Wakaf Daarut Tauhiid

Admin WakafDT

Aset Wakaf Daarut Tauhiid: Mewadahi Pembinaan Karakter dan Kepemimpinan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT — Aset Wakaf Daarut Tauhiid Kawasan Masjid Al Karim, Cijanggel, yang dikelilingi oleh pepohonan rindang dan udara sejuk khas pegunungan, sekali lagi menjadi saksi dan penopang utama kegiatan pembinaan santri.

Keberadaan lokasi yang tenang dan kondusif ini merupakan buah dari pengelolaan aset wakaf DT yang bertujuan memberikan fasilitas terbaik untuk pendidikan berkarakter.

Fasilitas Wakaf Mendukung Pendidikan

Lapangan pelantikan dan area perkemahan di kawasan ini, yang didanai dan dikelola sebagai bagian dari aset wakaf DT, telah digunakan oleh 85 santri SMK Daarut Tauhiid (DT) dalam kegiatan pelantikan dan pengukuhan jati diri sebagai Pramuka Penegak Bantara dan Laksana.

Pemanfaatan Optimal Aset

Selama tiga hari (3 hingga 5 November 2025), aset wakaf ini dimanfaatkan secara optimal untuk membentuk nilai-nilai inti DT.

Di tengah kesejukan alam yang disediakan oleh wakaf, para santri belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kebersamaan, yang semuanya berakar pada nilai-nilai tauhid.

Tenda-tenda sederhana yang digunakan dan lapangan tempat mereka ditempa fisik dan mentalnya merupakan infrastruktur vital yang pemeliharaannya menjadi bagian dari amanah pengelolaan wakaf.

Wakaf Sebagai Investasi Akhirat dan Generasi

Fasilitas wakaf di Cijanggel bukan sekadar bangunan atau lahan, tetapi merupakan investasi jangka panjang yang secara nyata mendukung proses pembentukan karakter (Baku: Baik dan Kuat) santri.

Aset ini berfungsi sebagai “laboratorium” kepemimpinan, tempat calon-calon pemimpin muda belajar keteguhan hati dan kematangan jiwa.

Keterkaitan dan Dampak

Keberhasilan acara pelantikan ini menegaskan bahwa pengelolaan aset wakaf DT bukan hanya tentang pemeliharaan fisik, tetapi tentang memastikan bahwa setiap jengkal tanah dan setiap fasilitas dapat menghasilkan manfaat maksimal dalam mencetak generasi yang beriman dan berakhlak mulia.

Aset wakaf DT di lokasi ini akan terus menjadi penopang bagi lahirnya pemimpin yang siap menebar manfaat di tengah masyarakat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aset Wakaf Daarut Tauhiid: Mewadahi Pembinaan Karakter dan Kepemimpinan Read More »

Kisah MDTA Daarut Tauhiid, Membina Generasi dari Tanah Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Rabu (5/11/2025), di bawah naungan Masjid Daarut Tauhiid, berdiri sebuah madrasah yang menjadi ladang tumbuhnya ilmu dan iman. Madrasah Diniyah Takmiliyyah Awaliyah (MDTA) Daarut Tauhiid.

Lembaga ini lahir pada tahun 2023 sebagai wujud nyata dakwah yang memakmurkan masjid, bukan hanya dengan ibadah dan dzikir, tapi juga dengan pendidikan yang menanamkan nilai-nilai tauhid sejak dini. MDTA menjadi tempat di mana setiap anak belajar mengenal Allah, mencintai Al-Qur’an, dan menumbuhkan akhlak yang mulia.

Saat ini, MDTA Daarut Tauhiid membina lebih dari 127 santri, dan 96 di antaranya belajar di kawasan DT Eco 1. Mereka berasal dari sekitar Gegerkalong, Isola hingga Sukasari anak-anak yang datang membawa semangat untuk menuntut ilmu di bawah cahaya wakaf.

Di antara langkah-langkah kecil dan suara lantunan ayat suci, tumbuh keyakinan bahwa perjuangan memakmurkan masjid tidak hanya dengan shalat berjamaah saja, tapi juga dengan menyiapkan generasi beriman.

Setiap Senin hingga Jumat, suasana masjid dipenuhi dengan suara riang para santri. Dari senin hingga Jum’at mereka belajar dan mengaji di Masjid, sementara kamis diisi dengan kegiatan olahraga yang menumbuhkan kebersamaan.

Bimbingan diberikan dengan penuh kasih oleh para pengajar yang tak kenal lelah, menanamkan ilmu sekaligus keteladanan dalam setiap pelajaran.

MDTA Daarut Tauhiid juga menjadi ruang bagi para remaja yang ingin memperdalam ilmu agama, meski telah melewati usia sekolah dasar.

Semangat mereka menjadi bukti bahwa belajar agama tidak pernah terlambat. Setiap ayat yang mereka lantunkan, setiap doa yang mereka panjatkan, adalah langkah kecil untuk memakmurkan masjid dengan ilmu dan amal.

Dukungan penuh dari para orang tua dan masyarakat sekitar menjadikan program ini tumbuh dengan kuat. Mereka percaya, dari tanah wakaf yang diberkahi, Daarut Tauhiid telah memancarkan cahaya yang akan terus bersinar.

Melalui MDTA, masjid bukan hanya menjadi tempat bersujud, tapi juga tempat bertumbuhnya ilmu, iman, dan generasi yang siap melanjutkan dakwah dengan hati yang ikhlas. (SSP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kisah MDTA Daarut Tauhiid, Membina Generasi dari Tanah Wakaf Read More »

Cara Meningkatkan Minat Membaca

WAKAFDT.OR.ID – Sebuah realita saat ini, budaya literasi telah hilang dari dunia pendidikan kita. Salah satu jawaban kenapa indeks pendidikan Indonesia rendah, karena rendahnya tingkat daya baca masyarakat Indonesia.

Faktanya peringkat daya baca Indonesia di dunia mentok di ranking ke-62 dari 70 negara yang berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Mengutip survei yang digelar sepanjang Oktober sampai November pada 2021 lalu, indeks minat baca dan indeks kegemaran membaca warga berada di nilai 74,54 dan 79,37 (skala penilaian 0-100).

Hasil ini cukup mengejutkan, mengingat Indonesia dianggap sebagai negara dengan tingkat literasi rendah. 

Lantas bagaimana meningkatkan minat baca anak-anak bangsa? Agar taraf pendidikan di Indonesia juga semakin baik. Setidaknya ada lima tips untuk meningkatkan minat baca:

  1. Bacalah buku yang sesuai dengan minat atau kesukaan. Jika saat ini sedang rajin-rajinnya berolahraga, maka carilah buku tentang olahraga.

Jika menyukai sejarah, maka bacalah buku bertema sejarah. Membaca sesuatu yang menarik bagi diri sendiri, maka kita akan lebih terdorong untuk mulai membaca.

2. Buatlah jadwal untuk membaca. Carilah waktu yang tepat untuk membaca, misalnya sebelum tidur atau saat jam istirahat baik di sekolah, kampus atau kantor.

3. Baca di tempat yang nyaman. Carilah tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca, seperti di kamar atau di taman.

4. Gabung dengan kelompok baca. Bergabung dengan kelompok baca atau forum baca online agar bisa bertukar pikiran dan ide dengan orang lain yang juga suka membaca.

5. Beri reward pada diri sendiri setelah membaca. Berikan reward pada diri kita setelah berhasil membaca buku sampai selesai.

Semoga melalui tips diatas, kita bisa menjadi bagian yang setidaknya masih punya minat membaca. Tinggal selanjutnya kebiasaan baik tersebut agar bisa kita tularkan kepada orang lain.

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Cara Meningkatkan Minat Membaca Read More »

Aa Gym: Bahaya Sifat Munafik

WAKAFDT.OR.IDPenyakit yang sifatnya turunan dari hati merupakan perbuatan menyekutukan Alloh, takut kepada selain Alloh, berharap kepada selain Alloh merupakan penyakit munafik.

Dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam menerangkan sifat munafik, “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga yaitu jika berbicara ia berdusta; jika berjanji dia ingkar; jika dipercaya dia khianat.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Orang munafik seperti musang berbulu domba. Terlihat baik atau bagus padahal hatinya busuk. Orang munafik itu jauh lebih berbahaya dari orang yang jelas jelek sifat dan sikapnya.

Orang jelek menampakkan kejelekannya, sedangkan orang yang munafik itu jelek tapi menampakkan kebagusannya.

Seorang munafik itu sebetulnya penipu, berbohong itu menipu, ingkar janji itu menipu, dan khianat atas amanah itu menipu. Munafik itu ada dua bentuk.

Pertama, ada munafik sejak itikad di dalam hatinya, dari akidahnya, seperti Abdullah bin Ubay. Hatinya tidak beriman ke Alloh, akan tetapi sikapnya menunjukkan keislaman.

Hatinya sebenarnya benci kepada Islam, tapi sikapnya menampakkan kecintaan. Ini kemunafikan tingkat berat.

Kedua, munafik pada amal. Kita memang insyaa Alloh beriman, yakin kepada Alloh Ta’ala, akan tetapi pada sikap kita sehari-hari banyak perilaku munafik.

Di antara kebohongan-kebohongan kita yaitu banyak janji yang kita ucapkan tanpa diiringi dengan kesungguhan untuk menepati, amanah di kantor yang lalai kita kerjakan.

Kemunafikan ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman di dalam diri kita, begitu juga di dalam diri orang lain.

Orang munafik itu ketika di depan dan di belakang, antara ucapan dan tindakan juga berbeda. Di depan ia mengangguk dan bermuka manis atau bermuka dua, sementara di belakang kita ia berghibah.

Di depan dia menyanjung, namun di belakang dia menghina. Orang munafik akan terus menjadi biang masalah. Kalau di dalam rumah tangga ada kemunafikan, maka akan rentan dengan konflik dan perpecahan.

Kemunafikan juga akan membuat persoalan tidak kunjung selesai. Seperti masalah narkoba, meski para pengedar sudah ditangkap kemudian dipenjara, namun kalau ada kemunafikan di tataran penegak hukumnya, maka masalah akan terus bertambah.

Jadi kemunafikan itu adalah akar masalah dan sifat yang sangat tercela. Sesungguhnya Alloh Ta’ala tidak menyukai sifat munafik. Semoga kita senantiasa terhindar dari sifat munafik. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Bahaya Sifat Munafik Read More »

Pentingnya Perang Orangtua dalam Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak

WAKAFDT.OR.ID — Maraknya game online menjadi keresahan bagi sebagian besar orangtua saat ini. Anak-anak semakin sulit untuk dipisahkan dari gawainya, sehingga berdampak pada produktifitas maupun kesehatan anak-anak.

Awalnya game online dijadikan sebagai media hiburan, namun hiburan tersebut justru berunjung menjadi kecanduan yang sulit dipisahkan dari kehidupan anak-anak.

Bahkan anak-anak menjadi sulit untuk diatur, pola hidup menjadi tidak teratur, dan punya banyak dampak negatif lainnya.

Oleh karenanya, perlu sikap dari orangtua untuk terus mendampingi anak dan membuat aturan agar membentuk kepribadian seorang anak. Langkah yang bisa dilakukan oleh orangtua di antaranya:

Membatasi Waktu

Anak-anak harus dibatasi waktunya dalam menggunakan gawai.  Penggunaan gawai harus ditentukan, kapan anak-anak menggunakannya, berapa lama anak-anak diperbolehkan menggunakannya, dan jenis permainan seperti apa yang bisa dimainkan anak-anak.

Misalkan orangtua memberikan batasan maksimal 1 jam sehari atau disesuaikan dengan usia anaknya.

Mendampingi Anak

Orangtua harus hadir mendampingi anak-anaknya ketika sedang bermain game menggunakan gawai, agar tidak lalai dan menjauhkan anak-anak dari konten yang tidak layak ditonton.

Mengalihkan Pada Aktifitas Lain

Agar anak tidak selalu ingin bermain game, maka orangtua perlu mengajak anaknya melakukan aktivitas gerak yang disukai anak-anak.

Seperti menggambar, memasak, mewarnai, berlibur singkat di akhir pekan dengan berbagai kegiatan menarik lainya.

Memberi Sanksi Jika Melanggar Aturan

Agar anak-anak mau mematuhi aturan yang sudah dibuat bersama, maka disarankan kepada orangtua untuk memberikan hukuman dalam batas wajar.

Para orangtua juga hendaknya memberikan penghargaan jika berhasil mematuhi peraturan yang telah buat.

Mengatasi kecanduan game online bagi anak-anak memang memang membutuhkan pikiran dan tenaga yang ekstra.

Oleh karenanya, orangtua harus mendisiplinkan anak dengan peraturan-peraturan yang membuat anak terikat. Sehingga harapannya anak bisa mengubah kebiasaan menjadi lebih disiplin.

Sekali lagi, penting bagi orangtua mempunyai peran dalam mengawasi dan mengatur anak dalam penggunaan gawai. Jangan sampai orangtua terlambat dalam mengambil sikap. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pentingnya Perang Orangtua dalam Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak Read More »

Aa Gym: Inilah Orang yang Layak Ditolong oleh Alloh

WAKAFDT.OR.IDSalah satu syarat agar ditolong oleh Alloh maka kata kuncinya adalah jangan mengharap kepada manusia. Jangan membuat Alloh cemburu sehingga kita jauh dari pertolongan Alloh. Dalam surat Yunus ayat 107 disebutkan bahwa:

“Dan jika Alloh menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Alloh menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Bagaimana kalau kita (ibu-ibu) ada rasa takut bahwa suami kita akan selingkuh atau menikah lagi? Maka adukan semua rasa takut kita kepada Alloh dengan cara berdoa.

Titipkan semua kepada Alloh, kemudian bertawakal kepada Alloh. Tidak perlu memata-matai dan mengancam suami, karena biasanya suami jauh lebih banyak triknya dibandingkan istri.

Kalau seorang istri mau mengambil dan menenangkan hati istri maka banyak doa kepada Alloh, kalau bertengkar tidak usah mengandalkan argumentasi sampai berdebat, tapi minta ke Alloh agar dilembutkan hati istri.

Begitu juga bersikap kepada anak, tidak perlu marah-marah kalau anak lama bangun tidurnya. Tapi usap kepalanya kemudian berdoa kepada Alloh agar anak kita dijaga oleh Alloh dan menjadi anak sholeh yang taat kepada Robbnya dan berbakti kepada orangtuanya.

Kita harus selalu mendoakan orang-orang terdekat kita, misalkan dengan doa ini:

“Ya Alloh anak ini adalah ciptaanmu, anak ini milikmu, anak ini juga amanah darimu, maka bangunkan anak ini ya Alloh.”

Dalil mengenai mendo’akan saudara-saudara kita, disebutkan dalam Al-Qur’an:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186).

Alloh itu maha melihat dan maha mendengar apa yang kita ucapkan dan apa yang dilakukan, kalau Alloh sudah berkehendak pasti terjadi dan tidak ada satu pun yang bisa menghalangi.

Kita harus yakin bahwa Alloh pasti menolong kita, dengan dan melalui cara apapun pertolongan. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Inilah Orang yang Layak Ditolong oleh Alloh Read More »

Kisah Kecil di Batam: Semangat Patriotisme dan Akhlak dalam Peringatan Hari Santri

WAKAFDT.OR.ID | BATAM – Udara pagi di kawasan Daarul Ilmu dan gedung SD Daarut Tauhiid Batam pada Selasa (22/10/2025) diselimuti energi yang berbeda. Suara peluit dan derap langkah kaki kecil, namun mantap, memecah keheningan.

Ini bukan pagi sekolah biasa; ini adalah momen bagi para santri cilik untuk mengenang dan merayakan identitas mereka dalam rangka Hari Santri Nasional 2025.

Sejak matahari meninggi, aura khidmat dan semangat telah menyelimuti area sekolah. Upacara bendera menjadi pembuka, sebuah ritual sakral yang mengajak setiap santri untuk menarik napas sejenak, mengenang peran heroik para ulama dan santri terdahulu.

Merekalah pahlawan yang tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan ilmu dan akhlak untuk mempertahankan martabat bangsa dan kemerdekaan.

“Hari ini adalah pengingat bahwa kita adalah penerus warisan mulia. Santri bukan hanya tentang mengaji, tapi juga tentang patriotisme dan kontribusi nyata pada bangsa,” demikian pesan yang ditekankan dalam upacara.

Riuh Tawa dan Nilai Kebersamaan

Usai upacara, lapangan sekolah berubah menjadi arena festival penuh warna dan kegembiraan. Sekolah telah menyiapkan serangkaian perlombaan yang tidak sekadar menguji keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai islami dan kebersamaan.

Dari Lomba Tilawah Surah Pendek yang memancarkan ketenangan dan kecintaan pada Al-Qur’an, hingga lomba Estafet Sarung yang menuntut kekompakan, kerja sama, dan tawa berderai.

Anak-anak berpacu dalam semangat sportivitas, belajar bahwa kemenangan sejati terletak pada proses dan persatuan. Suasana riuh, namun kehangatan persaudaraan terasa erat di setiap sudut.

Kegiatan kemudian ditutup dengan momen yang paling dinantikan: pembagian hadiah. Raut bahagia terpancar di wajah para santri—bukan semata-mata karena piala atau hadiah, melainkan kebahagiaan telah berbagi pengalaman berharga bersama teman dan guru.

“Alhamdulillah, semua rangkaian acara berjalan sangat bermakna. Kami melihat antusiasme tinggi, sportivitas yang dijunjung, dan yang paling penting, nilai-nilai islami tercermin dalam setiap aktivitas mereka,” ujar Anisa Lutvi Mahfurin, Humas SD Daarut Tauhiid Batam.

Melalui perayaan Hari Santri, Daarut Tauhiid menegaskan kembali visinya: mencetak generasi yang berilmu, beradab, dan memberi manfaat.

Para santri diarahkan untuk menapaki peradaban dunia dengan langkah pasti, membawa identitas santri yang kuat dalam keimanan dan keluhuran akhlak. Mereka adalah harapan bangsa, bekal terbaik dari Daarul Tauhiid.

Aset Umat yang Terus Berbuah: Pemanfaatan Wakaf DT untuk Pendidikan Santri

Semangat belajar dan fasilitas yang dinikmati santri di Daarut Tauhiid, baik di Batam maupun di pusat, ditopang oleh sebuah pilar penting: aset wakaf umat.

Yayasan Daarut Tauhiid (DT) memiliki sistem pengelolaan wakaf yang profesional dan transparan, menjadikan tanah, bangunan, dan aset produktif lainnya sebagai sumber daya abadi yang manfaatnya terus mengalir (amal jariyah).

Bagaimana Aset Wakaf Dimanfaatkan?

Sarana Pendidikan Permanen: Hampir seluruh fasilitas fisik yang digunakan santri, mulai dari ruang kelas yang nyaman, asrama, hingga masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan, dibangun dan dipelihara dari dana wakaf. Hal ini menjamin santri dapat belajar dalam lingkungan yang representatif dan kondusif.

Dana Operasional dan Beasiswa: Wakaf tidak hanya berbentuk fisik. Aset wakaf produktif (seperti unit bisnis DT yang dikelola secara profesional) menghasilkan keuntungan yang sebagiannya dialokasikan kembali untuk:

– Mendukung operasional sekolah dan pesantren agar biaya pendidikan tetap terjangkau.

– Memberikan beasiswa bagi santri berprestasi atau dari keluarga kurang mampu.

Pengembangan Program: Dana wakaf juga membiayai pengembangan program-program unggulan, seperti kegiatan pembinaan karakter, pelatihan soft skill, dan program pengabdian masyarakat.

Model wakaf produktif ini mengajarkan para santri tentang nilai kebermanfaatan yang berkelanjutan.

Mereka belajar di atas tanah yang merupakan hadiah dari keikhlasan banyak orang, menumbuhkan kesadaran bahwa setelah lulus, mereka juga harus menjadi pribadi yang produktif dan mampu memberi manfaat seluas-luasnya, sejalan dengan prinsip Manajemen Qolbu (MQ) yang diajarkan di Daarut Tauhiid. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kisah Kecil di Batam: Semangat Patriotisme dan Akhlak dalam Peringatan Hari Santri Read More »

Menggali Wawasan Global: Santri SMA DTBS Putri Merajut Pengalaman di Perth Immersion 2025

WAKAFDT.OR.ID | PERTH, AUSTRALIA – Semangat belajar melintasi batas geografis terpancar jelas pada Kamis pagi yang cerah, 23 Oktober 2025, di Kota Perth.

Sekelompok santriwati dari SMA Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri memulai program Perth Immersion 2025 dengan tema “Learning Beyond the Classroom” (Belajar Melampaui Ruang Kelas).

Berbekal seragam khas dan senyum antusias, para santri mengubah jalanan, stasiun, dan taman kota di Australia menjadi “ruang kelas” yang sesungguhnya. Program lintas budaya ini mendorong mereka untuk mempraktikkan kemandirian dan kedisiplinan secara langsung.

Belajar Mandiri di Jantung Kota

Aktivitas para santri mencakup penggunaan transportasi publik, seperti bus dan kereta, yang menuntut mereka berinteraksi dengan masyarakat lokal, memahami sistem tiket otomatis, dan melatih ketepatan waktu. Pengalaman ini jauh melampaui teori di buku pelajaran.

“Pengalaman naik transportasi umum di sini sangat menarik dan menantang,” ungkap salah satu santri dengan mata berbinar. “Kami harus belajar untuk membaca petunjuk, mandiri, dan beradaptasi dengan budaya baru, melatih kami untuk lebih disiplin dan tepat waktu.”

Menginspirasi Diri di Kampus Terbaik

Perjalanan edukatif kemudian berlabuh di University of Western Australia (UWA), salah satu universitas terkemuka dunia.

Di tengah arsitektur klasik, langit biru, dan suasana akademik yang tenang, para santriwati berkesempatan menyerap atmosfer inspiratif kampus. Kunjungan ini dirancang untuk menumbuhkan visi global dan motivasi akademik pada diri mereka.

Muhammad Luthfi Iskandar, Humas SMA DTBS Putri, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan ini berfokus untuk membekali santri dengan wawasan dunia yang luas, namun tetap berlandaskan nilai-nilai dasar tauhid.

“Program ini bertujuan agar semangat belajar dan kemandirian mereka terus berakar kuat, didasari oleh nilai tauhid. Kami ingin santri menyadari bahwa menuntut ilmu tidak mengenal batas tempat dan waktu, tetapi harus selalu teguh pada prinsip keislaman,” jelasnya.

Perth Immersion 2025 menjadi penegasan atas komitmen SMA DTBS Putri dalam menyelenggarakan pendidikan yang holistik.

Para santri tidak hanya pulang dengan wawasan yang bertambah, tetapi juga membawa keberanian untuk menjelajahi dunia dengan hati yang terbuka, siap menjadi pelajar tauhid yang berilmu, beradab, dan bermanfaat bagi sesama.

Nilai Berkah: Tempat Santri Belajar di Pesantren DT Berasal dari Aset Wakaf

Menariknya, fondasi tempat para santri belajar dan beraktivitas harian di tanah air, khususnya di Pesantren Daarut Tauhiid (DT), berdiri di atas aset wakaf umat.

Hampir seluruh fasilitas pendidikan seperti ruang kelas, asrama, hingga aula serbaguna, merupakan aset wakaf produktif yang dikelola secara optimal.

Aset wakaf ini menjadi tulang punggung yang menjamin keberlangsungan dan kemakmuran kegiatan belajar mengajar di DT.

Pengelolaan wakaf yang profesional ini tidak hanya memastikan sarana dan prasarana belajar yang nyaman dan memadai bagi santri, tetapi juga menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi umat.

Hasil dari pengelolaan aset wakaf produktif (misalnya dari unit-unit usaha yang dikelola DT) bahkan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan umat.

Keberadaan aset wakaf ini menanamkan kesadaran pada santri dan seluruh civitas akademika DT bahwa mereka belajar dan berkreasi di tempat yang penuh berkah, yang manfaatnya terus mengalir berkat keikhlasan para pewakaf.

Ini menjadi pengingat harian akan pentingnya kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi umat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menggali Wawasan Global: Santri SMA DTBS Putri Merajut Pengalaman di Perth Immersion 2025 Read More »

Sukses Jadi Venue Wisuda STAI DT, Bukti Nyata Produktivitas Aset Wakaf Umat

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Aset wakaf berupa fasilitas Dome Central 5 di Pesantren Daarut Tauhiid (DT) kembali menunjukkan perannya sebagai fasilitas multifungsi yang strategis.

Pada Sabtu (1/11/2025), Dome Central 5 menjadi saksi bisu momen bersejarah bagi ratusan wisudawan Sekolah Tinggi Agama Islam Daarut Tauhiid (STAI DT) dalam prosesi wisuda ke-2.

Penggunaan Dome Central 5, yang dikelola di bawah program wakaf produktif DT, untuk acara sebesar wisuda ini menegaskan dua hal:

– Menunjang Kegiatan Internal: Fasilitas ini adalah sarana utama untuk kegiatan santri dan civitas akademika DT, termasuk pelatihan, kajian, olahraga, hingga acara puncak seperti wisuda.

– Wakaf Produktif: Selain digunakan internal, aset ini juga disewakan kepada masyarakat umum—misalnya untuk pernikahan dan event komunitas—di mana hasil sewanya dialokasikan untuk pemeliharaan aset, operasional pesantren, serta program dakwah, membuktikan bahwa wakaf bisa dikelola secara produktif.

Pesan Moral dari Prosesi Wisuda

Langit cerah mengiringi langkah mantap para wisudawan yang mengenakan toga sesuai jurusan masing-masing, didampingi orang tua yang penuh haru dan bangga.

Suasana khidmat menyelimuti prosesi yang turut dihadiri oleh Pembina Pesantren Daarut Tauhiid, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Dalam tausiyahnya yang menggetarkan hati, Aa Gym menyampaikan pesan mendalam bahwa kesuksesan sejati tidak diukur dari gelar, jabatan, atau penghargaan duniawi.

“Semua orang ingin sukses, tapi dunia bukan tempat kesuksesan sesungguhnya. Siapa yang ingin sukses, nanti akan terlihat di akhir hayat, husnul khotimah atau tidak. Dan siapa yang paling sukses, kelak akan terlihat ketika telah masuk surga,” ujar Aa Gym di hadapan para wisudawan.

Aa Gym menekankan bahwa akhlak mulia adalah faktor utama yang mengantarkan seseorang menuju surga dan menjadi tolak ukur kesuksesan lulusan STAI DT.

Tolak Ukur Sukses: Wisudawan yang makin bersih hatinya, tidak sombong, tidak ujub, makin rendah hati, ikhlas, ridha terhadap takdir, tawakal, dan selalu bersyukur.

Inti Kesuksesan: “Surga tertinggi itu diberikan kepada orang yang paling mulia akhlaknya.”

Senada dengan itu, Ketua STAI DT, Agus Kurniawan, menyampaikan amanah pentingnya menjaga konsistensi (istiqamah) dalam nilai-nilai tauhid yang telah diajarkan oleh Aa Gym.

Prosesi wisuda kali ini, yang terselenggara di Dome Central 5, menjadi peneguhan makna hidup. Tidak hanya ijazah yang dibawa, para wisudawan juga memperoleh bekal spiritual dan pesan-pesan kehidupan untuk menapaki fase berikutnya dengan hati yang lurus, akhlak yang mulia, dan semangat tauhid yang tak pernah padam, didukung oleh fasilitas wakaf yang terus berdaya guna bagi umat.

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Sukses Jadi Venue Wisuda STAI DT, Bukti Nyata Produktivitas Aset Wakaf Umat Read More »

Dome Central 5 DT: Bukti Nyata Pengelolaan Wakaf Produktif

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Aset wakaf berupa fasilitas Dome Central 5 yang dikelola oleh Daarut Tauhiid (DT) menjadi salah satu contoh keberhasilan implementasi wakaf produktif yang manfaatnya dirasakan oleh berbagai kalangan.

Berfungsi sebagai lapangan serbaguna, aset ini tidak hanya menunjang kegiatan internal pesantren, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat luas.

Dome Central 5 merupakan fasilitas penting yang secara rutin digunakan oleh para santri DT untuk beragam kegiatan, seperti:

– Pelatihan dan Kajian: Menjadi lokasi ideal untuk acara berskala besar, baik kajian keislaman maupun pelatihan pengembangan diri.

– Aktivitas Olahraga: Berfungsi sebagai lapangan futsal dan olahraga lainnya, mendukung kesehatan dan kebugaran santri.

Yang menarik, dalam kerangka wakaf produktif, aset Dome Central 5 juga disewakan kepada masyarakat umum. Pemanfaatan ini sangat diminati, terutama untuk:

– Acara Pernikahan (Resepsi): Menyediakan tempat yang representatif dan luas untuk menggelar hajatan.

– Kegiatan Umum Lainnya: Seperti seminar, lokakarya, atau event komunitas berskala besar.

Kontribusi untuk Umat

Pengelola aset wakaf DT menyatakan, “Pengelolaan Dome Central 5 dengan mekanisme sewa untuk umum ini adalah salah satu bukti komitmen kami dalam mengoptimalkan wakaf produktif.”

“Hasil dari penyewaan aset wakaf ini sepenuhnya digunakan untuk operasional, pemeliharaan aset wakaf, serta menopang program-program pendidikan, dakwah, dan sosial DT lainnya. Ini adalah konsep wakaf yang terus menghasilkan manfaat (pahala jariyah) yang berkelanjutan, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi para muwakif (pewakaf) dan seluruh umat,” tambahnya.

Melalui strategi pengelolaan yang terpadu dan produktif, Dome Central 5 telah bertransformasi dari sekadar bangunan menjadi sumber kebermanfaatan yang terus mengalir, menjadikannya model inspiratif bagi lembaga wakaf lain dalam mewujudkan kesejahteraan umat yang berkelanjutan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Dome Central 5 DT: Bukti Nyata Pengelolaan Wakaf Produktif Read More »