Wakaf Daarut Tauhiid

Admin WakafDT

Bersama Indonesia Berta’awun, Wakaf DT Akan Gelar Waktu Indonesia Berwakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Indonesia menjadi negara paling dermawan se-dunia. Hal ini menjadi kabar baik bagi warga Indonesia, karena negeri kita dikenal dengan orang-orangnya yang dermawan meskipun dengan kondisi ekonomi secukupnya.

Melihat hal tersebut, Wakaf Daarut Tauhiid (DT) bersama Indonesia Berta’awun menyelenggarakan seminar nasional Waktunya Indonesia Berwakaf (WIB) dengan tema “Wakif Berta’awun Membangun Negeri”.

Acara tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis (28/8/2025) di Aula Daarul Hajj, Kawasan Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid.

Dalam seminar tersebut akan menghadirkan pembicara utama:

– K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina Yayasan Daarut Tauhiid & Indonesia Berta’awun,

– H. Feri Susanto, S.Mn., M.E., AWP, Direktur Eksekutif Indonesia Berta’awun,

– Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc., tokoh ekonomi pesantren dan pembina Indonesia Berta’awun.

H. Feri Susanto dalam wawancaranya saat ditanya soal kegiatan yang akan diselenggarakan nanti, menyampaikan ajakannya kepada seluruh masyarakat untuk bisa ikut serta dalam seminar nasional Waktu Indonesia Berwakaf.

“Wakaf adalah amal yang tidak hanya berdampak di akhirat, tetapi juga memberi solusi kesejahteraan umat di dunia. Jika dikelola dengan semangat berta’awun, wakaf akan menjadi kekuatan besar untuk membangun negeri,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga menjelang Dzuhur ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam gerakan wakaf secara massif.

“Dengan pendekatan komunitas, acara ini juga harapannya bisa menjadikan ummat istiqomah untuk menggemakan wakaf, karena dengan istiqomah makan wakaf akan berdampak luas untuk kesejahteraan ummat”, tambahnya.

Sampai hari ini, panitia menyediakan fasilitas registrasi online bagi masyarakat yang tertarik mengikuti kegiatan diatas, bisa melalui https://s.id/wakafwib agar lebih banyak masyarakat bisa terlibat.

Dengan semangat kebersamaan, seminar ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran wakaf sebagai amal jariyah berkelanjutan sekaligus instrumen nyata untuk membangun negeri. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Bersama Indonesia Berta’awun, Wakaf DT Akan Gelar Waktu Indonesia Berwakaf Read More »

Pengerocan Lantai 4 & Rooftop, Pembangunan Gedung SSG DT Masuki Pekan 12

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Memasuki pekan ke-12 pembangunan gedung Santri Siap Guna (SSG) semakin menunjukkan progresnya, sejumlah pekerjaan penting telah dilaksanakan dan akan dilanjutkan dengan pekerjaan selanjutnya.

Setelah sebelumnya dilakukan pengerjaan bagian lantai 3 dan pemasangan struktur baja, juga balok baja untuk lantai 4 sudah telah dipasang. Di lokasi proyek, bondeks plat lantai 2 telah terpasang.

Pada hari Selasa (26/8/2025), dilakukan pengecoran lantai 4 yang dilaksanakan dengan metode ready mix dengan pompa

Ghufron, selaku Pengawas Proyek pada proses pengecoran menyampaikan perkembangan dan progres pembangunan gedung SSG.

“Hari ini alhamdulillah telah dilaksanakan pengecoran lantai 4 dan juga rooftop, dengan kubikasi seluas 18 kubik. Setelah proses pengecoran ini, progres pembangunan gedung SSG sudah mencapai 45%”, ungkap Ghufron.

Seluruh progres ini menunjukkan satu hal yang pasti: pekerjaan berjalan sesuai rencana. Target penyelesaian akhir tahun, Desember 2025, bukan hanya menjadi catatan di atas kertas, tapi tujuan nyata yang dikejar dengan penuh kesungguhan oleh tim di lapangan.

Namun, pekerjaan ini bukan hanya milik para teknisi, mandor, atau manajer proyek. Gedung SSG adalah milik semua yang turut mengambil bagian dalam amal jariyah ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para muwakif yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk pembangunan gedung SSG ini, semoga setiap harta yang dikeluarkan dihitung sebagai pahala jariyah. Kami juga mohon doa agar pembangunan gedung ini dilancarkan oleh Allah”, tutup Ghufron.

Di balik baja yang berdiri dan beton yang mengeras, ada uluran tangan para pewakaf—mereka yang percaya bahwa setiap rupiah yang dititipkan akan tumbuh menjadi manfaat yang tak putus. Gedung ini kelak bukan sekadar bangunan, tapi ruang ilmu, ruang dakwah, ruang perubahan.

Kini, pembangunan terus berjalan. Tapi untuk menyelesaikannya, dibutuhkan lebih dari sekadar tenaga teknis—diperlukan hati yang tergerak untuk berwakaf.

Karena wakaf bukan tentang siapa yang memberi paling banyak, tapi siapa yang ikhlas menanam harapan, untuk dunia dan akhirat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pengerocan Lantai 4 & Rooftop, Pembangunan Gedung SSG DT Masuki Pekan 12 Read More »

Angka Kematian Terus Meningkat, Lahan Pemakaman Semakin Sulit, DTMP Solusikah?

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Setiap dari kita pasti akan meninggalkan dunia ini. Namun, sudahkah kita menyiapkan tempat peristirahatan terakhir yang menenangkan, sesuai syariat, dan terus mengalirkan pahala?

Banyak dari kita khawatir akan kondisi pemakaman yang kurang terawat dan jauh dari tuntunan. Kini, ada sebuah pilihan yang dirancang untuk ketenangan dunia dan kebaikan akhirat.

Hasil survei menunjukkan, kondisi ketersediaan lahan pemakaman di Kota Bandung, beberapa TPU sudah terisi penuh (kritis).

Meskipun masih ada potensi lahan untuk dimanfaatkan, beberapa TPU terancam habis masa pakainya karena tingginya angka kematian dan potensi pengalihfungsian lahan.

Tantangan lain adalah minimnya fasilitas dan pengelolaan yang kurang tertib di banyak TPU, yang menyebabkan kondisi tidak ideal untuk ruang terbuka hijau publik.

Daarut Tauhiid Memorial Park hadir sebagai program pemakaman syariah yang dikelola secara profesional dan amanah di bawah naungan Yayasan Daarut Tauhiid.

Di sini, setiap detailnya dijaga sesuai syariat Islam. Lingkungannya asri, bersih, dan aman 24 jam. Bukan sekadar tempat, tapi sebuah program persiapan meraih husnul khatimah.

Yang paling istimewa, pemakaman ini terintegrasi dengan program Wakaf Produktif 5 in 1, termasuk masjid dan pesantren tahfidz. Setiap doa dan lantunan ayat dari para santri, insya Allah, menjadi aliran pahala jariyah bagi yang berpulang.

Mempersiapkan kepulangan adalah bagian dari ikhtiar kita. Ini bukan tentang kemewahan, tapi tentang ketenangan, kepastian syariah, dan amal yang tak terputus. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Angka Kematian Terus Meningkat, Lahan Pemakaman Semakin Sulit, DTMP Solusikah? Read More »

Ingin Makamnya Berdekatan dengan Keluarga Lainnya, Keluarga Makamkan Almarhumah di DTMP

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Dibawah terik matahari yang agak tenang, terdengar sayup-sayup suara tangis memecah desiran angin diatas bukit yang menggoyangkan rumput dan pohon-pohon.

Orang-orang mulai mengerumuni lubang lahat, tempat orang tuanya disemayamkan sebelum bertemu penciptanya. Daarut Tauhiid Memorial Park (DTMP) menjadi saksi.

Alasan anak-anaknya dan keluarga lainnya menyemayamkan orangtuanya di DTMP cukup sederhana namun memiliki makna yang cukup dalam.

“Jika ada kesempatan dan rezekinya, kami ingin makam keluarga kami saling berdekatan. Karena sebelumnya sudah ada keluarga kami yang juga disemayamkan disini (DTMP)”, ungkap salah satu sanaknya.

Alhamdulillah, prosesi pemakaman almarhumah Yati Asmayati binti Soma telah berjalan lancar dan khidmat. Almarhumah telah dimakamkan di Daarut Tauhiid Memorial Park (DTMP), pada liang ke-12 pada hari Senin (25/8/2025).

Terlihat seluruh tim DTMP yang bertugas dilapangan, dengan khidmat membantu mengantar almarhumah ke tempat peristirahatan sementaranya.

Disana, makam akan dirawat dan dijaga 24 jam oleh petugas. Karena tempat tersebut merupakan amanah dari Allah dan dari keluarga yang menyemayamkan keluarga lainnya di DTMP. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Ingin Makamnya Berdekatan dengan Keluarga Lainnya, Keluarga Makamkan Almarhumah di DTMP Read More »

Studi Edukasi, I-Cats University Malaysia Kunjungi SPS Eco Pesantren Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – SPS Eco Pesantren Daarut Tauhiid kembali mendapat kunjungan istimewa. Pada Kamis (21/8/2025), sebanyak 18 mahasiswa dan 8 dosen dari I-Cats University Malaysia hadir untuk melakukan studi edukasi.

Kunjungan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WIB di lingkungan SPS Eco Pesantren DT, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Rombongan disambut hangat oleh jajaran pengelola SPS Eco Pesantren.

Acara diawali dengan sambutan Kepala Satuan Pendidikan SPS Eco Pesantren DT, Ahmad Syaikhoni, yang memperkenalkan profil lembaga, visi, serta arah pengembangan pendidikan ramah lingkungan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Madya Dr. Siti Zaliha Reduan selaku perwakilan dari I-Cats University Malaysia yang menyampaikan apresiasi dan harapan kerja sama lebih lanjut di bidang pendidikan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi profil dan kurikulum SPS Eco Pesantren, diikuti dengan sesi tanya jawab interaktif antara dosen, mahasiswa, dan pihak pengelola.

Setelah itu, rombongan melakukan peninjauan langsung ke kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ruang kelas, untuk melihat implementasi kurikulum dan konsep eco living secara nyata.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan tinjauan objek edukasi, sekaligus mengenal profil serta kurikulum yang diterapkan di SPS Eco Pesantren.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan baik antara kedua lembaga serta membuka peluang kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan berkelanjutan.

SPS Eco Pesantren DT sendiri terletak dalam kawasan Wakaf Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid Eco Pesantren DT 1. Di lahan wakaf itu terdapat beberapa fasilitas pembelajaran dan wisata, seperti: Masjid, ruang kelas, asrama, fasilitas olahraga, sampai lokasi berkuda dan lainnya.

Melalui kegiatan diatas juga harapannya bisa menjadi syiar bagi Pesantren Daarut Tauhiid untuk mengenalkan pengelolaan aset wakaf yang saat ini bisa digunakan secara luas dan bernilai manfaat. (AS/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Studi Edukasi, I-Cats University Malaysia Kunjungi SPS Eco Pesantren Daarut Tauhiid Read More »

Demo Ekskul 2025, Hani: Tanpa Itu Semua, Prestasi Tidak Akan Tercapai

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Suasana semarak memenuhi Dome Central 5 pada Senin (18/8) dalam gelaran Demo Ekskul 2025 bertema “Explore Your Passion, Embrace Your Talent.

Mereka adalah santri SMA DT BS Putri. Ratusan santri larut dalam antusiasme, menyaksikan karnaval, penampilan, talkshow, hingga berkeliling ke berbagai stand ekstrakurikuler.

Setiap rangkaian kegiatan memberikan pengalaman berbeda. Dari riuh sorak sorai penampilan hingga interaksi langsung di stand, para santri diajak lebih dekat mengenal ragam pilihan ekstrakurikuler.

Tujuannya sederhana, namun bermakna: menjadi wadah untuk menumbuhkan minat, menggali potensi, serta mengasah bakat agar santri semakin percaya diri dan berprestasi.

Acara ini juga menghadirkan sosok inspiratif, Nadiyah Efi, atau akrab disapa Hani dari angkatan Hamarash. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus pesan untuk adik-adiknya.

“Seru banget, dan aku harap acara seperti ini terus ada. Pesanku, apa pun ekskul yang kalian pilih, jalani dengan komitmen dan semangat. Tanpa itu semua, prestasi tidak akan tercapai,” ujarnya penuh semangat.

Lebih dari sekadar perayaan, Demo Ekskul 2025 menjadi ruang belajar nyata bagi santri. Di sinilah mereka berani mencoba, menemukan passion, sekaligus melangkah menuju prestasi terbaik sesuai talentanya.

Semoga semangat yang tumbuh dari panggung Demo Ekskul 2025 terus terjaga, melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter, dan percaya diri menghadapi masa depan.

Di sana, para santri sering memanfaatkan lokasi Dome Central 5 yang tepatnya berada dalam kawasan wakaf terpadu Pesantren Daarut Tauhiid, untuk melaksanakan banyak kegiatan, seperti: olahraga, diskusi, pagelaran seni, dan kegiatan lainnyaa.

Hal itu tentu saja menjadian keberadaan salah satu aset wakaf di sana menjadi produktif dan bermafaat bagi kegiatan santri. (DS/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Demo Ekskul 2025, Hani: Tanpa Itu Semua, Prestasi Tidak Akan Tercapai Read More »

Langkah Tegap Zenadine, Pengibar Merah Putih di Hari Kemerdekaan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80, Sang Merah Putih berkibar gagah di halaman RKB SMP-SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putra, Senin (17/8/2025).

Momen sakral itu terasa semakin istimewa bagi Muhammad Zenadine Qianu Uswanas, santri kelas 9-E SMP DTBS Putra, yang dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera.

Dengan langkah tegap dan penuh khidmat, Zenadine bersama tim Paskibra menunaikan amanah besar: mengibarkan bendera negara di hadapan seluruh peserta upacara.

Suasana lapangan mendadak hening ketika bendera perlahan naik, diiringi lantunan Indonesia Raya yang menggema penuh semangat.

Bagi Zenadine, kesempatan ini adalah pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri.

“Makna kemerdekaan bagi saya adalah bebas dari penjajahan dan rakyat hidup makmur serta sentosa. Bisa ikut berkontribusi dalam upacara ini adalah kebanggaan besar, karena prosesnya tidak mudah dan penuh perjuangan,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Tugas mulia itu memang lahir dari proses panjang. Berbulan-bulan Zenadine berlatih disiplin, menjaga fisik, dan mengasah teknik baris-berbaris dengan presisi.

Dukungan pelatih dan teman-teman menjadi energi tambahan yang meneguhkan langkahnya hingga hari pengibaran tiba.

Kebanggaan ini bukan hanya milik Zenadine, tetapi juga seluruh warga SMP DTBS Putra. Keikutsertaannya menjadi teladan tentang arti disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air.

“Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya dan teman-teman untuk terus berprestasi serta menjaga semangat kebangsaan,” tutupnya penuh harap.

Upacara HUT RI ke-80 pun berlangsung khidmat, meninggalkan kesan mendalam tentang arti kemerdekaan di hati generasi muda bangsa.

Hal ini juga sejalan dengan perjuangan para santri lainnya di Pesantren DT, yang dengan gigih memperjuangkan haknya untuk mendapatkan pengetahuan yang layak, guna mempersiapkan diri menjadi generasi berkualitas di kemudian hari.

Selain itu, proses belajar yang  dijalani di atas tanah wakaf, menjadi salah satu hal spesial, karena menjadi bagian yang ikut serta memakmurkan dan memproduktifkan harta milik Allah.

Semoga setiap perjuangan para santri di Pesantren DT terus mengalirkan pahala dan kebaikan bagi diri mereka dan juga lingkungannya. (Nov/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Langkah Tegap Zenadine, Pengibar Merah Putih di Hari Kemerdekaan Read More »

Baitul Maal dan Relevansinya

WAKAFDT.OR.IDBaitul Maal secara bahasa berarti memiliki “rumah harta”. Baitul Maal adalah lembaga atau unit yang berurusan dengan pendapatan dan segala hal keekonomian negara.

Pada masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam, tidak ada baitul Maal atau harta publik yang bersifat permanen, karena semua pendapatan yang diperoleh negara maka segera didistribusikan secara langsung.

Dalam bukunya Ahmad Ifham Sholihin yang berjudul Pintar Ekonomi Syariah, diterbitkan pada tahun 2010, menjelaskan istilah Baitul Maal adalah suatu lembaga atau pihak yang mempunyai tugas khusus menangani segala harta umat, baik berupa pendapatan maupun pengeluaran negara.

Baitul Maal dibentuk sebagai lembaga yang mengelola penerimaan dan pengeluaran negara yang bersumber dari zakat, kharaj (cukai atas tanah pertanian), jizyah (pajak yang dibebankan pada penduduk non-Muslim yang tinggal di negara Islam), kaffarat (denda), wakaf, ghanimah (rampasan perang) dan lain-lain yang ditasyarufkan untuk kepentingan umat.

Pada masa kekhalifahan Abu Bakar, pelembagaan baitul mal keberadaannya sangat dibutuhkan. Khalifah Abu Bakar menjadikan rumahnya sendiri untuk menyimpan uang atau harta kas negara, disimpan dalam karung atau kantong.

Kemudian pendistribusian harta dilakukan secara langsung seperti pada masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam.

Berangkat dari sanalah konsep awal Baitul Maal dibangun, yang mengedepankan prinsip kesetaraan dan keadilan, serta kemaslahatan umat. Bangunan Baitul Maal baru ada pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab.

Baitul Maal juga dikenal sebagai lembaga keuangan non-pemerintah yang berfungsi menerima dan menyalurkan dana ummat.

Dari situ muncul satu perbedaan mendasar mengenai konsep penerapan baitul mal, yakni keterlibatan negara dalam pengelolaannya.

Pada masa khilafah, Baitul Maal merupakan sebuah lembaga pemerintah yang mengelola keuangan negara.

Sedangkan pada zaman modern hari ini, Baitul Maal menjadi lembaga swasta yang tidak saja berfungsi sebagai penerima dan penyaluran harta kepada yang berhak, selain itu juga agar mengupayakan pengembangan dari harta itu sendiri yang dilandasi prinsip-prinsip ekonomi Islam.

Jika dikelola dengan baik, keberadaan Baitul Maal masih relevan dan dibutuhkan hingga saat ini, sebagai upaya untuk memaksimalkan potensi pemberdayaan ekonomi ummat dan meningkat taraf kesejahteraan masyarakat. (SA/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Baitul Maal dan Relevansinya Read More »

Jangan Wakaf Dulu Sebelum Paham 5 Hal Ini

Wakaf bukanlah sekadar memberi harta. Ia adalah bentuk amal jariyah yang jika dilakukan dengan benar, bisa menjadi ladang pahala yang terus mengalir bahkan setelah kita wafat.

Namun, agar wakaf tidak sekadar simbol atau niat baik yang tidak sampai tujuan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Karena wakaf bukan hibah, bukan hadiah, dan bukan warisan biasa—wakaf adalah ibadah yang harus dilakukan dengan ilmu dan tanggung jawab.

Pertama, niat harus jelas dan ikhlas. Wakaf harus diniatkan lillahi ta’ala, murni karena Allah. Tanpa niat yang lurus, amal yang besar pun bisa kehilangan nilainya. Jangan sampai niat berwakaf tercampur dengan keinginan dipuji atau dikenang.

Kedua, harta wakaf harus milik pribadi, bukan barang pinjaman, warisan yang belum dibagi, atau aset yang masih dalam sengketa. Harta yang digunakan untuk wakaf juga harus halal, milik penuh, dan bisa dimanfaatkan secara syariat.

Legalitas, Tujuan Jelas, dan Keberlanjutan Manfaat

Wakaf bukan hanya soal niat dan harta, tapi juga soal pengelolaan. Di sinilah pentingnya memilih nazhir yang amanah—pihak yang dipercaya untuk mengelola dan menjaga harta wakaf. Pilihlah nazhir yang resmi, profesional, dan memiliki rekam jejak baik, idealnya yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI). Dengan begitu, keberlangsungan dan kebermanfaatan wakaf lebih terjamin.

Tak kalah penting, harus ada ikrar wakaf yang dilakukan secara resmi. Ikrar ini diucapkan oleh wakif (pemberi wakaf) dan disahkan melalui Akta Ikrar Wakaf (AIW) oleh Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW). Legalitas ini penting agar wakaf memiliki perlindungan hukum dan bisa dikelola secara jangka panjang dengan aman.

Terakhir, pastikan tujuan wakafnya jelas dan bermanfaat, seperti untuk pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kegiatan ibadah, atau lainnya. Tujuan ini bisa dituliskan secara spesifik dalam ikrar wakaf agar pengelolaannya sesuai harapan dan tetap fokus pada kemaslahatan umat.

Wakaf bukan soal besar kecilnya jumlah, tapi tentang keikhlasan dan kebermanfaatan. Satu langkah kecil hari ini bisa jadi aliran pahala yang tak pernah berhenti. Maka, yuk belajar dan berwakaf dengan benar. Agar harta yang kita miliki bukan sekadar habis, tapi hidup selamanya dalam bentuk kebaikan yang terus mengalir hingga akhirat. (wakafdt)

Jangan Wakaf Dulu Sebelum Paham 5 Hal Ini Read More »

Balasan Bagi Orang Bakhil yang Enggan Bersosial

WAKAFDT.OR.IDOrang bakhil adalah orang yang tidak mengeluarkan hartanya untuk membantu orang lain, bahkan untuk diri sendiri saja kecenderungannya sangat begitu pelit. Padahal dalam harta yang didapatkan tersebut ada bagian yang menjadi hak orang lain.

Sifat bakhil muncul dalam diri manusia karena didasari oleh kecintaanya terhadap harta begitu tinggi, menganggap bahwa harta yang disimpan akan bertambah terus bertambah dan merasa takut hartanya hilang.

Orang bakhil tidak disukai oleh Allah Ta’ala dan seluruh manusia. Hal ini disebutkan dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam yang artinya:

“Orang yang kikir jauh dari Allah, jauh dari surga dan jauh dari manusia”. (HR. Tirmidzi).

Istilah lain dari bakhil adalah kikir, orang yang kikir menurut Sahabat Abu Bakar Assiddiq akan mendapatkan satu dari tujuh balasan orang yang kikir. Di antaranya ialah:

  1. Orang kikir akan akan mati sementara ahli warisnya adalah orang yang suka menghambur-hamburkan harta. Dan juga ahli warisnya orang yang suka menghabiskan harta untuk tujuan selain yang Allah perintahkan.
  2. Orang kikir akan dipimpin oleh penguasa yang zalim sehingga harta benda yang dimiliki akan dikuasi pemerintah.
  3. Orang kikir akan digerakkan syahwatnya sehingga akan menghabiskan harta benda yang dimiliki.
  4. Dibangunkan pikiran untuk membangun sebuah gedung atau rumah nan megah yang berada ditanah sengketa. Sehingga hanya kerugian yang didapatkan.
  5. Ditimpa musibah seperti tenggelamnya harta benda atau terbakar atau dicuri dan sebagainya.
  6. Ditimpa penyakit abadi yang hartanya habis untuk pengobatannya tersebut.

Ada doa agar tidak menjadi orang kikir. Banyak akibat berbahaya yang didapatkan apabila menjadi orang yang pelit.

Oleh karenanya kita wajib meminta perlindungan kepada Allah Ta’ala agar dijauhkan dari sifat kikir dan orang pelit.

Selain meminta perlindungan, kita sebagai umat Islam juga dianjurkan untuk berdoa agar dijauhkan dari sifat pelit. Berikut doa Rasulullah agar diajuhkan dari sifat kikir:

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa prihatin dan susah, dari sifat lemah dan malas, dari sifat kikir dan pengecut, dari belitan utang dan tunduk pada seseorang”. (HR. Bukhari, Muslim).

(SA/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Balasan Bagi Orang Bakhil yang Enggan Bersosial Read More »