Wakaf Daarut Tauhiid

Berita Terbaru

Masuki Pekan ke-31, Pembangunan Gedung Wakaf Produktif DT Capai 82%

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Alhamdulillah, Progres terbaru pembangunan gedung Wakaf Produktif telah mencapai 82 persen. Gedung ini berlokasi di Geger Suni II, No. 2, Jalan Gegerkalong Girang, Sukasari, Bandung.

Memasuki pekan ke-31, kondisi bangunan saat ini dalam tahap pekerjaan arsitektur, elektrikal dan plumbing.

Dibangun sejak Maret 2023, pembangunan ditargetkan usai pada November 2023 mendatang.

Gedung seluas 234 m2 ini memiliki 4 tingkat bangunan. Lantai dasar diperuntukkan sebagai lahan parkir, lantai pertama sebagai usaha foodcourt, lantai kedua sebagai kantor, lantai tiga dan empat sebagai asrama/kost putri.

Memiliki panjang 18 m2 dan lebar 13 m2, bangunan ini berada di atas lahan wakaf yang diproduktifkan.

Gedung ini merupakan pemanfaatan lahan wakaf menjadi lahan wakaf produktif.

Berada di lokasi yang strategis, gedung ini akan menjadi lahan bisnis foodcourt yang mampu menampung sebanyak 24 gerai. Selain itu, gedung ini juga akan berisi kost/asrama putri.

Pembangunan foodcourt diperuntukkan bagi pelaku UMKM atau para pedagang yang ingin menjajakan usahanya.

Diharapkan, adanya gedung Wakaf Produktif ini memberi banyak kemaslahatan bagi umat. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masuki Pekan ke-31, Pembangunan Gedung Wakaf Produktif DT Capai 82% Read More »

Alhamdulillah, Aa Gym Resmikan Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggau

WAKAFDT.OR.ID | LUBUKLINGGAU – KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) Pembina Pondok Pesantren Daarut Tauhiid telah resmikan Masjid Rahmatan Lil‘alamin DT Lubuklinggau pada (17/9/2023).

Selain meresmikan masjid itu, Aa Gym juga memberikan tausiyahnya kepada para hadirin yang hadir di sana.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus Yayasan DT Yunus Zaenudin, Ketua Monitoring dan Pengendalian Pembangunan (Monpem) Bhekti serta Jajaran Manajemen DT Peduli.

Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggauitu berlokasi di Jalan Lingkar Selatan Rahmah, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, Kota Lubuklinggau Propinsi Sumatera Selatan.

Saat ini progres pembangunan masjid telah mencapai 60 persen, dan telah menjadi fasilitas para santri Baitul Quran untuk belajar dan menghafal Al-Quran.

Lahan wakaf seluas 19.000 m2 tersebut akan dibangun menjadi kawasan Pesantren Daarut Tauhiid Lubuklinggau.

Masjid DT Lubuklinggau ini, dimanfaatkan untuk sarana beribadah juga wisata religi bagi warga sekitar dan para santri. (Ahmad/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Alhamdulillah, Aa Gym Resmikan Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggau Read More »

Perluas Sektor Wakaf Produktif, Tim Wakaf DT Tinjau Aset Wakaf Produktif

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Nazhir wakaf bersama tim wakaf produktif DT laksanakan peninjauan lokasi aset wakaf produktif pada (3/10/2023).

Berlokasi di jalan Cikutra Barat Kota Bandung, aset wakaf tersebut berupa bangunan yang rencananya akan dimanfaatkan sebagai Wmart dan workspace.

Ditemani oleh para wakif, tim wakaf DT meninjau langsung bangunan tersebut yang berada di daerah strategis dan potensial. Diperkirakan aset wakaf tersebut bernilai lima hingga enam Milyar rupiah.

Wakaf produktif ialah membangun unit atau mitra usaha, di mana mitra tersebut akan melaksanakan program wakaf produktif tersebut secara teknis, dan nantinya akan ada bagi hasil dengan mitra itu sendiri.

Adapun skema kerjasama tersebut akan dilaksanakan dalam jangka satu tahun, setelah dievaluasi akan diputuskan apakah akan dilanjutkan atau diakhiri kerjasamanya.

Hasil wakaf produktif terbagi menjadi tiga bagian, yakni penghasilan 50 persen untuk mauquf alaih, 40 persen untuk operasional aset dan 10 persen untuk operasional nazhir.

Hal ini sebagai bentuk perhatian DT kepada masyakarat luas khususnya masyarakat menengah kebawah, diharapkan Wakaf Produktif DT dapat menjadi solusi bagi permasalah ekonomi di negara ini. (Ahmad/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Perluas Sektor Wakaf Produktif, Tim Wakaf DT Tinjau Aset Wakaf Produktif Read More »

Masjid DT Al-Latief Perth Semakin Makmur, Ini Pesan Ustadz

WAKAFDT.OR.ID | Perth – “Subhanallah, 8 kilo mereka tempuh untuk mengerjakan sholat berjamaah di masjid, ini menjadi pelajaran ke kita bahwa mereka sangat semangat sekali untuk datang ke masjid dan memakmurkan masjid.”

Hal ini dikatakan ustadz Fahruddin, Ketua Yayasan DT ketika ditemui tim MediaDT pada (3/10/2023) di kantornya.

Ia mengatakan jamaah di Perth, Australia begitu antusias untuk menunaikan sholat masjid berjamaah di Masjid DT Al-Latief tersebut.

Masjid yang berasal dari bangunan gereja tersebut hingga kini telah mendapat perizinan sejauh 90 persen.

Meski begitu, Masjid Al-Latief belum dapat merenovasi maupun memperluas bangunan dikarenakan persentase legalitas belum sampai 100 persen.

“Nama masjid belum diizinkan untuk dipasang karena izinnya baru 90 persen, disana secara legal harus selesai termasuk perizinannya harus sudah selesai terlebih dahulu, ketika 100 persen baru bisa pasang plang Masjid,” ujar ustadz.

“Jika sudah keluar izinnya maka perluasan, perubahan bentuk masjid akan dipermudah, karena disana legalitas menjadi hal yang sangat penting,” tambahnya.

Namun, hal ini sama sekali tidak menyurutkan semangat jamaah untuk menunaikan sholat berjamaah disana.

Bahkan, jamaah semakin antusias untuk memakmurkan masjid. Tidak hanya menunaikan sholat, para jamaah dengan suka rela turut mengurus operasional masjid Al-Latief tersebut.

“Masjid disana makmur karena diurus secara bersama-sama, contoh ketika sholat jumat yang datang lebih awal membantu menggelar tikar diluar, memasang tenda, dan lain sebagainya.”

“Siapapun yang ingin khidmat datang diawal, dan mereka semua tidak digaji karena mereka ingin menjadi jalan agar masjid itu makmur, sholat pun nyaman,” tutur ustadz.

Di juluki Masjid Ramah Anak

Kemakmuran masjid DT Al-Latief dirasakan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak. Menariknya para jamaah menjuluki masjid ini sebagai masjid ramah anak.

“Bahkan masjid kita disana dikenal dengan masjid ramah anak, saya menanyakan kepada jamaah yang membawa anak, ketika ditanya ke anaknya, apa yang memotivasi anda sehingga senang datang ke masjid? lalu anak menjawab bisa bertemu, bermain dengan teman dan sholat berjamaah di masjid.”

Masjid DT Al-Latief, memiliki tempat bermain yang luas bagi anak-anak, hal ini sebagai fasilitas bagi anak-anak agar betah berada di masjid.

“kita mempersilahkan bagi orang tua yang memiliki anak untuk mengajak anaknya ke masjid, mereka bisa bermain di area masjid,” kata ustadz.

Telah Miliki Santri Tahfidzul Quran

Tiap hari masjid tersebut juga diramaikan oleh jamaah yang notabene mengikuti program Baitul Quran DT.

“Sedang berlangsung program baitul quran, yang terjadwal pagi siang dan sore setiap harinya.

“Kita juga sudah membeli rumah yang ada disekitar masjid yang juga digunakan untuk belajar, membaca Quran dan sebagainya.”

Diakhir, ustadz mengutarakan rasa syukurnya kepada Allah dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam lahirnya masjid Al-Lathief Perth, Australia.

“Alhamdulillah, terimakasih bapak ibu yang baik mohon dukungannya, mudah-mudahan Masjid DT yang ada di Perth ini secara legalitas segera bisa 100 % perizinannya,” ungkapnya.

“Dan mudah-mudahan area-area yang ada disekitar dapat kita perluas sehingga masjid perth bisa lebih banyak menampung jamaah sholat dan kegiatan keagamaan lainnya.” pungkas ustadz. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masjid DT Al-Latief Perth Semakin Makmur, Ini Pesan Ustadz Read More »

Wakaf DT Resmikan Lahan Wakaf Produktif, Nazhir: InsyaAllah untuk Lahan Peternakan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid (DT) telah meresmikan lahan wakaf produktif di kampung Peuris Girang, RW. 11, desa Jagabaya, Kec. Cimaung, Kab. Bandung.

Berlangsung pada (13/10/2023), peresmian tersebut dihadiri oleh Kepada Desa dan perangkatnya, penduduk sekitar, Nazhir Wakaf DT dan Bendahara Yayasan DT Peduli.

Nazhir Wakaf DT, Yunus Zainuddin mengatakan rencananya, lahan wakaf tersebut akan dimanfaatkan sebagai lahan ternak domba oleh Lembaga Wakaf DT.

“InsyaAllah aset ini akan kita gunakan untuk aset wakaf produktif, kita akan mengembangkan ternak mandiri, ternak domba kebutuhannya untuk aqiqah dan qurban, insyaAllah,” ujar nazhir.

“Mohon doanya agar aset wakaf yang diwakafkan oleh pak Oki dan keluarga bisa memberi manfaat dan kemaslahatan dan berdampak semaksimalnya untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.

Mewakafkan lahannya pada (30/8/2023), Oki bersama istrinya hadir dalam kegiatan peresmian lahan wakaf produktif tersebut. Oki berharap, lahan tersebut dapat bermanfaat bagi umat dan masyarakat sekitar.

“Insyaallah tanah ini bisa bermanfaat bagi umat dan masyarakat sekitar dan bisa memberikan barokah buat seluruh umat Islam,” kata Oki.

Ia juga berharap agar semangat berwakaf dapat terus menular dan menjadi faktor berputarnya roda kemakmuran di negara ini.

“Kami ingin semangat berwakaf ini bisa terus menular dan bisa membuat berputarnya roda kemakmuran di negara kita.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan muwakif, lalu dilanjutkan dengan sambutan Nazhir Wakaf DT, sambutan Bendahara Yayasan DT Peduli dan sambutan oleh Kepala desa.

Ustadz Taufiq Hidayat, Ketua DKM Masjid DT Bandung pun hadir memberikan tausiyah kepada para hadirin.

Dikesempatan itu, Kepala desa Jajang Rukayat sangat mengapresiasi wakaf tanah tersebut, ia berharap, tanah wakaf tersebut dapat bermanfaat bagi warga setempat.

“Mudah-mudahan harapan kami, tanah ini bisa bermanfaat bagi warga setempat, apapun kegiatannya yang penting positif bagi masyarakat di desa Jagabaya ini,” kata Kades.

Dikesempatan yang sama, Ia juga berterimakasih kepada muwakif dan lembaga wakaf DT atas adanya lahan wakaf produktif tersebut.

“Terimakasih kepada muwakif, sama DT juga yang nantinya mengelola, mudah-mudahan masyarakat dapat terlibat di tanah wakaf ini, apapun kegiatannya,” pungkas Kades. (Ahmad/Noviana)

redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf DT Resmikan Lahan Wakaf Produktif, Nazhir: InsyaAllah untuk Lahan Peternakan Read More »

MasyaAllah! Jamaah Masjid DT Al-Latief Perth Australia Membludak

WAKAFDT.OR.ID | PERTH – Masjid Al-Latief Daarut Tauhiid (DT) Australia semakin ramai Jamaah. Terpantau melalui konten video youtube @DaarutTauhiidOfficial pada (30/9/2023).

Dalam video tersebut, ustadz Fahruddin Ketua Yayasan DT dan Nazhir Wakaf DT, mengabadikan momen pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Al-Latief DT Perth.

Terlihat parkiran masjid dipenuhi oleh kendaraan para jamaah sholat Jumat.

Ustadz Fahrudin mengatakan kapasitas mobil yang dapat masuk hanya 60 mobil sehingga pelaksaan sholat jumat dilaksanakan dengan dua trip.

“Ini trip yang kedua, trip yang pertama sudah selesai, Subhanallah antusias saudara-saudara kita yang di Australia ini untuk melaksanakan sholat Jumat sangat luar biasa mereka datang dari berbagai penjuru,” ungkap ustadz.

“Bahkan diantara mereka ada yang paling jauh delapan kilo meter, datang ke Masjid Al-Latief ini untuk melaksanakan sholat Jumat,” tambahnya.

Di video berdurasi 1 menit 43 detik tersebut, ustadz menyampaikan antusiasme jamaah Australia dalam menunaikan ibadah di masjid.

“Saudara – saudara kita sangat semangat sekali untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tutur ustadz.

Masjid al-Latief merupakan salah satu aset wakaf DT. Masjid ini berlokasi di 214 Nicholson Road, Longford, Perth, Australia.

Bangunan di atas lahan 1.200 meter persegi tersebut berada di sisi jalan dan mampu menampung 88 jamaah.

Didalam rekaman video itu, ustadz Fahruddin berharap, antusiasme jamaah Masjid Al-Latief Perth dapat memotivasi semua pihak, untuk berkontribusi membangun Masjid DT Al-Latief yang lebih luas agar dapat menampung jamaah lebih banyak.

“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kita sekalian untuk terus menjadi jalan terbangunnya rumah Allah yang lebih besar lagi,” harap ustadz.

Ia juga berharap agar dirinya dan para jamaah Allah izinkan untuk membangun Masjid DT Al-Lathief Perth.

“Mohon doa, dari teman-teman sekalian, bapak ibu yang baik mudah-mudahan kita semua dipilih oleh Allah menjadi jalan terbangunnya rumah Allah di masjid Al-Latief DT Australia, InsyaAllah,” pungkasnya. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

MasyaAllah! Jamaah Masjid DT Al-Latief Perth Australia Membludak Read More »

Telah Lama Kosong, Gereja Tua Ini Direnovasi Jadi Masjid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Sebuah gereja tua di Bradford telah kosong sejak 2020 dan akan dimanfaatkan menjadi masjid untuk melayani Komunitas Muslim yang sedang berkembang.

Bangunan berusia 150 tahun itu, telah ada sejak tahun 1870 tepatnya di Chapel Lane.

Berdasarkan Asian Image, Komunitas Muslim telah membelinya dan akan segera merenovasi menjadi masjid, target penyelesaian renovasi tersebut pada awal tahun depan.

Anggota dewan Lingkungan Queensbury mengatakan konversi tersebut tidak memerlukan izin perencanaan karena penggunaannya tetap tidak berubah, yakni sebagai tempat ibadah.

“CIIr Hazel Johnson dan saya menyambut baik masjid ini sebagai aset dikawasan Queensbury, yang melayani komunitas kami yang beragam.” ujar Cllr Alex Mitchell, anggota Dewan Queensbury.

Ia juga mengatakan, senang mendengar rencana mereka untuk mengadakan open house yang memungkinkan warga bertemu dengan sesama Muslim.

Warga telah menyuarakan keprihatinan tentang masalah yang mungkin ditimbulkan oleh masjid seputar lalu lintas dan parkir.

Sementara itu, para anggota dewan telah diyakinkan bahwasanya selama hari kerja, para pengurus akan berada di lokasi untuk mengatur mobil. Hal ini terutama berlaku pada hari Jumat.

Pemilik gedung mengatakan bahwa mereka akan selalu usai sebelum hari Sekolah Dasar Stocks lane di dekatnya berakhir.

“Kami telah dihubungi oleh penduduk tetangga yang memiliki kekhawatiran tentang potensi kemacetan lalu lintas di jalan Highgate,” ujar Cllr Mitchell.

“Oleh karena itu, kami berbicara dengan pemilik gedung baru tersebut, yang telah berkomitmen untuk memiliki pelayan yang mengelola mobil pengunjung, khususnya pada Jumat” imbuhnya. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Telah Lama Kosong, Gereja Tua Ini Direnovasi Jadi Masjid Read More »

Wakaf DT Sambut Hangat Lawatan Kerja BWI Provinsi Kalsel

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid sambut hangat kedatangan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada (27/9/2023). Kunjungan tersebut berlangsung di lantai dasar Masjid DT Bandung.

Dalam rangka lawatan kerja, sejumlah 12 orang perwakilan BWI Kalsel hadir pada kegiatan tersebut.

Di kesempatan tersebut, hadir Ketua Badan Pelaksana BWI Provinsi Kalsel, Drs. H. M. Fadli Mansur beserta jajarannya.

Sementara itu, hadir pihak Wakaf DT, ustadz Fahrudin Nazhir Wakaf DT, Dodi Ekapriades Topan, Direktur Wakaf DT beserta jajarannya.

Studi Banding tersebut membahas tata kelola Wakaf DT khususnya bidang Wakaf Produktif.

Dalam sambutannya, Fadli Mansur menyampaikan rasa syukur dan berterimakasih kepada Lembaga Wakaf DT, karena telah menyambut dengan penuh kehangatan.

“Kami mengapresiasi Wakaf DT yang telah menyambut kami dengan penuh keakraban, mudah-mudahan kita bisa bekerja sama dan banyak belajar bersama,” ungkap Fadli.

Ia juga mengatakan tujuannya beserta jajaran mengunjungi Lembaga Wakaf DT Bandung.

“Tujuan kita untuk meningkatkan inspirasi dan komitmen kita untuk mengembangkan wakaf produktif,” tambahnya.

Sementara itu, ustadz Fahrudin menyampaikan pematerian terkait asal muasal Wakaf DT.

Ustadz mengatakan, awal mula Wakaf DT berasal dari pengajian kecil berjumlah lima orang pada tahun 1990, jamaah terus bertambah perminggunya. Hal ini mendorong perluasan lahan untuk pengajian.

“Alhamdulillah, pada saat itu akhirnya terbebaskan sebanyak 20 kamar, dan dari situ dibangunlah masjid sederhana berluaskan 300 meter,” tutur ustadz.

Ia menambahkan, masjid tersebut di juluki masjid seribu tangan, karena di bangun oleh semua lini, baik jamaah, tetangga sekitar dan mahasiswa.

Selain itu, ustadz Fahrudin menceritakan perkembangan Wakaf produktif Super Mini Market (SMM) DT.

Ia mengatakan, SMM DT berawal dari warung kecil bermodal 500 ribu rupiah, kini telah beromset hingga 24 milyar.

“Jadi sistem kita, penghasilan 50 persen untuk mauquf alaih, 40 persen untuk operasional, 10 persen untuk operasional nazhir,” terangnya.

Tampak antusisme hadirin pada sesi pematerian berlangsung. Di akhir pematerian, Fadli Mansur mengatakan kesannya kepada awak media DT.

“Sangat luar biasa pengembangan Wakaf Produktif di pesantren ini, mudah-mudahan ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi kami untuk bisa mengembangkan wakaf-wakaf produktif di Kalimantan Selatan,” pungkas Fadli. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf DT Sambut Hangat Lawatan Kerja BWI Provinsi Kalsel Read More »

Dongkrak Potensi Wakaf, Kemenag Susun Peta Jalan Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Dalam rangka menyusun peta wakaf, Kemenag gelar forum Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta pada Kamis, (21/9/2023).

Forum tersebut membahas tentang pengelola dan pengelolaan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Menyambut Indonesia Emas 2045.

Tampak hadir dalam forum tersebut perwakilan dari Bank Indonesia, Kemenkeu, KNEKS, BWI, Lembaga Wakaf PBNU, Muhammadiyah, Wistren, dan LW Masyarakat Ekonomi Syariah.

Hadir pula Forum Wakaf Produktif dan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf dalam kegiatan tersebut.

Dikesempatan itu, Kamarudin Amin Dirjen Bimas Islam Kemenag, mengatakan harapannya kepada BWI agar lebih powerfull baik secara kelembagaan maupun SDM, sehingga tata kelola wakaf lebih baik.

Baginya, potensi wakaf produktif mencapai 30%, dan baru sebagian kecil yang telah diproduktifkan.

Waryono Abdul Ghafur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag menyampaikan, bahwasanya Kemenag tengah menyusun peta jalan pengembangan pemberdayaan wakaf.

Ia berpendapat, setidaknya ada empat tahap yang dirumuskan dalam Peta Jalan Wakaf.

Keempat tahap itu diantaranya; 1) Penguatan Regulasi, Kelembagaan, Kapasitas dan Tata Kelola Wakaf, 2) Akselerasi Transformasi Kualitas, Kinerja, Produktivitas dan Daya Saing Lembaga Wakaf, 3) Berdaya saing regional dan global, dan 4) Rujukan Filantropi Islam Dunia.

“BWI memiliki tugas dan fungsi yang besar, tetapi secara penganggaran masih kecil, karena itu penting exit strategi terkait kelembagaan BWI,” ungkapnya.

“Kita perlu branding wakaf, strateginya seperti apa dan perlu adanya branding implementasi proyek wakaf, bersama-sama mendorong wakaf menjadi life style,” imbuhnya.

Dadang Muljawan, Direktur Departemen Keuangan Islam dan Ekonomi, menambahkan bahwa Bank Indonesia konsen terhadap wakaf, karena ada dana murah dalam pembangunan untuk memfasilitasi pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, wakaf bisa menjadi efisiensi sebuah pembangunan nasional, khususnya sektor ekonomi. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

(Sumber: Kemenag)

Dongkrak Potensi Wakaf, Kemenag Susun Peta Jalan Wakaf Read More »

Alhamdulillah, Pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua Segera Usai

WAKAFDT.OR.ID | TANGERANG – Alhamdulillah, pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua telah berprogres sejauh 98%. Masjid ini berlokasi di jalan Sukamulya, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Pengerjaan saat ini dalam tahap finishing, yakni; perapihan bagian depan masjid dan penghijauan. Memiliki luas 2.200 m2, masjid tersebut mampu menampung sebanyak 3000 jamaah.

Masjid Al-Hadi memiliki tiga lantai, di antaranya; lantai satu sebagai ruang serbaguna, sedangkan lantai dua dan tiga sebagai ruang utama sholat.

Bangunan ini diharapkan rampung pada September 2023, dan dapat melakukan serah terima pada akhir September 2023.

Masjid Al-Hadi Serua akan digunakan sebagai penunjang sarana ibadah bagi para jamaah sekitar, santri dan juga civitas Azkia Islamic School.

Masjid ini berada diatas Kawasan Wakaf Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI) Serua.

PDTI Serua miliki beberapa fasilitas yang telah lama beroperasi, di antaranya; asrama putra dan putri, ruang kelas putra dan putri, pos kesehatan pesantren (poskestren), ruang observasi, dapur, saung, lapangan olahraga dan lapangan parkir. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Alhamdulillah, Pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua Segera Usai Read More »