Yayasan Daarut Tauhiid

Search
Close this search box.

Jenis-jenis Wakaf yang Sebaiknya Kita Ketahui

WAKAFDT.OR.ID Dalam Islam ada dua model investasi yang harus dimiliki oleh setiap Muslim, yaitu investasi dunia dan investasi akhirat. Investasi dunia biasanya diwujudkan dengan menyimpan uang atau harta dalam bentuk tabungan, emas, tanah dan lain sebagainya, dengan tujuan agar bisa menjadi simpanan dan dapat digunakan dikemudian hari.

Selanjutnya investasi akhirat yang dijelaskan dalam ajaran Islam yaitu shodaqoh, yang terdiri dari beberapa bentuk, yaitu zakat, infak, sedekah, dan shodaqoh jaariyah (wakaf) yang akan mengalir menjadi multimanfaat baik untuk orang lain maupun dirinya sendiri.

Wakaf berdasarkan peruntukkan merupakan salah satu macam wakaf yang dilihat dari segi kemanfaatannya. Jenis wakaf ini dibagi lagi menjadi tiga, yaitu wakaf khairi, wakaf ahli, dan wakaf musytarak.

Wakaf Khairi

Wakaf khairi adalah wakaf yang digunakan untuk kebaikan yang terus menerus dan tahan lama. Pihak yang memberikan barang wakaf (wakif) mensyaratkan bahwa wakaf harus digunakan untuk menyebar manfaat jangka panjang, contohnya masjid, sekolah, rumah sakit, hutan, sumur, dan bentuk lainnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Wakaf Ahli

Wakaf Ahli merupakan jenis wakaf yang kebermanfaatannya ditujukan untuk keturunan wakif. Wakaf ini dilakukan oleh wakif kepada kerabat atau keluarganya. Misalkan dana yang diwakafkan oleh wakif kemudian dikelola oleh lembaga wakaf untuk diproduktifkan, kemudian hasil dari produktifitas dana wakaf tersebut akan diberikan kepada keluarga wakif. Contohnya kisah wakaf Abu Thalhah yang membagikan harta wakaf untuk keluarga pamannya.

Wakaf Musytarak

Wakaf Musytarak merupakan wakaf yang manfaatnya ditujukan untuk keturunan wakif dan masyarakat umum, contohnya yaitu yayasan yang berdiri di atas tanah wakaf, pembebasan sumur pribadi untuk digunakan oleh masyarakat luas.

Saat ini untuk berwakaf sudah banyak mengalami kemajuan teknologi, sehingga orang-orang yang bermaksud untuk berwakaf tidak perlu lagi harus mendatangi kantor lembaga wakaf. Dengan kemudahan teknologi yang ada kita tinggal membuka gawai/gadget dan mengunjungi laman atau aplikasi lembaga wakaf yang akan dipilih. (Wahid)

Redaktur: Wahid Ikhwan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *