Wakaf Daarut Tauhiid

29 Juni 2023

Tujuh Ribu Mushaf Hilang di Masjid Al Jabbar, Kebutuhan Al Quran Masyarakat Tidak Terpenuhi?

DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG – Seperti yang telah dikabarkan di media berita dan media sosial bahwa beberapa hari lalu Gubernur Jawa barat, Ridwan Kamil menyampaikan dalam sambutan ceramah Ustadz Abdul Somad.

Ridwan Kamil menyampaikan, “Entah ke mana. Mungkin saja itu saking cintanya jemaah pada Al Quran. Saking cintanya sehingga dibawa pulang,” ujar Kang Emil sambil tersenyum.

Kepada jemaah masjid, Kang Emil mengungkapkan harapannya agar jemaah tak lagi membawa pulang Al Quran dari Masjid Al Jabbar. “Silakan dibaca Alquran, tapi setelah itu disimpan kembali di tempatnya, jangan dibawa pulang,” ujarnya.

Disisi lain ternyata kita harus berhadapan dengan realita bahwa masih banyak masyarakat muslim di Indonesia yang belum bisa membaca Al Quran.

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua MPR Yandri Susanto menyebut kondisi sebanyak 72 persen umat muslim Indonesia mengalami buta aksara Al-Quran.

Hal itu disampaikan Yandri dalam acara pengukuhan dewan pengurus pusat lembaga pembinaan literasi Quran di Gedung MPR/DPR, Jakarta Pusat, Minggu (5/3).

“Kami bersama teman-teman terutama ketua umum lembaga pembinaan literasi Al-Quran kita sadar 72 persen itu angka yang mengkhawatirkan. Bayangkan Indonesia yang mayoritas muslim ternyata ada persoalan serius,” kata Yandri, Minggu (5/3) dikutip dari Detik.

Sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap masyarakat, Wakaf Daarut Tauhiid pada tahun ini kembali mendistribusikan Al Quran ke pelosok-pelosok daerah di Indonesia.

Mushaf Al Quran yang disalurkan oleh Wakaf Daarut Tauhiid merupakan hasil penghimpunan dana wakaf dari jamaah Pesantren Daarut Tauhiid dan masyarakat umum.

Selain dilakukan pendistribusian Al Quran, tim Wakaf DT juga biasanya akan memberikan pengajaran kepada kelompok masyarakat untuk dipandu membaca Al Quran yang benar.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk ikut serta berkontribusi dalam pengadaan wakaf Al Quran melalui Wakaf Daarut Tauhiid bisa mengakses informasi di website WakafDT.or.id(Wahid)

Redaktur: Wahid Ikhwan

Tujuh Ribu Mushaf Hilang di Masjid Al Jabbar, Kebutuhan Al Quran Masyarakat Tidak Terpenuhi? Read More »

STAI DT Gelar Kuliah Umum Mengenai Digital Fundrising Wakaf

DAARUTTAUHIID.ORG | WAKAFDT.OR.ID Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI DT) bekerjasama dengan Wakaf Daarut Tauhiid dalam menyeleggarakan kegiatan kuliah umum untu mahasiswa STAI DT (26/06).

Kuliah umum tersebut mengangkat sebuah tema “Pelatihan Digital Fundrising Wakaf”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan yang disampaikan oleh bapak Agus Mubarok, M.Sos. selaku Ketua Pelaksana Kegiatan. Ia juga sekaligus memberikan hadiah kepada para mahasiswa yang aktif bertanya.

Narasumber pertama yang mengisi dalam kuliah umum tersebut yaitu Ustadz Fahrudin, M.Ag selaku ketua Yayasan Daarut Tauhiid, menyampaikan materi mengenai wakaf menurut Islam.

Kemudian materi kedua disampaikan oleh Dr. Yusuf Zainuddin, M.Pd selaku bendahara Yayasan Daarut Tauhiid, menyampaikan materi tentang bagaimana Digital Fundirising Wakaf pada saat ini.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa STAI DT di semua tingkat atau angkatan berjumlah 225 mahasiswa.

“Harapannya para mahasiswa bisa menjadi agent yang mensosialisakan program wakaf kepada masyarakat luas, kemudian mengimplemetasikan ilmu yang telah dipelajari selama kuliah. Intinya sinergiritas yang dibangun antara institusi pendidikan dengan lembaga wakaf, sehingga ilmunya para mahasiwa lebih aplikatifnya,” ujar Asep Dadang selaku dosen STAI.

STAI DT Gelar Kuliah Umum Mengenai Digital Fundrising Wakaf Read More »