Yayasan Daarut Tauhiid

Search
Close this search box.
wakaf mushaf Al-Quran ke Pangandaran

Wakaf DT Kembali Salurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke Pangandaran

WAKAFDT.OR.ID | PANGANDARAN – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) kembali menyalurkan wakaf mushaf Al-Quran ke Pangandaran pada Jumat (8/3/2024). Wakaf DT menyalurkan sebanyak 52 mushaf Al-Quran ke dua masjid di Desa Purbahayu, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Wakaf DT menyalurkan sebanyak 32 mushaf Al-Quran Wakaf dan 12 Buku Shabiq ke Masjid Al-Mutaqin dan 20 Mushaf Al-Quran ke Masjid Al-Ikhwan. Riyadi Suryana, Manager Program Wakaf DT mengungkapkan masih banyak masjid dan lembaga pendidikan yang membutuhkan mushaf Al-Quran layak pakai.

“Sebelumnya Wakaf DT menyalurkan ke MI dan Masjid, kali ini kita menyalurkan ke masjid,” katanya.

Juju Uroni, salah seorang pengurus Masjid Al-Mutaqin mengungkapkan, muhsaf wakaf Al-Quran akan digunakan oleh anak-anak yang belajar Al-Quran setiap harinya. Dia mengungkapkan rasa tersima kasihnya, karena mushaf Al-Quran memang sangat dibutuhkan untuk menggantikan mushaf-mushaf Al-Quran yang sudah tidak layak pakai.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Wakaf DT, kepada para wakif. Setiap hari di sini anak-anak mengaji, insya Allah, Wakaf (mushaf) Al-Qurannya akan sangat bermanfaat. Semoga pahalanya mengalir terus,” ungkapnya.

Program Wakaf Mushaf Al-Quran, jelas Riyadi, merupakan program wakaf untuk membantu membasmi buta huruf Al-Quran dan menyediakan mushaf Al-Quran bagi mereka yang membutuhkan, seperti para warga binaan lapas dan pesantren Tahfiz.

Riyadi mengajak masyarakat untuk medukung dan berpastisipasi dalam program tersebut. Untuk besar wakafnya bisa berapapun, namun untuk nilai satu mushaf sebesar Rp. 150.000.

“Ada 65% Muslim di Indonesia yang masih buta huruf Al-Quran. Program Wakaf Mushaf Al-Quran ini upaya kita semua untuk memberantas buta huruf Al-Quran. Untuk itu, ini merupakan peluang ikut berpatisipasi memberantas buta huruf Al-Quran dan pahala wakafnya juga mengalir terus sampai hari kiamat,” ujar Riyadi. (AID)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *