WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Suasana Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung pada Jumat (20/2/2026) pagi terasa istimewa. Selepas agenda tausiyah santri karya, santri mendapatkan kesempatan langka untuk menyimak pemaparan langsung dari ulama terkemuka asal Yaman, Syekh Dr. Abdullah Abdul Majid Aziz Hamoud Al Zindaniy.
Kehadiran Syekh Dr. Abdullah Al Zindaniy bukan sekadar kunjungan biasa. Beliau adalah tokoh internasional dengan rekam jejak panjang di bidang keilmuan, kepemimpinan, dan diplomasi global.
Selain menjabat sebagai Wakil Ketua Ulama untuk Palestina, beliau juga memegang amanah strategis sebagai Ketua Perhimpunan Kebangkitan Ulama Yaman serta anggota Komisi Al-Quds pada Persatuan Ulama Muslim Internasional.
Meluruskan Makna Iman dan Islam
Dalam tausiyahnya, Syekh Dr. Abdullah menekankan poin krusial mengenai definisi Iman dalam perspektif Islam. Menurutnya, selama ini masih banyak umat yang keliru dalam mendefinisikan iman dan mencampuradukkannya dengan identitas keislaman secara umum.
“Terdapat perbedaan mendasar antara makna Muslimin dan Mukminin,” jelas beliau di hadapan para santri melalui penerjemahnya.
Beliau menegaskan bahwa janji kesejahteraan dan jaminan perlindungan dari Allah SWT sebenarnya secara spesifik ditujukan bagi orang-orang yang beriman (Mukminin), bukan sekadar mereka yang berstatus Islam secara formal.
Pemahaman ini menjadi pengingat bagi jamaah untuk terus meningkatkan kualitas keyakinan di dalam hati, bukan hanya menjalankan ritual lahiriah.
Figur dengan Perpaduan Keilmuan dan Manajerial
Profil Syekh Dr. Abdullah memang dikenal sangat komplet. Sebelum aktif di berbagai forum global, beliau pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Politik Universitas Al-Iman serta menjadi Atase Ekonomi Kedutaan Besar Yaman di Sudan.
Pengalaman manajerialnya pun tidak main-main, mencakup kepemimpinan di berbagai institusi strategis mulai dari perusahaan teknologi perminyakan dan gas hingga yayasan perdagangan di Yaman.
Perpaduan antara wawasan keilmuan agama yang dalam dan pengalaman praktis di dunia industri inilah yang membuat setiap pesan dakwahnya sangat relevan dengan isu umat di tingkat global.
Kehadiran Syekh Dr. Abdullah Al Zindaniy merupakan bagian dari rangkaian kegiatan syiar yang diselenggarakan oleh DT Peduli selama bulan Ramadan.
Program ini bertujuan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dari Palestina dan negara-negara Arab sebagai upaya memperkuat dakwah dan memperluas cakrawala berpikir umat Islam di Indonesia.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan umat, khususnya bagi saudara-saudara di Palestina yang menjadi salah satu fokus perjuangan Syekh Dr. Abdullah selama ini. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
