Wakaf Daarut Tauhiid

Admin WakafDT

Kemenag Sertifikasi Lebih dari 250.000 Tanah Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | SOLO – Kementerian Agama telah menyertifikasi lebih dari 250.000 tanah wakaf di seluruh Indonesia selama sepuluh tahun terakhir.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kamaruddin Amin di sela-sela acara International Symposium on Innovative Masjid (ISIM) di Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/10/2024), mengatakan selama sepuluh tahun terakhir penyelesaian sertifikasi tanah wakaf mengalami lonjakan sangat pesat.

Pihaknya mencatat hingga bulan September 2024 ada sebanyak 255.989 bidang tanah wakaf yang tersertifikasi.

“Sejak 2016 setiap tahunnya rata-rata ada sekitar 20.000 tanah wakaf yang berhasil diterbitkan sertifikatnya. Hingga akhir September 2024 alhamdulillah sudah ada 255.989 tanah wakaf yang bersertifikat,” katanya.

Ia mengatakan percepatan penerbitan sertifikat tanah wakaf tersebut juga merupakan peran Kementrian Agama yang menginisiasi kerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang-Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada 15 Desember 2021.

“Kerja sama ini berdampak besar, tidak hanya meningkatkan jumlah sertifikat wakaf yang diterbitkan tetapi juga meningkatkan kerja sama antardua kementerian dalam menjaga aset wakaf,” katanya.

Ia mengatakan percepatan tersebut bertujuan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan umat.

“Jika tanah wakaf belum bersertifikat, maka akan rentan terhadap sengketa dan peralihan fungsi yang tidak sesuai dengan niat wakaf,” katanya.

Sementara itu, beberapa bangunan yang dibangun di atas tanah wakaf di antaranya fasilitas pendidikan, rumah ibadah, dan kantor pemerintahan.

Ditjen Bimas Islam mencatat tanah wakaf digunakan antara lain untuk 1.110 Kantor Urusan Agama (KUA), 1.180 madrasah negeri, dan 35.059 madrasah swasta.

“Total luas tanah wakaf yang digunakan KUA mencapai 709.443 m2 dengan nilai aset mencapai Rp1,9 triliun,” katanya.

Sumber: Antara

Kemenag Sertifikasi Lebih dari 250.000 Tanah Wakaf Read More »

kantor-kementerian-perencanaan-pembangunan-nasional

Bappenas Siapkan Kolaborasi Ziswaf Indonesia Emas 2045

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Dalam rangka percepatan dan pengembangan SDM unggul untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, Kedeputian PMMK Kementerian PPN/Bappenas bersama dengan Assalam Fil Alamin (ASFA) Foundation menggelar Seminar Nasional berteman “Investasi Pendidikan untuk Pembangunan Bangsa: “Gerakan Filantropi Menyiapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (30/9/2024). 

Dalam sambutannya, Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Bappenas, Didik Darmanto mengatakan, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 perlu adanya kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa. Menurut dia, visi tersebut tidak akan pernah bisa dicapai jika hanya bertumpu pada sumber daya yang dimiliki pemerintah. 

“Karena itu, kami di Kedeputian Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan di bawah kepemimpinan Prof Amich Alhumami sedang menyiapkan program Kolaborasi Ziswaf Indonesia Emas 2045,” ujar Didik. 

Dengan program kolaborasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) ini, kedepannya diharapkan ada sinergi antara pemerintah dan gerakan filantropi, yang memadukan program Ziswaf dengan program pembangunan. 

Didik menjelaskan, program Ziswaf Indonesia Emas 2045 setidaknya akan berfokus pada empat bidang. Pertama, yaitu bidang pendidikan untuk memastikan seluruh anak-anak Indonesia bisa mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas. 

Kedua, program ini juga akan berfokus pada bidang kesehatan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan yang bermutu. “Yang ketiga adalah bidang perumahan dan pemukiman untuk memastikan tersedianya perumahan dan pemukiman yang layak huni dan juga tentunya sehat. Dan yang terakhir bidang keberdayaan masyarakat dan perlindungan sosial,” kata Didik. 

Dengan adanya kolaborasi antara lembaga filantropi dengan program pemerintah, kata dia, diharapkan gerakan filantropi akan bisa lebih memberikan dampak bagi pembangunan. 

“Karena adanya keterpaduan program dan juga keterpaduan basis data, sehingga yang menjadi sasaran yang akan kita selesaikan dalam pembangunan itu juga dikerjakan secara bersama-sama oleh gerakan filantropi,” jelas dia. 

Didik berharap, seminar nasional ini dapat menjadi wadah pertukaran gagasan dan ide, serta menjadi tempat untuk memperkuat komitmen kolaborasi antar elemen bangsa melalui gerakan filantropi yang dipadukan dengan program pembangunan pemerintah. 

“Untuk itu sebagai wujud nyata kolaborasi antara gerakan filantropi dengan program pembangunan, pada kesempatan ini nanti, Kementerian PPN/ Bappenas bersama dengan Asfa Foundation akan melakukan pengandatanganan nota kesepahaman, kerjasama dalam upaya untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Didik. 

Melalui forum ini, Didik juga mendorong hal serupa dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama dengan Bappenas untuk menuntaskan upaya meningkatkan kualitas SDM. 

“Semoga melalui seminar ini, sinergi dan kolaborasi pemerintah dengan lembaga filantropi dapat semakin kokoh untuk mewujudkan Indonesia emas 2045,” ucap Didik.

Seminar ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, seperti Ketua ASFA Foundation, Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas Prof Amich Alhumami, serta mantan Menteri Keuangan Indonesia, Fuad Bawazier. Seminar nasional ini juga dihadiri langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. 

Sumber: republika.co.id

Bappenas Siapkan Kolaborasi Ziswaf Indonesia Emas 2045 Read More »

masjid DT Eco 2 pemasangan waterproof

Pembangunan Masjid DT Eco 2 Capai 73,36%, Ini Progresnya

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Progres pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Eco Pesantren 2 (Masjid DT Eco 2) mencapai 73,36% per 29 September 2024.

“Progress 73,36% Pekerjaan yang sedang dikerjakan masih sama seperti minggu lalu. Namun ada tambahan pemasangan besi relung, fabrikasi bekisting relung, dan pekerjaan kubah pemasangan rangka utama sudah selesai, saat ini tahap pemasangan lapisan waterproof,” jelas Putri Berliana Mileni, Pengawas Pembangunan Masjid DT Eco 2, Sabtu (5/10/2024).

Putri mengungkapkan, progres pembangunan Masjid DT Eco 2 dibuat setiap hari Ahad per pekannya, untuk dibahas setiap hari Selasa pada rapat koordinasi Pembangunan Masjid DT Eco 2.

“Itu laporan hari minggu. Untuk dilaporkan hari Selasa. Jadi ada laporan yang sudah dikerjakan apa saja pekan kemarin dan membahas yang sedang dan akan dikerjakan pekan ini,” kata Putri.

Menurut Putri pekerjaan yang harus dilakukan masih banyak hingga Masjid DT Eco 2 rampung. Artinya, masih ada kesempatan berwakaf untuk pembangunan Masjid DT Eco 2.

Bagi yang ingin berwakaf untuk pembangunan Masjid DT bisa datang langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Pembangunan Masjid DT Eco 2 Capai 73,36%, Ini Progresnya Read More »

menkeu bahas nilai Islam untuk keuangan publik

Menkeu Paparkan Pentingnya Penerapan Nilai Islam dalam Keuangan Publik

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan pentingnya penerapan nilai-nilai Islam dalam kebijakan keuangan publik saat menghadiri Annual Islamic Finance Conference (AIFC) ke-8.

“Islam adalah rahmatan lil alamin, nilai-nilainya universal dan dibutuhkan oleh seluruh umat manusia. Kita harus memastikan prinsip-prinsip dasar Islam, seperti keadilan dan kesejahteraan sosial, tercermin dalam manajemen keuangan publik, terutama dalam fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi,” kata Sri Mulyani, di Jakarta, Jumat (4/10/2024).

Menkeu juga menekankan pentingnya distribusi yang adil, dengan negara berperan untuk memastikan kekayaan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang paling rentan.

Keadilan tersebut tidak mungkin tercapai tanpa kebijakan fiskal yang mendukung distribusi yang adil dan merata. Atas dasar tersebut, perpajakan dirancang untuk membebankan kewajiban lebih kepada yang mampu, dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Bendahara Negara itu juga menyoroti pentingnya stabilitas ekonomi dalam menjaga keberlanjutan perlindungan atas prinsip-prinsip Maqasid al-Syari’ah.

Menurutnya, perekonomian yang tidak stabil tidak hanya akan menggerus kekayaan, tetapi juga mengancam kehidupan manusia, stabilitas keluarga, dan perkembangan intelektual masyarakat.

Sri Mulyani menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan memerlukan efisiensi dalam alokasi sumber daya publik.

Di sisi lain, Menkeu menggarisbawahi komitmen Pemerintah Indonesia untuk melindungi keluarga, meningkatkan sumber daya manusia, serta mempromosikan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan fiskal.

“Sebagian besar belanja publik kita diarahkan untuk membantu mereka yang paling membutuhkan, memastikan inklusivitas dalam pembangunan nasional,” katanya lagi.

Pemerintah Indonesia juga terus mengembangkan instrumen keuangan publik syariah, seperti sukuk, zakat, dan wakaf, untuk mendukung pembangunan nasional.

“Sukuk di Indonesia telah memainkan peran penting dalam membiayai proyek infrastruktur dan pendidikan, termasuk proyek yang didanai oleh Green Sukuk,” ujar Menkeu pula.

Indonesia juga menjadi pelopor penerbitan Green Sukuk di dunia, yang mendukung proyek infrastruktur berkelanjutan.

Selaras dengan itu, Direktur dan Perwakilan Residen Regional Hub of Indonesia Islamic Development Bank (IsDB) Group Amer Bukvic dalam pidato kuncinya menyoroti peran penting keuangan syariah dalam membangun infrastruktur melalui sukuk dan model pembiayaan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Keuangan Islam tidak hanya mendorong nilai-nilai Islam yang berkelanjutan, tetapi juga menjadi kunci dalam membangun infrastruktur penting melalui sukuk,” katanya.

Inovasi dalam teknologi seperti fintech dan blockchain juga dipandang sebagai peluang penting untuk meningkatkan transparansi, skalabilitas dan efisiensi dalam pengelolaan zakat dan wakaf.

Inovasi berupa platform digital dapat mengubah bagaimana sumber daya publik dikumpulkan, dikelola, dan dialokasikan, sehingga menghasilkan hasil yang lebih berdampak.

“Dengan instrumen syariah, seperti zakat, wakaf, dan sukuk, kita dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar dia lagi.

Sumber: Antara

Menkeu Paparkan Pentingnya Penerapan Nilai Islam dalam Keuangan Publik Read More »

BKF bahas keuangan sosial Islam

BKF: Instrumen Keuangan Sosial Islam Terkumpul Rp34 Triliun pada 2023

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menyatakan bahwa jumlah instrumen keuangan sosial Islam, seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf, yang terkumpul sepanjang tahun lalu mencapai lebih dari Rp34 triliun.

“Melihat perkembangan zakat, wakaf, dan instrumen keuangan sosial keagamaan lainnya yang telah terkumpul lebih dari Rp34 triliun selama 2023, jelas ada potensi pertumbuhan dan dampak yang sangat besar di masa mendatang,” kata Febrio Kacaribu dalam 8th Annual Islamic Finance Conference (AIFC) di Jakarta, Jumat (4/10/2024).

Ia mengatakan bahwa sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia mulai mengembangkan berbagai kebijakan, sistem, serta inisiatif untuk mendukung pengumpulan dan penyaluran berbagai instrumen keuangan sosial syariah tersebut.

Salah satunya adalah melalui penerbitan Cash Waqf Linked Sukuk yang merupakan investasi wakaf uang pada sukuk negara yang imbalannya disalurkan oleh nazhir (badan pengelola dana dan kegiatan wakaf) untuk membiayai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia menuturkan bahwa inisiatif penerbitan sukuk tersebut berhasil memenangkan penghargaan dalam pertemuan tahunan Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank/IsDB) tahun lalu.

“Prinsip keuangan publik Islam dapat membantu mengatasi tantangan ekonomi struktural, mempromosikan inklusi keuangan, dan mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, sekaligus mengeksplorasi berbagai inovasi keuangan, seperti melalui mekanisme Cash Waqf Linked Sukuk,” ujar Febrio.

Ia mengatakan bahwa kini pemerintah berupaya untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan potensi inovasi berdasarkan lebih banyak prinsip-prinsip dalam pengelolaan keuangan publik Islam untuk pembangunan ekonomi nasional.

Menurutnya, hal tersebut diperlukan mengingat kini kondisi ekonomi global berada pada titik kritis akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, risiko keuangan, serta fragmentasi ekonomi.

“Mempertimbangkan situasi tersebut, keuangan publik Islam tidak hanya menawarkan model alternatif dalam mengarahkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pendekatan holistik dan etis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sumber: Antara

BKF: Instrumen Keuangan Sosial Islam Terkumpul Rp34 Triliun pada 2023 Read More »

cash waqff for palestine SMAN 21 Bandung

Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw, Siswa SMAN 21 Bandung Donasi Cash Waqf for Palestine

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Serangan Israel ke Palestina sudah hampir setahun sejak 7 Oktober tahun lalu. Jumlah korban meninggal tercatat lebih dari 41.000 jiwa. Mereka yang masih hidup, terpaksa hidup penuh derita di kamp-kamp pengungsian. Mereka tinggal di tenda-tenda yang tidak layak dan kekurangan makanan dan obat-obatan, serta pakaian.

Kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Negeri Syam terus mengalir. Walaupun bantuan sempat terhenti karena pemboikotan jalur masuk oleh Israel, Umat Muslim Indonesia tidak segan-segan membantu saudara-saudra seiman di Palestina. Itulah yang dilakukan Siswa-siswa dan Civitas SMAN 21 Bandung. Mereka berdonasi Cash Waqf for Palestine saat perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw, Kamis (3/10/2024).

Ratusan siswa memenuhi Masjid sekolah. Mereka terlihat khidmat menyimak materi yang bertema Meneladani Rasulullah untuk Menjadi Umat yang Dicintai oleh Ustaz Taufiq Hidayat, salah seorang Asatiz Daarut Tauhiid, sekaligus Manager Fundraising Wakaf DT. Di akhir acara mereka berdonasi Waqf for Palestine sebagai bukti kecintaan mereka kepada Rasulullah Saw.

“Jadi ini kerena adanya kepedulian Palestina, khususnya 4 hari satu tahun Palestina. Hal tersebut jadi bentuk cinta kepada nabi yaitu mencintai Rasulullah Saw dengan mencintai Bumi Syam, bumi Para nabi,” jelas Ustaz Taufiq saat ditemui setelah acara.

Dana Waqf Cash for Palestine yang terkumpul langsung diserahkan Kepala Sekolah Nani Mulyani kepada Ustaz Taufiq. Nani berharap para siswa dapat meneladani Rasulullah Saw setelah mendengar materi yang disampaikan Ustaz Taufiq dan donasi yang dilakukan dapat menguatkan cinta mereka kepada Rasulullah Saw.

Taufiq menjelaskan Cash Wakaf for Palestine merupakan wakaf uang yang diproduktifkan, yang hasilnya disalurkan untuk Palestina. Bantuan hasil dari wakaf produktif ini meliputi semua kebutuhan rakyat Palestina, dari mulali air bersih hingga makanan. Cash Waqf for Palestine diharapkan bisa memberikan bantuan ke Palestina secara berkelanjutan karena dananya terus diperoduktifkan. Waqf for Palestine merupakan salah satu program wakaf dari Wakaf DT. (AID)

Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw, Siswa SMAN 21 Bandung Donasi Cash Waqf for Palestine Read More »

wakil ketua BWI jelaskan potensi wakaf

Wakil Ketua BWI Ungkap Potensi Wakaf Pada Kegiatan Sosialisasi Kurikulum Majelis Taklim

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan sosialisasi kurikulum majelis taklim yang disusun oleh Komisi Dakwah. Sosialisasi ini digelar di Wisma Mandiri, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2024).

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia yang juga menjabat Ketua Komisi Dakwah MUI Dr. KH. Ahmad Zubaidi MA menghimbau agar para pengajar majelis taklim saat memberikan ceramah untuk memasukkan materi keuangan sosial, khususnya literasi wakaf.

Selain itu, dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah itu juga menjelaskan bahwa majelis taklim perlu mengenalkan wakaf dalam perspektif kekinian agar para jamaah berkesempatan berwakaf.

“Majelis taklim perlu mengenalkan wakaf dalam perspektif kekinian agar para jamaah berkesempatan berwakaf,“ ujar Zubaidi.

Zubaidi menjelaskan bahwa saat ini sudah ada fatwa MUI tentang dibolehkannya wakaf uang dan negara juga telah menerbitkan UU No 41 tentang Wakaf, di mana salah satu point dalam UU ini adalah tentang wakaf uang dan harta benda bergerak lainnya.

Selain itu, Ahmad Zubaidi mengungkapkan potensi wakaf uang di Indonesia sangatlah besar.

“Potensi Wakaf uang di Indonesia sangat besar, jika digalakkan gerakan wajah nasional yang didukung oleh pengetahuan dan kemauan masyarakat untuk Wakaf dari semua lapisan dalam setahun dapat mencapai  181 Triliyun. Sebuah angka yang sangat fantastis. Artinya jika dapat dikumpulkan 30 persennya saja sudah akan mampu membantu mensejahterakan masyarakat  miskin di Indonesia Untuk itu literasi Wakaf ini perlu diisampai  di berbagai forum di Indonesia, termasuk yang sangat penting adalah di majelis taklim, ” kata Zubaidi.

Dalam kegiatan  Sosialisasi Kurikulum Majelis Taklim tersebut hadir lebih dari 200 pimpinan Majelis Taklim tingkat nasional dan daerah.

Sumber: bwi.go.id

Wakil Ketua BWI Ungkap Potensi Wakaf Pada Kegiatan Sosialisasi Kurikulum Majelis Taklim Read More »

DT tuan rumah munas fwp III

Agar Makin Nyaman, Wakaf DT Tambahkan Berbagai Fitur Ini untuk Daarul Hajj

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Siapa yang tidak kenal dengan aula serba guna Daarul Hajj di Daarut Tauhiid Bandung? Bagi mereka yang pernah berkunjung ke DT Bandung sudah dipastikan tahu salah satu aset wakaf produktif tersebut. Sesuai dengan namanya aula serba guna, Daarul Hajj bisa digunakan untuk berbagai kegiatan.

Kini aula serba guna Daarul Hajj memiliki beberapa fitur baru yang membuat penggunanya makin nyaman, yakni rumput sintetis di area depan, videotron, dan peredam suara. Wakaf Daarut Tauhiid (DT) sebagai pengelolaanya, menambahkan berbagai fitur tersebut.

Kepala Sekretariat Wakaf DT mengatakan, fitur-fitur lainnya juga akan ditambahkan untuk menambah kenyamanan aula serba guna Daarul Hajj, di antaranya karpet dan penambahan standing AC.

“Peredam suara juga belum selesai. Sekarang yang terpasang baru bagian depan. Nanti juga akan dipasang bagian kiri dan kanannya. Karpet juga akan dipasang. Kita ingin mengikuti standar hotel. Standing AC juga akan ditambah,” jelas Hafiiz, saat ditemui di Kantor Wakaf DT Bandung, Selasa (1/10/2024).

Menurutnya, dengan penambahan fitur dan makin nyaman, aula serba guna Daarul Hajj semakin makmur dan produktif. Makmur dengan berbagai kegiatan yang digelar bukan hanya oleh santri dan civitas DT, tapi juga masyarakat umum dan produktif dengan hasil optimalisasi yang lebih besar nilainya.

“Insya Allah, ini akan makin makmur dan produktif,” pungkas Hafiiz. (AID)

Agar Makin Nyaman, Wakaf DT Tambahkan Berbagai Fitur Ini untuk Daarul Hajj Read More »

survey bersama dt memorial park

Tunjukan Lokasi dan Progres, Wakaf DT Bersama a DSAS menggelar Survey Bersama DT Memorial Park

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) bersama Yayasan Dunia Sementara Akhirat Selamanya (DSAS) menggelar Survey Bersama lokasi pemakaman Program Persiapan Husnul Khatimah DT Memorial Park, pada Jumat (27/9/2024). Riyadi Suryana, Manajer Program Wakaf Produktif Wakaf DT mengatakan, survey bersama bertujuan untuk memperlihatkan progres dan letak Pemakaman DT Memorial park.

“Insya Allah, ini membuat para peserta program menjadi tahu lokasinya dan progres programnya,” kata Riyadi.

Selain itu, lanjut Riyadi, survey bersama juga menjadi acara silaturahim antar peserta program dan peserta dengan tim projek DT Memorial Park.

Para peserta diajak untuk melihat area-area yang nantinya akan dibangun sesuai dengan siteplan, di antaranya setiap blok pemakaman, masjid, pesantren, dan area rekreasi atau area wakaf produktif.

Senada dengan Riyadi, Ketua Yayasan Dunia Sementara Akhirat Selamanya (DSAS) Alfian Faudi Mukdas, SH, MKn, menambahkan, kegiatan ssurvey bersama adalah survey sederhana, untuk melihat progres pembangunan DTMP.

“Dimana teman-teman ingin melihat sudah sampai mana sih, lokasinya seperti apa sih, dan bagaimana aksesnya. Memang sampai saat ini masih belum cukup dan layak, tapi insya allah sudah berprogres dan setiap hari kita terus berprogres untuk menata tempat ini,” ujar Alfi.

Salah seorang konsumen yang mengikuti kegiatan survei ke lokasi, Hermansyah (63) mengaku, dirinya sudah beberapa kali survei ke lokasi pemakaman yang menawarkan konsep serupa, menurutnya DT Memorial Park mudah diakses, relatif dekat, tempatnya bagus, dan manajemennya dipercaya karena dipegang oleh Daarut Tauhiid di bawah kepemimpinan Aa Gym.

“Di sini aksesnya dekat dan manajemennya bagus, jadi kalau anak cucu saya nanti datang ke sini bisa ziarah, ibadah, sekaligus rekreasi. Sekarang saya ambil empat kavling, untuk saya dan istri, juga besan laki-laki serta perempuan,” kata warga Kota Baru Parahyangan, Padalarang, KBB, ini.

Bagi yang ingin mendaftarkan diri untuk bergabung dengan program Husnul Khatimah DT Memorial Park, bisa menghubungi call center Wakaf DT: 085 200 123 123 atau datang langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. (AID)

Tunjukan Lokasi dan Progres, Wakaf DT Bersama a DSAS menggelar Survey Bersama DT Memorial Park Read More »

buku hutan wakaf

Buku Hutan Wakaf Diluncurkan di Bandung

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Buku Hutan Wakaf: Teori dan Praktik karangan Ketua Yayasan Hutan Wakaf Bogor Khalifah Muhammad Ali resmi diluncurkan di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/9/2024). Buku tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dalam tentang hutan wakaf.

“Acara ini adalah acara peluncuran buku hutan wakaf, jadi hutan wakaf satu hal yang relatif baru di tengah masyarakat,” ucap penulis buku Khalifah Muhammad Ali saat diseminasi riset dan peluncuran buku hutan wakaf di Hotel Aston Tropicana, Kota Bandung, Rabu (25/9/2024).

Khalifah menyebut buku tersebut berisi tentang konsep hutan wakaf, penerapan dan implementasi pengelolaan hutan wakaf. Tidak hanya itu, materi buku ditulis berdasarkan pengalaman mengelola hutan wakaf seluas 2,5 hektar di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor sejak tahun 2018 hingga saat ini.

Ia menyebut materi buku tersebut pun telah dipublikasikan di jurnal-jurnal ilmiah. Dengan adanya buku tersebut, ia berharap dapat tersampaikan mengenai hutan wakaf kepada masyarakat.

“Semakin ke sini, banyak yang meneliti hutan wakaf dari Malaysia sehingga membutuhkan sebuah buku kumpulan informasi data tentang hutan wakaf. Dari semua itu dikompilasikan dalam sebuah buku,” kata dia.

Khalifah menyebut pengelolaan hutan wakaf di Indonesia sudah mulai dilakukan di beberapa daerah. Seperti di Provinsi Aceh, Mojokerto, Jawa Tengah dan Bogor, Jawa Barat.

Di tengah perubahan iklim yang terjadi dan diprediksi semakin parah, ia menyebut hutan wakaf dapat dilakukan oleh masyarakat. Berbagai kelebihan ada dalam pengelolaan hutan wakaf yang dapat dilakukan.

Dia menjelaskan, kelebihan pengelolaan hutan wakaf yakni dari sustainibility atau keberlanjutan, produktivitas serta dapat dikembangkan dengan luas.

Ke depan, ia menyebut tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan hutan wakaf yaitu dari sisi internal terkait ketersediaan sumber daya manusia dan keberlanjutan finansial. Sementara itu, dari sisi eksternal, literasi masyarakat tentang konsep hutan wakaf.

Oleh karena itu, pihaknya meluncurkan buku yang diharapkan memudahkan masyarakat mencari rujukan tentang hutan wakaf.

Wakil Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Emmy Hamidiyah mengapresiasi peluncuran buku Hutan Wakaf: Teori dan Praktik yang menambah khazanah tentang hutan wakaf. Ia menyebut buku tersebut menjadi referensi dalam pengelolaan hutan wakaf.”Kami menyambut gembira buku ini,” ungkap dia.

Emmy mengatakan dari total 57 hektar wakaf, mayoritas dalam bentuk masjid, mushola. Selanjutnya, digunakan pesantren, sekolah, makam serta sosial ekonomi.

Steering Commitee Muslim for Shared Action on Climate Impact (Mosaic) Nur Hasan Murtiaji mengatakan kesadaran umat muslim di Indonesia khususnya generasi muda terhadap isu perubahan iklim sangat tinggi. Selain itu, memiliki peran penting dalam isu tersebut.

“Umat Islam sebagai mayoritas penduduk terbanyak punya peran penting,” ungkap Hasan yang juga merupakan Direktur PT Republika Media Mandiri. 

Sumber: Republika

Buku Hutan Wakaf Diluncurkan di Bandung Read More »