

Anak-anak berpacu dalam semangat sportivitas, belajar bahwa kemenangan sejati terletak pada proses dan persatuan. Suasana riuh, namun kehangatan persaudaraan terasa erat di setiap sudut.

Kegiatan kemudian ditutup dengan momen yang paling dinantikan: pembagian hadiah. Raut bahagia terpancar di wajah para santriโ€”bukan semata-mata karena piala atau hadiah, melainkan kebahagiaan telah berbagi pengalaman berharga bersama teman dan guru.

โ€œAlhamdulillah, semua rangkaian acara berjalan sangat bermakna. Kami melihat antusiasme tinggi, sportivitas yang dijunjung, dan yang paling penting, nilai-nilai islami tercermin dalam setiap aktivitas mereka,โ€ ujar Anisa Lutvi Mahfurin, Humas SD Daarut Tauhiid Batam.

Melalui perayaan Hari Santri, Daarut Tauhiid menegaskan kembali visinya: mencetak generasi yang berilmu, beradab, dan memberi manfaat.

Para santri diarahkan untuk menapaki peradaban dunia dengan langkah pasti, membawa identitas santri yang kuat dalam keimanan dan keluhuran akhlak. Mereka adalah harapan bangsa, bekal terbaik dari Daarul Tauhiid.

Aset Umat yang Terus Berbuah: Pemanfaatan Wakaf DT untuk Pendidikan Santri

Semangat belajar dan fasilitas yang dinikmati santri di Daarut Tauhiid, baik di Batam maupun di pusat, ditopang oleh sebuah pilar penting: aset wakaf umat.

Yayasan Daarut Tauhiid (DT) memiliki sistem pengelolaan wakaf yang profesional dan transparan, menjadikan tanah, bangunan, dan aset produktif lainnya sebagai sumber daya abadi yang manfaatnya terus mengalir (amal jariyah).

Bagaimana Aset Wakaf Dimanfaatkan?

Sarana Pendidikan Permanen: Hampir seluruh fasilitas fisik yang digunakan santri, mulai dari ruang kelas yang nyaman, asrama, hingga masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan, dibangun dan dipelihara dari dana wakaf. Hal ini menjamin santri dapat belajar dalam lingkungan yang representatif dan kondusif.

Dana Operasional dan Beasiswa: Wakaf tidak hanya berbentuk fisik. Aset wakaf produktif (seperti unit bisnis DT yang dikelola secara profesional) menghasilkan keuntungan yang sebagiannya dialokasikan kembali untuk:

– Mendukung operasional sekolah dan pesantren agar biaya pendidikan tetap terjangkau.

– Memberikan beasiswa bagi santri berprestasi atau dari keluarga kurang mampu.

Pengembangan Program: Dana wakaf juga membiayai pengembangan program-program unggulan, seperti kegiatan pembinaan karakter, pelatihan soft skill, dan program pengabdian masyarakat.

Model wakaf produktif ini mengajarkan para santri tentang nilai kebermanfaatan yang berkelanjutan.

Mereka belajar di atas tanah yang merupakan hadiah dari keikhlasan banyak orang, menumbuhkan kesadaran bahwa setelah lulus, mereka juga harus menjadi pribadi yang produktif dan mampu memberi manfaat seluas-luasnya, sejalan dengan prinsip Manajemen Qolbu (MQ) yang diajarkan di Daarut Tauhiid. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kisah Kecil di Batam: Semangat Patriotisme dan Akhlak dalam Peringatan Hari Santri Read More ยป

Kajian Tauhiid di Blue Mosque DT Eco Himpun Ratusan Jamaah dan Tebar Manfaat Sosial

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT — Kajian Tauhid bulanan kembali dilaksanakan dengan sukses dan penuh berkah di Masjid Blue Mosque Daarut Tauhiid (DT) Eco pada hari Ahadย (2/11/2025).

Kegiatan rutin yang selalu dinanti ini berhasil menarik kehadiran ratusan jamaah yang bertujuan menimba ilmu agama serta mempererat tali silaturahim dalam suasana yang teduh dan khidmat.

Antusiasme yang tinggi terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai 610 jamaah, dengan rincian 445 muslimah (akhwat) dan 165 muslimin (ikhwan). Angka ini mencerminkan semangat besar para peserta dalam memperkokoh keimanan dan mendalami ajaran tauhid.

Selain fokus pada pengembangan spiritual, kegiatan ini juga memberikan dampak sosial yang luas.

Panitia menyiapkan 400 porsi bubur ayam sebagai jamuan sarapan bagi jamaah, sekaligus menyalurkan 260 paket bingkisan sembako khusus untuk masyarakat yang tinggal di sekitar Masjid Blue Mosque.

Panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para donatur, relawan, dan seluruh jamaah atas kontribusi dan dukungan mereka.

“Kami berharap Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa melimpahkan keberkahan pada setiap langkah kita, menganugerahkan keikhlasan, dan menerima semua amal kebaikan yang telah dilakukan,” ujar perwakilan panitia saat menutup rangkaian acara.

Kajian Ahad di Blue Mosque ini berfungsi sebagai wadah vital untuk menguatkan nilai-nilai keislaman, memupuk persaudaraan, dan menyebarkan keberkahan secara kolektif. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kajian Tauhiid di Blue Mosque DT Eco Himpun Ratusan Jamaah dan Tebar Manfaat Sosial Read More ยป

Masjid DT Jambi, Berkah yang Tak Menunggu Selesai

WAKAFDT.OR.ID | JAMBI โ€“ย Sebuah pemandangan unik terlihat di lokasi pembangunan Masjid Daarut Tauhiid (DT) Jambi. Di tengah kerangka bata yang belum terlihat sempurna dan alas tanah yang menjadi pijakan, aktivitas keagamaan justru sudah menggema kencang.

Masjid ini, yang merupakan aset Wakaf Daarut Tauhiid di Jambi, membuktikan bahwa semangat untuk memberi manfaat jauh lebih penting daripada kemegahan fisik.

Meskipun progres pembangunan belum selesaiโ€”dengan dinding bata yang baru berdiri dan lantai yang masih berupa tanahโ€”masjid ini telah bertransformasi menjadi pusat kegiatan edukatif dan keislaman yang padat jadwal. Filosofi ‘manfaat sebelum rampung’ benar-benar diterapkan di sini.

Alas Tanah Menjadi Arena Ilmu

Keterbatasan sarana tidak menjadi halangan. Para pengelola DT Jambi sigap memanfaatkan ruang yang ada untuk membina generasi muda. Beberapa kegiatan yang sudah rutin digelar di lokasi masjid wakaf ini antara lain:

– Kajian dan Pesantren Kilat Anak-anak: Area yang belum berlantai keramik ini disulap menjadi ruang belajar yang hangat. Tawa riang dan lantunan ayat suci anak-anak sekitar terdengar setiap pekan.

Mereka diajarkan dasar-dasar agama dan budi pekerti di bawah naungan dinding bata yang perlahan meninggi.

– Pelatihan dan Pembinaan Mahasiswa: Aset wakaf ini juga berfungsi sebagai inkubator kepemimpinan. Berbagai pelatihan (diklat) dan agenda pembinaan spiritual (Mabit) bagi mahasiswa setempat diadakan di sini.

Tempat ini menjadi saksi komitmen para mahasiswa untuk mengembangkan diri, baik secara keilmuan maupun mental.

Wujud Nyata Keberkahan Wakaf

Masjid DT Jambi tidak hanya sekadar proyek konstruksi, melainkan manifestasi dari amanah wakaf umat. Setiap bata dan meter persegi tanah yang diwakafkan sudah menghasilkan pahala jariyah bahkan sebelum peresmiannya.

“Aset wakaf ini adalah amanah. Kita harus memastikan manfaatnya bisa dirasakan secepat mungkin, tidak menunggu bangunannya mewah. Semangatnya adalah menjadikan setiap jengkal tanah ini produktif untuk dakwah dan pendidikan,” ujar salah satu pengelola program DT Jambi.

Kisah Masjid DT Jambi memberikan inspirasi mendalam. Bangunan sederhana dengan alas tanah itu telah menjadi sentra cahaya, membuktikan bahwa tempat ibadah yang sesungguhnya adalah tempat yang menghidupkan hati dan mencetak generasi Qurโ€™ani, bukan sekadar bangunan indah tanpa isi.

Pembangunan masjid ini terus berlanjut, didanai sepenuhnya dari dana wakaf umat. Diharapkan, ketika rampung kelak, masjid ini akan semakin optimal dalam melayani kebutuhan ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat Jambi. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masjid DT Jambi, Berkah yang Tak Menunggu Selesai Read More ยป

Masjid Sederhana, Namun Produktif: Dari Alas Tanah hingga Program Beasiswa

WAKAFDT.OR.ID | JAMBI — Di tengah hiruk-pikuk kegiatan akademik, sebuah masjid sederhana menjadi saksi bisu sekaligus motor penggerak berbagai program pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Meskipun bangunannya masih berupa bata dengan alas tanah, masjid ini membuktikan bahwa manfaat sebuah tempat ibadah tidak diukur dari kemegahannya, melainkan dari fungsi sosial dan edukatif yang dijalankannya.

Kondisi fisik yang jauh dari kesan modern tidak menyurutkan semangat para mahasiswa untuk menjadikan masjid ini pusat kegiatan positif.

Sejak beberapa waktu terakhir, masjid ini telah bertransformasi menjadi venue utama untuk serangkaian program yang berdampak luas.

Pusat Edukasi dan Kebaikan Sosial

Masjid ini secara rutin digunakan untuk program-program yang menargetkan anak-anak hingga mahasiswa. Beberapa kegiatan sosial dan edukasi yang telah sukses digelar di sini meliputi:

– Program Sanlat (Pesantren Kilat): Memberikan edukasi agama yang menyenangkan bagi anak-anak di lingkungan sekitar, membantu membentuk karakter sejak dini.

– Santri Peduli Yatim: Menjadi basecamp kegiatan kepedulian sosial yang berfokus pada anak-anak yatim, menanamkan jiwa sosial dan empati pada pesertanya.

Inkubator Pembentukan Karakter Mahasiswa

Tak hanya untuk masyarakat sekitar, masjid ini juga berperan krusial dalam pembinaan mahasiswa. Lantai tanah dan dinding batanya menjadi saksi seriusnya proses penempaan diri para pemuda melalui:

– Agenda Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Beasiswa Mahasiswa: Masjid ini menjadi tempat digelarnya pelatihan intensif bagi mahasiswa penerima beasiswa, membekali mereka dengan soft skill dan pemahaman keagamaan yang kuat di luar kurikulum kampus.

– Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) Mahasiswa: Agenda kebersamaan ini rutin diselenggarakan bersama berbagai komunitas-komunitas mahasiswa.

Kegiatan Mabit bertujuan mempererat tali silaturahmi, mendalami keilmuan, dan menguatkan spiritualitas mahasiswa di tengah padatnya jadwal kuliah.

Kendati masih dalam bentuk bangunan bata sederhana berlantai tanah, masjid ini memberikan pelajaran berharga bahwa kontribusi nyata bisa lahir dari kesederhanaan.

Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi telah menjadi sentra pemberdayaan, pembinaan mental, dan penguatan jaringan komunitas mahasiswa yang aktif dan peduli. (WIN)

redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masjid Sederhana, Namun Produktif: Dari Alas Tanah hingga Program Beasiswa Read More ยป