Yayasan Daarut Tauhiid

Search
Close this search box.

Palestina

Kerja di Perusahaan Pro Israel? Ini Kata MUI

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Fatwa, KH. Asrorun Niam Sholeh mengatakan jika perusahaan secara nyata mendukung Israel maka setiap tingkat di perusahaan memiliki kewajiban dan tanggung jawab masing-masing untuk merespon hal tersebut.

“Jika sudah diketahui oleh umum perusahaan tersebut secara nyata mendukung agresi Israel, masing-masing di perusahaan tersebut memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk melakukan langkah-langkah pencegahan agar dukungan terhadap agresi tidak terus berlanjut,” ujar Kiai Niam (21/11/2023) di Jakarta.

Ia menyebut bahwa porsi dalam berpartisipasi membela Palestina ini disesuaikan dengan posisi dan kompetensi dalam tempat kerja atau perusahaan.

“Jika dia sebagai pemegang saham pengendali (maka) memiliki tanggung jawab yang lebih dari pada pekerja. Jika direksi memiliki kewenangan untuk mengingatkan pemegang saham pengendali untuk tidak terus mendukung agresi Israel,” terangnya.

Dirinya juga mengulas hal yang dapat dilakukan bagi para pekerja, “Serikat pekerja mengkonsolidasi kekuatannya untuk mengingatkan pihak pemegang kebijakan untuk menghentikan dukungan terhadap Israel,” imbuhnya.

Menurutnya para pekerja memiliki dua pilihan jika perusahaan tetap pro Israel, yakni dengan tetap bekerja di perusahaan tersebut, namun hati mengingkari perbuatan keji zionis atau bekerja di tempat lain bila ada kesempatan.

“Jika tidak ada langkah perbaikan perusahaan atas keputusan pro Israel, ada dua pilihan. Pilihan pertama, tetap berada dalam pekerjaan tersebut namun hati tetap mengingkari, mungkin karena ada tanggung jawab yang harus diemban, sementara tidak ada alternatif pekerjaan lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Tetapi jika ada kesempatan untuk bekerja di tempat lain, ambil pekerjaan di tempat lain tersebut,” tambahnya.

Guru Besar Ilmu Fiqh UIN Jakarta itu menegaskan, jika ada kesempatan pindah namun tetap menetap di perusahaan tersebut artinya meridhoi tindakan zionisme terhadap rakyat Gaza.

“Jika mendiamkan diri atas aktivitas perusahaan melakukan dukungan terhadap agresi Israel berarti termasuk kategori ‘العِقْنَةُ مَكْسِيَة’ membantu atau meridhoi tindakan kemaksiatan yang dilakukan,” tegasnya. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

(Sumber: muidigital)

Palestina Adalah Risalah Kenabian Bagi Umat Islam

WAKAFDT.OR.IDJika ditanya, apa alasan kita harus membela Palestina dari penjajahan Israel? Maka salah satu jawaban yang paling utama adalah kita menjalankan tugas sebagai muslim.

Perjuangan yang dilakukan oleh rakyat Palestina tidak hanya soal mempertahankan tanahnya dari Israel. Tapi perjuangan utama mereka adalah memperjuangkan tanah suci dan masjid seluruh umat Islam, Al Aqsa.

Kita sebagai umat muslim harus mengetahui dan memahami misi kenabian bagaimana Palestina dan Masjid Al Aqsa yang ada di dalamnya.

Dalam surah al-Isra ayat 1, Allah Ta’ala menyebutkan antara Masjid al-Haram di Makkah dengan Masjid Al Aqsa dalam satu ayat.

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”

Ayat ini memberikan gambaran tentang peristiwa agung, yaitu Isra’ dan Mi’raj Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, Allah Ta’ala memberangkatkan Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Palestina.

Allah Ta’ala menaikkan Nabi ke Sidratul Muntaha, suatu tempat tertinggi yang tidak ada seorang pun sampai ke sana, baik dari kalangan malaikat maupun manusia, kecuali Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dalam peristiwa ini Allah Ta’ala menunjukkan Masjidil Aqsa dan Palestina bukan hanya bagian dari sejarah umat Islam, melainkan juga bagian dari iman, karena telah tergabung dalam satu ayat yang tidak mungkin terpisahkan.

Kata الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ (yang diberkahi sekelilingnya) maksudnya adalah Palestina dan wilayah Syam pada umumnya. Karena memang di sanalah tempat turunnya wahyu sepanjang sejarah kenabian.

Di sana pulalah para Nabi berdakwah. Hal ini sebagai bukti bahwa urusan Masjidil Aqsa dan Palestina merupakan amanah bagi umat Islam yang harus dijalankan.

Di saat yang sama pada malam Isra’, Masjidil Aqsa menjadi bagian perjalanan penting dalam sejarah isra’ dan mi’raj.

Mengapa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dimampirkan di Masjidil Aqsa, padahal bagi Allah sangat bisa mengangkatnya langsung ke langit?

Hal tersebut merupakan isyarat bahwa kaitan Masjidil Aqsa dan Palestina merupakan visi risalah perjuangan kenabian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Belum lagi perintah sholat yang kiblatnya menghadap ke Masjidil Aqsa.

Ini juga isyarat bahwa Masjidil Aqsa dan Palestina yang diberkahi adalah bagian dari ibadah umat Islam. Nabi memerintahkan umatnya agar melakukan ibadah di tiga masjid:

“Masjid al-Haram Makkah dengan pahala sekali sholat sama dengan 100 ribu kali, Masjid Nabawi Madinah dengan pahala sekali sholat sama dengan 1.000 kali, dan Masjid al-Aqsa dengan pahala sholat sama dengan 500 kali” (HR. Bukhari).

Palestina merupakan risalah Nabi yang harus kita lanjutkan sebagai umat Islam. Salah satu yang harus kita lakukan mendukung dan membantu perjuangan saudara kita saat ini di Palestina, melalui apapun yang kita bisa. (Wahid/Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Tragis, Rumah Sakit Indonesia untuk Palestina Gelap Gulita Akibat Krisis Listrik

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Rumah Sakit Indonesia untuk Palestina kembali terdampak serangan Agresi Israel terhadap Gaza. Dalam sebuah rekaman video yang beredar, tampak tim medis berlarian mengangkut pasien dengan menggunakan senter.

Mirisnya, pemadaman tersebut dapat mengancam banyak nyawa yang menjadi korban agresi militer Israel terhadap Gaza.

Pihak medis melaporkan, Rumah sakit tersebut tidak dapat digunakan dengan baik karena fasilitas vitalnya terganggu akibat pemadaman listrik pada (23/10).

Kementerian Kesehatan di Gaza pada Selasa (24/10) pagi memperingatkan bahwa generator listik di semua rumah sakit akan berhenti berfungsi dalam 48 jam ke depan karena kekurangan bahan bakar.

Juru bicara Kementerian Ashraf Al-Qudra menyatakan “Kami memiliki waktu kurang dari 48 jam sebelum semua generator listrik di rumah sakit kehabisan bahan bakar.”

Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak rumah sakit harus diprioritaskan dalam hal distribusi bantuan.

Pihaknya juga mendesak PBB dan Komite Palang Merah Internasional untuk mendorong izin pasokan bahan bakar dan unit darah dalam mendukung sektor kesehatan di jalur Gaza yang terkepung.

Krisis bahan bakar yang dialami Palestina terkhusus rumah sakit Indonesia tersebut merupakan buntut dari kebijakan Israel yang melarang bantuan bahan bakar masuk ke Palestina, sejak pecahnya perang Hamas dan Israel dua pekan lalu.

Melansir Anadolu, Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di surat kabar Jerussalem Post, Hamas mengatakan mereka menganggap pemadaman listrik sebagai akibat dari agresi Israel yang terus berlanjut sejak 7 Oktober.

“Aib bagi negara-negara yang menutup mata atau bergabung dengan pendudukan dalam agresi terhadap rakyat kami dan warga sipil tak bersenjata,” ungkap kelompok Hamas.

Mereka juga memperingatkan akan konsekuensi dari pengabaian krisis bahan bakar, karena hal ini akan mengakibatkan hal buruk bagi seluruh pasien rumah sakit. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

(Sumber: liputan6.com)

Bantu Saudara di Palestina Lewat ‘Cash Wakaf for Palestina’

WAKAFDT.OR.IDKonflik antara Palestina dan Israel semakin mencekam dan memanas. Beberapa rudal telah mendarat di Gaza dan telah meluluhlantahkan rumah sakit hingga merenggut ribuan nyawa.

Fasilitas umum hancur akibat serangan tersebut, Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza pun terkena serangan udara Israel.

Dalam situasi tersebut pentingnya uluran tangan kita sebagai bentuk solidaritas umat Islam di seluruh dunia.

Salah satu peran yang bisa dilakukan adalah terlibat dalam program wakaf untuk membangun fasilitas publik guna memenuhi kebutuhan masyarakat muslim Palestina.

Misalkan fasilitas bangunan rumah sakit yang baru saja dibom, bangunan pendidikan, transportasi umum, dan ambulance.

Mobil ambulance sebagai transportasi untuk mengevakuasi korban-korban yang terkena serangan Israel. Namun, menjadi sasaran rudal dalam serangan baru-baru ini, sehingga ada ambulans yang hancur.

Dalam situasi darurat seperti itu yang tengah dialami oleh warga Palestina. ambulance menjadi kebutuhan penting keberadaannya.

Sama halnya seperti fasilitas rumah sakit harus segera direcovery. Contoh lain dari program wakaf yang digunakan adalah pengadaan air bersih melalui pembuatan sumur air.

Wakaf Daarut Tauhiid sebagai lembaga yang melakukan pengelolaan di bidang wakaf menyiapkan program wakaf uang untuk membantu saudara-saudara di Paletina.

Wakaf uang adalah jenis wakaf bergerak dan memiliki kebermanfaatan luas. Wakaf ini penyalurannya fleksibel dan tidak spesifik pada jenis pemanfaatan tertentu.

Bagi sahabat Wakaf DT dan Sahabat Palestina yang ingin bergabung dan berkontribusi dalam program wakaf Palestina silahkan berwakaf uang melalui nazhir wakaf DT dan akadnya secara jelas untuk Palestina.

Kemudian wakaf tersebut akan diinvestasikan dan hasil tiap bulannya khusus akan dikembalikan kepada wakif.

Keutamaan berwakaf memiliki nilai plus dibandingkan sedekah lainnya, salah satunya ialah pahala yang terus mengalir sepanjang hidup manusia bahkan sekalipun orang tersebut telah meninggal.

وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ الَّيْلِ ۗاِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰتِۗ ذٰلِكَ ذِكْرٰى لِلذَّاكِرِيْنَ

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan (dosa-dosa).” (QS. Hud: 114).

Semoga kita dimudahkan dalam berwakaf untuk membantu saudara-saudara kita Palestina dan amal ibadah kita juga diterima oleh Allah Ta’ala. (Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pesantren Daarut Tauhiid Gabung dalam Aksi Jawa Barat Bela Palestina

DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG – Civitas Pesantren Daarut Tauhiid tergabung bersama ribuan elemen masyarakat Jawa Barat penuhi Gedung Sate dalam Aksi Bela Palestina pada (21/10/23).

Aksi tersebut bertujuan untuk menunjukkan kepada seluruh masyarakat dunia, terkhusus Palestina akan solidaritas Muslim Jawa Barat terhadap masyarakat Palestina dan mengecam keras kebiadaban Israel terhadap Palestina.

Dalam aksi tersebut, massa pun berharap Pemerintah Indonesia dapat mengirimkan bantuan ke Palestina.

Awalnya seluruh massa aksi berkumpul di Masjid Pusdai Jabar, kemudian bergerak long march ke Gedung Sate, BIP dan Gedung Merdeka.

Aksi tersebut diikuti oleh sejumlah ormas Islam dan OKP, seperti Persis, Persatuan Umat Islam (PUI), Muhammadiyah, Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Forum Ulama, Tokoh dan Advokat (FUTA), KAMMI dan Salimah Jabar, serta masih banyak organ lain.

Seluruh lini Daarut Tauhiid, mulai dari asatidz, santri karya hingga santri mukim turut terjun dalam aksi tersebut. Uniknya, para santri dibekali trashbag untuk memungut sampah di tiap area dalam aksi itu.

Ustadz Mulyadi Al-Fadhil Ketua STAI DT turut jadi orator di aksi tersebut. Dalam orasinya, ustadz Mulyadi menyampaikan tiga hal penting.

 

“Oleh karena itu kejadian ini (penjajahan Israel terhadap Palestina) harusnya tidak membuat kita diam, tapi kita harus berbuat sesuatu, ada tiga hal yang bisa kita lakukan,” ujar ustadz Mulyadi.

Satu, mari kita selipkan doa-doa terbaik untuk Palestina agar palestina dimenangkan oleh Allah.

Dua, sebarkan informasi yang benar tentang Palestina. Agar semua tau di dunia ini ada negara yang terjajah berpuluh-puluh tahun.

Ketiga, keluarkan harta kita, sekecil apapun harta yang dikeluarkan itu sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Palestina.

Dalam keterangannya, ustadz Mulyadi mengatakan aksi tersebut menjadi bukti persaudaraan kita dengan Palestina dan mudah-mudahan menjadi jalan turunnya pertolongan Allah bagi semua umat Muslim.

Aksi tersebut juga dilakukan penggalangan dana yang dihimpun oleh KNRP (Komite Nasional Rakyat Palestina), selanjutnya akan disalurkan kepada warga di Palestina. (Ruli/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


DAARUTTAUHIID.ORG