Wakaf Daarut Tauhiid

Masjid DT

Spiritualitas Tanpa Batas: 4.000 Jamaah Padati Mabit di Masjid Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€” Gelombang spiritualitas menyelimuti Masjid Daarut Tauhiid pada penghujung Februari lalu. Sebanyak 4.000 jamaah berkumpul dalam agenda Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) yang berlangsung mulai Sabtu (28/2) hingga Minggu (1/3).

Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi masyarakat untuk memperkokoh pondasi iman sekaligus mempererat tali persaudaraan sesama Muslim.

Acara utama dalam Mabit kali ini menghadirkan tokoh sentral Pesantren DT, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), serta ulama terkemuka Dr. Aam Amiruddin, M.Si.

Keduanya memberikan suntikan rohani dan pemahaman Islam mendalam yang memikat antusiasme jamaah sejak awal dimulainya kegiatan.

Sebagai agenda rutin Pesantren Daarut Tauhiid, Mabit dirancang untuk menyediakan ruang ibadah yang lebih privat dan intensif, menjauhkan sejenak jamaah dari hiruk-pikuk duniawi demi fokus pada perbaikan diri.

Perjalanan Ruhiyah: Dari Kajian Hingga Muhasabah

Rangkaian kegiatan disusun secara sistematis untuk memaksimalkan pengalaman spiritual peserta. Alur ibadah dimulai dengan sesi kajian interaktif, diikuti prosesi buka puasa bersama, dan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah yang khusyuk di area masjid.

Memasuki keheningan malam, atmosfer masjid berubah menjadi lebih syahdu saat jamaah melaksanakan qiyamul lail.

Sesi ini diperkuat dengan dzikir, doa kolektif, serta muhasabah sebagai sarana refleksi batin bagi setiap individu. Seluruh rangkaian ditutup dengan santap sahur bersama dan dituntaskan melalui Kajian MQ Pagi yang mencerahkan.

Tujuan utama dari skema ibadah ini adalah mendorong jamaah meningkatkan kualitas penghambaan serta menanamkan kesadaran untuk terus bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik.

Sinergi Puluhan Relawan dan Ribuan Jamuan

Kelancaran acara berskala besar ini merupakan buah kerja keras 78 personil Tim Khidmat. Tim yang terdiri dari santri dan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Daarut Tauhiid (GAMADA) ini menjadi tulang punggung operasional di lapangan.

Para relawan sigap mengelola berbagai aspek teknis, mulai dari alur mobilisasi jamaah di area masjid hingga memastikan kenyamanan logistik.

Dari sisi konsumsi, panitia mengelola distribusi yang luar biasa dengan menyiapkan total 8.790 porsi makanan untuk melayani kebutuhan jamaah saat waktu berbuka hingga sahur.

Lebih dari sekadar ritual rutin, Mabit Daarut Tauhiid berfungsi sebagai “kawah candradimuka” bagi pembinaan jiwa. Melalui kebersamaan dalam ibadah, para peserta tidak hanya pulang membawa ilmu, tetapi juga membawa semangat persaudaraan yang lebih kuat.

Antusiasme ribuan orang yang hadir menjadi sinyal positif bahwa di tengah kepungan gaya hidup modern, kerinduan masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan berkumpul dalam majelis ilmu tetap menyala dengan hebat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Spiritualitas Tanpa Batas: 4.000 Jamaah Padati Mabit di Masjid Daarut Tauhiid Read More ยป

Satu-satunya Mushola di Dusun Alukuta Hancur Diterjang Banjir, Wakaf DT Siap Bangun Kembali

WAKAFDT.OR.ID | SUMATERA โ€“ Kondisi memprihatinkan pasca bencana banjir di wilayah Sumatera menyisakan duka mendalam bagi warga Dusun Alukuta, Matang Pasi.

Satu-satunya fasilitas ibadah di dusun tersebut, Mushola Dusun Matang Pasi, kini dalam kondisi rusak parah dan tidak lagi dapat digunakan oleh warga sekitar.

Menurut penuturan relawan di lapangan, mushola tersebut mengalami kerusakan infrastruktur yang sangat signifikan. Selain bangunannya yang hancur, lahan tempat mushola berdiri pun hilang terseret arus hingga 60-70%.

Hal ini menyebabkan lokasi lama tersebut kini masuk dalam kategori zona merah yang berbahaya dan tidak memungkinkan untuk dibangun kembali di titik yang sama.

Dampak bagi Kegiatan Keagamaan Warga

Hilangnya mushola ini memutus rantai kegiatan keagamaan yang biasanya rutin dilakukan oleh warga, di antaranya:

  • Salat Berjamaah Rawatib: Warga kini kehilangan tempat untuk melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah.
  • Pengajian Rutin: Program pengajian dewasa yang biasanya diadakan beberapa pekan sekali terhenti.
  • Pendidikan Agama Anak-anak: Kegiatan mengaji bagi anak-anak dusun terdampak langsung.
  • Peringatan Hari Besar: Acara seperti Maulid Nabi, Isra Miraj, hingga salat Tarawih kini harus dialihkan ke daerah Dayah (tempat pengungsian) karena tidak adanya fasilitas lain yang tersedia.

Rencana Relokasi dan Pembangunan Kembali

Melihat kondisi yang mendesak, Wakaf DT melalui program “Bangun Kembali Masjid” berkomitmen untuk melakukan renovasi dan pembangunan ulang masjid/mushola yang rusak akibat banjir.

Mengingat lokasi lama yang tidak lagi layak, pembangunan mushola baru direncanakan akan direlokasi ke lahan donasi atau area tanah di wilayah Dayah. Lokasi baru ini dipilih karena lebih aman dan saat ini menjadi pusat pengungsian warga.

Warga juga dihimbau untuk tidak terpaku pada titik lokasi di Google Maps, karena koordinat lama mengarahkan ke Kuala Cerape yang lokasinya tidak sesuai dengan akses masuk Dusun Alukuta yang sebenarnya.

InsyaAllah, melalui dukungan para muwakif, Mushola Dusun Matang Pasi akan segera berdiri kembali untuk menjadi pusat ibadah dan cahaya bagi warga Dusun Alukuta. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Satu-satunya Mushola di Dusun Alukuta Hancur Diterjang Banjir, Wakaf DT Siap Bangun Kembali Read More ยป

Wujudkan Pesantren Asri, Bank Syariah Nasional (BSN) Serahkan Wakaf Penghijauan ke Yayasan DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Bank Syariah Nasional (BSN), lembaga perbankan yang sebelumnya dikenal sebagai BTN Syariah, kembali menunjukkan komitmennya sebagai mitra utama masyarakat yang berkah dan amanah.

Pada Kamis (26/2/2026), BSN secara resmi menyerahkan dana bantuan untuk program penghijauan dan penataan taman kepada Yayasan Daarut Tauhiid (DT) senilai Rp80.000.000.

Acara penyerahan ini dilaksanakan dalam suasana penuh keberkahan tepat selepas kajian kitab Al-Hikam di Masjid DT.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Alex Sofjan Noor, selaku Direktur Utama BSN, menyerahkan bantuan secara langsung dan diterima langsung oleh Muhammad Iskandar, selaku Ketua Yayasan Daarut Tauhiid.

Momentum istimewa ini juga disaksikan langsung oleh pendiri Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), serta disaksikan oleh jamaah masjid yang hadir dalam kajian tersebut.

Dana sebesar Rp 80 juta yang dititipkan melalui Yayasan DT ini merupakan dana wakaf. Alokasi dana tersebut sepenuhnya akan digunakan untuk mendukung:

  • Program penghijauan lingkungan pesantren.
  • Penataan taman di kawasan Pesantren Daarut Tauhiid.

Langkah ini sejalan dengan visi BSN untuk menjadi lembaga yang memberikan manfaat luas bagi lingkungan dan umat, khususnya dalam mendukung terciptanya ekosistem pesantren yang asri dan nyaman untuk menunjang kegiatan pembelajaran para santri. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wujudkan Pesantren Asri, Bank Syariah Nasional (BSN) Serahkan Wakaf Penghijauan ke Yayasan DT Read More ยป

Dari Reruntuhan Gaza ke Mihrab Bandung: Kesaksian Dua Pejuang di Masjid DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Suasana siang di Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung pada Rabu (25/2/2026) terasa berbeda. Di antara deretan jemaah yang baru saja menunaikan salat Dzuhur, hadir dua sosok yang membawa aroma perjuangan langsung dari tanah para nabi: Syekh Motaz Harb Muhammad Hasan Haniyah (23) dan dr. Muadz Al-Battsh (29).

Kehadiran mereka bukan sekadar silaturahmi biasa. Keduanya datang untuk membedah realita pahit di balik tema diskusi yang provokatif: ‘Is “Peace” Really Peace?’.

Narasi Semu di Tanah Pendudukan

Dalam paparannya, dr. Muadz Al-Battsh, yang sehari-hari bertugas sebagai Dokter Penanggung Jawab di RS Indonesia, Gaza, mengungkap fakta yang sering terdistorsi oleh media global.

Banyak yang mengira Gaza telah memasuki fase aman, namun kenyataannya serangan zionis masih terus menghujam di berbagai titik.

“Dunia mungkin melihat ketenangan di permukaan, namun bagi kami di rumah sakit, luka-luka baru terus berdatangan setiap hari. Serangan itu tidak pernah benar-benar berhenti,” ungkap dr. Muadz dengan nada getir.

Buah Sedekah yang Menembus Batas Negara

Kehadiran Syekh Motaz Harb menjadi momen emosional bagi jemaah DT. Pemuda berusia 23 tahun ini merupakan alumni Tahfidz Al-Qurโ€™an Masjid DT Gaza. Masjid tersebut merupakan salah satu mahakarya dari masyarakat Indonesia yang dikelola oleh DT Peduli di Palestina.

Syekh Motaz adalah bukti hidup betapa aset wakaf dan sedekah yang dikelola secara baik dan amanah mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an, bahkan di tengah kepungan blokade.

Keberhasilan Syekh Motaz menjaga hafalannya di Gaza adalah pesan kuat bahwa dana umat yang disalurkan jemaah telah berubah menjadi “benteng spiritual” yang tak kasat mata di Palestina.

Seruan Jihad Harta dan Doa

Di penghujung kajian, kedua tokoh ini mengajak umat Islam di Indonesia untuk tidak melonggarkan dukungan. Mereka menegaskan bahwa perjuangan Palestina adalah tanggung jawab kolektif.

  • Dukungan Spiritual: Melalui doa yang tak putus di setiap sujud.
  • Dukungan Finansial: Memastikan bantuan medis dan pembangunan kembali fasilitas umum terus berjalan.
  • Dukungan Literasi: Menyuarakan kebenaran agar narasi “damai yang semu” tidak meninabubukan dunia.

Kebermanfaatan Aset Wakaf DT

Acara ini kembali mempertegas peran Masjid DT Bandung sebagai pusat edukasi dan syiar perjuangan umat Islam global. Selain itu, hubungan antara Masjid DT Bandung dan Masjid DT Gaza membuktikan bahwa ekosistem wakaf DT telah menciptakan jembatan persaudaraan yang kokoh.

Setiap rupiah wakaf yang ditanamkan jamaah, baik untuk aset dalam negeri maupun luar negeri, kini terus membuahkan hasil dalam bentuk penguatan akidah dan diplomasi kemanusiaan yang nyata. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Dari Reruntuhan Gaza ke Mihrab Bandung: Kesaksian Dua Pejuang di Masjid DT Read More ยป

Gema Al-Qurโ€™an di Jantung Wakaf: Santri SMA DTBS Putri Tuntaskan Parade Tasmi 10 Juz

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Suasana khidmat menyelimuti Masjid Daarut Tauhiid Bandung pada pertengahan Februari ini (11-12/2/2026).

Di bawah naungan kubah masjid yang dibangun dari tetesan keringat para muwakif, puluhan santri SMA Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri melantunkan ayat-ayat suci dalam agenda Parade Tasmi 10 Juz.

Mengusung tajuk โ€œMeraih Kemuliaan dengan Al-Quranโ€, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan puncak dari ikhtiar panjang menjaga hafalan.

Tasmiโ€”metode menyetorkan hafalan sekali duduk di hadapan penyimakโ€”menjadi tolok ukur kualitas itqan (kekuatan) hafalan para santri.

Marathon Spiritual Dua Hari

Perjalanan spiritual ini dimulai sejak Rabu pagi. Dalam durasi yang padat, para santri bergantian melantunkan Juz 1 hingga Juz 5. Ketahanan mental dan fokus mereka diuji hingga sore hari saat sesi ditutup dengan Juz 26 dan 27.

Keesokan harinya, Kamis pagi, suasana makin haru saat Juz 28, 29, dan 30 mulai berkumandang. Ritme tilawah yang terjaga menandakan kesiapan batin para penghafal Al-Qur’an ini dalam menuntaskan amanah 10 juz yang telah mereka persiapkan berbulan-bulan.

Masjid DT: Aset Wakaf yang Terus “Bicara”

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran Masjid Daarut Tauhiid sebagai aset wakaf produktif yang multifungsi. Masjid ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan “laboratorium” lahirnya generasi qurani.

Setiap sudut masjid yang digunakan untuk bertasmi menjadi saksi bisu kebermanfaatan dana wakaf yang mengalir abadi.

Fasilitas yang nyaman, lingkungan yang kondusif, serta sarana penunjang di area pesantren DT semuanya merupakan buah dari pengelolaan wakaf yang amanah. Dengan adanya aset wakaf ini, para santri dapat fokus mendalami Al-Qur’an tanpa terkendala fasilitas.

Apresiasi dan Harapan

Muhammad Luthfi Iskandar, Humas SMA DTBS Putri, menyampaikan rasa syukurnya atas sinergi seluruh pihak, termasuk para donatur dan orang tua.

โ€œTerima kasih kepada orang tua dan seluruh civitas yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini. Kami berharap hafalan yang dibacakan tidak hanya berhenti di lisan, tapi mendarah daging dalam karakter dan perilaku sehari-hari,โ€ tuturnya.

Usai acara, para santri kembali ke asrama dengan membawa tanggung jawab baru: menjaga apa yang telah dihafal melalui murajaah istiqamah. Di sisi lain, Masjid DT tetap berdiri kokoh, siap menyambut estafet kebaikan berikutnya dari para pejuang Al-Qur’an. (DS/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Gema Al-Qurโ€™an di Jantung Wakaf: Santri SMA DTBS Putri Tuntaskan Parade Tasmi 10 Juz Read More ยป

Aset Wakaf Daarut Tauhiid “Makmur” Sepanjang Ramadan: Dari Geliat Ekonomi hingga Ibadah 24 Jam

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ (24/2/2026) Pemanfaatan aset wakaf di lingkungan Pesantren Daarut Tauhiid (DT) menunjukkan dampak nyata selama bulan suci Ramadan.

Hampir seluruh fasilitas wakaf tampak “makmur” dan produktif, menjadi pusat aktivitas bagi santri maupun jamaah yang datang dari berbagai daerah.

Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan aset wakaf yang profesional mampu menghadirkan kebermanfaatan yang luas, baik dari sisi spiritual maupun ekonomi.

1. Denyut Ekonomi: Berkah bagi UMKM

Sektor ekonomi di sekitar pesantren mengalami peningkatan signifikan. Aset wakaf berupa area komersial menjadi tumpuan bagi para pelaku usaha kecil:

  • Pujasera & Ruko DT: Menjadi destinasi utama warga dan jamaah untuk berburu takjil serta menu makan malam.
  • Geliat Pedagang: Area sekitar pesantren dipadati pembeli, memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku UMKM yang menyewa lahan wakaf tersebut.

2. Spiritual Tanpa Henti: Masjid Hidup 24 Jam

Di sisi lain, aset wakaf berupa Masjid Daarut Tauhiid menjadi jantung ibadah yang tidak pernah sepi. Selama Ramadan, masjid ini difungsikan penuh selama 24 jam untuk berbagai rangkaian agenda:

  • Ibadah Wajib & Sunnah: Mulai dari salat fardu berjamaah hingga salat tarawih.
  • Program Ruhiyah: Kegiatan tadarus Al-Qurโ€™an, buka puasa bersama, hingga pelaksanaan iktikaf di sepuluh malam terakhir.
  • Partisipasi Luas: Pemanfaatan ini tidak terbatas bagi santri internal, tetapi juga terbuka lebar bagi jamaah umum yang ingin mencari ketenangan ibadah.

Komitmen Pengelolaan Wakaf

Pihak manajemen Wakaf Daarut Tauhiid menegaskan bahwa keramaian dan produktivitas ini adalah tujuan utama dari pengelolaan wakaf.

“Ini adalah bukti bahwa aset wakaf harus dikelola dengan amanah dan profesional. Tujuannya agar aset tersebut terus berkembang dan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kemaslahatan umat secara luas,” ungkap perwakilan Wakaf DT.

Melalui ekosistem wakaf yang terjaga, Daarut Tauhiid terus berkomitmen menjaga amanah para wakif (pewakaf) agar pahalanya terus mengalir seiring dengan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aset Wakaf Daarut Tauhiid “Makmur” Sepanjang Ramadan: Dari Geliat Ekonomi hingga Ibadah 24 Jam Read More ยป

Semangat Ramadan: 1.663 Jamaah Padati Malam Pertama Tarawih di Masjid DT, Saf Meluber Hingga ke Jalan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Gema selawat dan suasana khidmat mewarnai malam pertama Ramadan 1447 H di Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung.

Pada Rabu malam (18/2/2026), ribuan jamaah tampak menyemut untuk melaksanakan salat Tarawih perdana, menandai dimulainya bulan suci bagi umat Islam.

Berdasarkan data panitia, tercatat sebanyak 1.663 jamaah hadir memadati kawasan Pesantren Daarut Tauhiid. Saking membludaknya jumlah jamaah, area utama masjid tidak lagi mampu menampung antusiasme warga.

Shaf-shaf salat pun meluber hingga memenuhi selasar masjid, halaman SMM, bahkan hingga ke area jalanan di depan ruko-ruko sekitar.

Antusiasme yang Konsisten

Eka Daud, selaku Panitia Ramadhan Masjid DT, menuturkan bahwa pemandangan ini menjadi bukti tingginya kepercayaan dan kenyamanan masyarakat untuk beribadah di lingkungan DT.

“Alhamdulillah, setiap Ramadan Masjid DT selalu dipenuhi oleh jamaah yang beriโ€™tikaf, terutama saat momentum berbuka puasa dan salat Tarawih,” ujar Eka.

Melihat tren jamaah yang terus meningkat setiap tahunnya, pihak panitia berkomitmen untuk terus berbenah. “Semoga ke depan pelayanan Masjid DT bisa lebih maksimal lagi seiring semakin banyaknya jamaah yang datang dari berbagai daerah,” tambahnya.

Tradisi Jamuan Berbuka Puasa

Selain menjadi pusat ibadah malam, Masjid DT juga dikenal sebagai tempat yang ramah bagi para musafir dan warga sekitar melalui program jamuan berbuka puasa. Sepanjang bulan Ramadan, panitia menyediakan hidangan berbuka bagi siapa saja yang hadir di masjid.

Menariknya, tradisi berbagi ini tidak hanya dilakukan saat Ramadan. Di luar bulan suci, Masjid DT tetap konsisten menyediakan jamuan berbuka bagi jamaah yang menjalankan ibadah puasa sunnah Senin dan Kamis.

Suasana malam pertama ini diharapkan menjadi pembuka yang manis bagi rangkaian ibadah selama sebulan penuh di lingkungan Daarut Tauhiid yang mengedepankan konsep Dzikir, Fikir, dan Ikhtiar. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Semangat Ramadan: 1.663 Jamaah Padati Malam Pertama Tarawih di Masjid DT, Saf Meluber Hingga ke Jalan Read More ยป

Kunjungan Ulama Internasional: Syekh Dr. Abdullah Al Zindaniy Bedah Konsep Iman di Masjid DT Bandung

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Suasana Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung pada Jumat (20/2/2026) pagi terasa istimewa. Selepas agenda tausiyah santri karya, santri mendapatkan kesempatan langka untuk menyimak pemaparan langsung dari ulama terkemuka asal Yaman, Syekh Dr. Abdullah Abdul Majid Aziz Hamoud Al Zindaniy.

Kehadiran Syekh Dr. Abdullah Al Zindaniy bukan sekadar kunjungan biasa. Beliau adalah tokoh internasional dengan rekam jejak panjang di bidang keilmuan, kepemimpinan, dan diplomasi global.

Selain menjabat sebagai Wakil Ketua Ulama untuk Palestina, beliau juga memegang amanah strategis sebagai Ketua Perhimpunan Kebangkitan Ulama Yaman serta anggota Komisi Al-Quds pada Persatuan Ulama Muslim Internasional.

Meluruskan Makna Iman dan Islam

Dalam tausiyahnya, Syekh Dr. Abdullah menekankan poin krusial mengenai definisi Iman dalam perspektif Islam. Menurutnya, selama ini masih banyak umat yang keliru dalam mendefinisikan iman dan mencampuradukkannya dengan identitas keislaman secara umum.

“Terdapat perbedaan mendasar antara makna Muslimin dan Mukminin,” jelas beliau di hadapan para santri melalui penerjemahnya.

Beliau menegaskan bahwa janji kesejahteraan dan jaminan perlindungan dari Allah SWT sebenarnya secara spesifik ditujukan bagi orang-orang yang beriman (Mukminin), bukan sekadar mereka yang berstatus Islam secara formal.

Pemahaman ini menjadi pengingat bagi jamaah untuk terus meningkatkan kualitas keyakinan di dalam hati, bukan hanya menjalankan ritual lahiriah.

Figur dengan Perpaduan Keilmuan dan Manajerial

Profil Syekh Dr. Abdullah memang dikenal sangat komplet. Sebelum aktif di berbagai forum global, beliau pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Politik Universitas Al-Iman serta menjadi Atase Ekonomi Kedutaan Besar Yaman di Sudan.

Pengalaman manajerialnya pun tidak main-main, mencakup kepemimpinan di berbagai institusi strategis mulai dari perusahaan teknologi perminyakan dan gas hingga yayasan perdagangan di Yaman.

Perpaduan antara wawasan keilmuan agama yang dalam dan pengalaman praktis di dunia industri inilah yang membuat setiap pesan dakwahnya sangat relevan dengan isu umat di tingkat global.

Kehadiran Syekh Dr. Abdullah Al Zindaniy merupakan bagian dari rangkaian kegiatan syiar yang diselenggarakan oleh DT Peduli selama bulan Ramadan.

Program ini bertujuan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dari Palestina dan negara-negara Arab sebagai upaya memperkuat dakwah dan memperluas cakrawala berpikir umat Islam di Indonesia.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan umat, khususnya bagi saudara-saudara di Palestina yang menjadi salah satu fokus perjuangan Syekh Dr. Abdullah selama ini. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kunjungan Ulama Internasional: Syekh Dr. Abdullah Al Zindaniy Bedah Konsep Iman di Masjid DT Bandung Read More ยป

Satu Wakaf, Lima Kebaikan: Wakaf DT Luncurkan Program Strategis “Masjid 5 in 1”

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Wakaf Daarut Tauhiid (DT) kembali menghadirkan inovasi dalam pengelolaan dana umat melalui program unggulan Wakaf Masjid 5 in 1.

Program ini menawarkan konsep efisiensi amal jariyah, di mana satu kali penyaluran wakaf akan dialokasikan langsung untuk pembangunan lima masjid sekaligus di berbagai penjuru Indonesia.

Program ini difokuskan pada pembangunan Masjid Rahmatan Lilโ€™alamin, yang dirancang bukan sekadar sebagai tempat salat, melainkan juga sebagai pusat peradaban, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di daerah masing-masing.

Menjangkau Pelosok Negeri: Lima Titik Pembangunan

Dana yang terhimpun melalui program 5 in 1 ini akan didistribusikan secara proporsional untuk mempercepat proses pembangunan Masjid Rahmatan Lilโ€™alamin di lima lokasi strategis:

  • Batam: Menjadi mercusuar dakwah di wilayah kepulauan dan perbatasan.
  • Kuningan: Pusat pembinaan umat di wilayah Jawa Barat, khususnua wilayah 3 Cirebon.
  • Lubuklinggau: Menguatkan simpul dakwah di Sumatra Selatan.
  • Jambi: Sarana ibadah dan sosial bagi masyarakat lokal.
  • Bandung Barat: Pengembangan kawasan pendidikan dan religi yang terintegrasi.

Konsep “Smart Jariyah” untuk Umat

Pihak Wakaf Daarut Tauhiid menjelaskan bahwa program ini lahir untuk memberikan kemudahan bagi para muwakif (pewakaf) yang ingin memiliki dampak luas namun dengan proses yang praktis.

“Melalui konsep 5 in 1, kita sedang melakukan ‘multi-tasking’ untuk tabungan akhirat. Satu niat, satu transaksi, namun manfaatnya menyebar di lima koordinat bumi yang berbeda. Ini adalah upaya kami memastikan dakwah Rahmatan Lilโ€™alamin hadir secara merata,” ungkap pihak manajemen Wakaf DT.

Mengapa Harus Wakaf Masjid 5 in 1?

Selain aspek efisiensi, program ini memiliki beberapa keunggulan bagi para donatur:

  • Pahala yang Berlipat: Karena dana membantu lima rumah Allah sekaligus, potensi aliran pahala jariyah datang dari setiap sujud jamaah di lima kota tersebut.
  • Pemerataan Dakwah: Membantu daerah-daerah yang sangat membutuhkan sarana ibadah representatif.
  • Transparansi & Profesionalitas: Dikelola oleh Wakaf DT yang memiliki rekam jejak panjang dalam pembangunan aset umat yang produktif.

Pihak Wakaf DT mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dalam sejarah pembangunan ini. Setiap rupiah yang diwakafkan menjadi batu bata abadi yang membangun peradaban umat dari Batam hingga Lubuklinggau. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Satu Wakaf, Lima Kebaikan: Wakaf DT Luncurkan Program Strategis “Masjid 5 in 1” Read More ยป

Lautan Jamaah Padati Mabit Daarut Tauhiid Bandung: Bukti Nyata Kebermanfaatan Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pesantren Daarut Tauhiid (DT) Bandung pada akhir pekan lalu (31 Januari โ€“ 1 Februari 2026). Sebanyak kurang lebih 3.500 jamaah dari wilayah Bandung Raya dan sekitarnya tumpah ruah menghadiri acara Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) yang menjadi agenda rutin pesantren binaan KH. Abdullah Gymnastiar ini.

Meluap Hingga Sudut Pesantren

Antusiasme masyarakat kali ini tergolong luar biasa. Kapasitas Masjid Utama DT yang biasanya menampung ribuan orang terpantau sudah penuh sesak sejak sore hari. Alhasil, panitia mengarahkan aliran jamaah ke berbagai titik pendukung di area pesantren.

Pemandangan jamaah yang memenuhi Aula Daarul Hajj, Dome Central 5, hingga sudut-sudut koridor pesantren menjadi bukti betapa rindunya umat akan siraman rohani. Meski tersebar di beberapa titik, teknologi sound system dan layar visual yang memadai membuat suasana tetap menyatu dan khusyuk.

Kebermanfaatan Wakaf yang Dirasakan Nyata

Membludaknya jumlah jamaah ini sekaligus menjadi potret nyata dari kebermanfaatan aset wakaf di Daarut Tauhiid. Gedung-gedung yang digunakan, mulai dari Masjid, Aula, hingga Dome, merupakan hasil dari donasi wakaf para muwakif (pewakaf) yang dikelola secara produktif.

“Mabit ini bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi sarana kita menyaksikan bagaimana wakaf bekerja. Ruangan yang kita tempati, lantai yang kita sujud di atasnya, semuanya adalah aliran pahala jariyah yang manfaatnya dirasakan langsung oleh ribuan orang malam ini,” ujar salah satu pengurus pesantren di sela acara.

Pesan Sejuk dari Aa Gym dan Para Guru

Acara puncak dihadiri langsung oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Dalam tausiyahnya, Aa Gym menekankan pentingnya menjaga hati dan meluruskan niat di tengah hiruk-pikuk dunia. Kehadiran pembicara tamu lainnya turut memperkaya khazanah keilmuan yang disampaikan, mencakup aspek fikih ibadah hingga motivasi spiritual untuk menghadapi tahun 2026 dengan lebih optimis.

Mabit ditutup dengan pelaksanaan salat Tahajud berjamaah dan doa bersama untuk keberkahan bangsa, tepat saat fajar mulai menyingsing di langit Bandung. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Lautan Jamaah Padati Mabit Daarut Tauhiid Bandung: Bukti Nyata Kebermanfaatan Wakaf Read More ยป