Wakaf Daarut Tauhiid

Admin WakafDT

Menjawab Jeritan Aksara di Tengah Keterbatasan: Aksi Nyata Wakaf DT Melawan Buta Huruf Al-Qur’an

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Isu buta huruf Al-Qur’an masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi bangsa Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Data menunjukkan, jutaan Muslim Indonesia belum lancar membaca Kitab Suci mereka.

Di sisi lain, lembaga pendidikan Islam di pelosok daerah menghadapi kebutuhan mushaf yang sangat mendesak, menjadi hambatan ganda bagi upaya pemberantasan buta aksara Qur’an.

Tantangan Literasi Qur’an dan Kesenjangan Kebutuhan

Meskipun semangat belajar agama tinggi, kesenjangan akses terhadap sarana belajar—terutama mushaf yang layak—menjadi problem krusial.

Fakta: Banyak pondok pesantren dan madrasah di daerah pedesaan menggunakan mushaf yang sudah usang, robek, bahkan hilang halamannya.

Kondisi ini secara langsung menghambat efektivitas proses belajar mengajar, khususnya bagi santri yang baru mulai mengenal huruf hijaiyah.

Keterbatasan ini bukan hanya soal fisik mushaf, tetapi juga mencerminkan tantangan besar dalam mencapai target literasi Qur’an nasional. Bagaimana mungkin generasi muda dapat menguasai bacaan jika alat belajarnya sendiri tidak memadai?

Aksi Nyata Wakaf DT: Cahaya Baru di Empat Titik

Menanggapi kondisi kritis ini, Wakaf Daarut Tauhiid (DT) mengambil langkah nyata. Pada Kamis, 30 Oktober 2025, Wakaf DT meluncurkan program distribusi mushaf Al-Qur’an ke empat titik yang menjadi sentra pembelajaran di kawasan Bandung Raya, meliputi Banjaran, Majalaya, dan Ciparay.

Penyaluran ini difokuskan pada lembaga yang mengajukan permohonan, seperti pondok pesantren, masjid, dan madrasah, yang secara faktual memiliki kebutuhan mushaf paling mendesak.

Syukron Ali, PJ Program Distribusi Wakaf Mushaf DT, menyatakan bahwa distribusi ini adalah wujud nyata amanah dari para muwakif (pewakaf) untuk membantu menutup kesenjangan literasi Qur’an.

“Kami menyadari bahwa mushaf yang layak adalah kunci utama untuk memerangi buta huruf Qur’an. Dengan adanya mushaf baru ini, kami berharap para santri dan masyarakat dapat belajar dengan lebih nyaman dan termotivasi,” ujar Syukron.

Dampak Berkelanjutan dari Wakaf Mushaf

Aksi distribusi ini membuktikan bahwa wakaf bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga investasi spiritual dan edukasi.

Satu mushaf yang diwakafkan hari ini dapat digunakan oleh puluhan santri selama bertahun-tahun, menjadikan amal kebaikan ini terus mengalir (jariyah) seiring setiap huruf yang dibaca.

Program ini menjadi pengingat bahwa upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an di Indonesia membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara lembaga sosial, pemerintah, dan partisipasi aktif masyarakat melalui program kedermawanan seperti wakaf. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menjawab Jeritan Aksara di Tengah Keterbatasan: Aksi Nyata Wakaf DT Melawan Buta Huruf Al-Qur’an Read More »

Cahaya Baru di Madrasah Tua: Wakaf DT Hadirkan Mushaf Al-Qur’an untuk Santri Bandung Raya

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Kamis, 30 Oktober 2025, menjadi hari penuh berkah bagi empat komunitas pendidikan Islam di pelosok Bandung Raya.

Wakaf Daarut Tauhiid (DT) tuntas menyalurkan amanah mulia para muwakif (pewakaf) dalam program distribusi Wakaf Mushaf Al-Qur’an ke titik-titik vital di kawasan Banjaran, Majalaya, dan Ciparay.

Empat lokasi yang menjadi sasaran distribusi adalah pondok pesantren, masjid, dan madrasah—sentra-sentra tempat umat, khususnya santri, menimba ilmu agama.

Keterbatasan yang Menghambat Belajar

Di lokasi-lokasi tersebut, kegiatan belajar Al-Qur’an para santri selama ini menghadapi tantangan yang mengharukan. Kondisi mushaf yang mereka gunakan rata-rata sudah tidak layak guna.

“Lembaran-lembaran sudah robek, bahkan banyak yang hilang. Keterbatasan ini membuat proses talaqqi (belajar) dan menghafal Al-Qur’an menjadi tidak maksimal,” tutur salah satu perwakilan pondok pesantren penerima manfaat di Banjaran.

Kondisi mushaf yang usang ini menjadi cerminan keterbatasan ekonomi yang dihadapi oleh lembaga pendidikan di daerah tersebut, sementara semangat para santri untuk membaca dan menghafal kalamullah tetap menyala.

Menjawab Ajuan dengan Penuh Tanggung Jawab

Syukron Ali, Penanggung Jawab (PJ) Program Distribusi Wakaf Mushaf DT, menjelaskan bahwa distribusi ini merupakan jawaban atas permohonan yang telah mereka terima sebelumnya.

“Alhamdulillah, lokasi-lokasi ini sebelumnya sudah mengirimkan ajuan resmi kepada Wakaf DT. Setelah kami pertimbangkan dan validasi, hari ini kami sampaikan amanah dari para muwakif (pewakaf) untuk mendistribusikan mushaf ke lokasi yang memang sangat membutuhkan,” jelas Syukron.

Dia berharap besar bahwa mushaf-mushaf baru yang diantar ini akan menjadi penunjang vital. “Semoga melalui mushaf yang layak ini, dapat menunjang pembelajaran Al-Qur’an para santri dan juga masyarakat lainnya, menjadikan amal jariyah bagi semua yang berpartisipasi,” imbuhnya.

Ucapan Terima Kasih yang Tulus

Momen penyerahan mushaf disambut dengan senyum dan rasa syukur yang mendalam. Perwakilan penerima manfaat, khususnya dari pondok pesantren di Banjaran, menyampaikan ucapan terima kasihnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Wakaf DT, dan terutama kepada para muwakif yang telah menyisihkan hartanya. Mushaf baru ini bukan sekadar buku, tetapi motivasi baru bagi anak-anak kami untuk lebih giat belajar dan berinteraksi dengan Al-Qur’an. Ini adalah berkah tak terhingga bagi kami,” tuturnya penuh haru.

Distribusi ini tidak hanya mengisi rak-rak buku yang kosong, tetapi juga memastikan bahwa cahaya ilmu dan keberkahan dari Al-Qur’an dapat terus menyinari santri dan masyarakat di penjuru Bandung Raya. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Cahaya Baru di Madrasah Tua: Wakaf DT Hadirkan Mushaf Al-Qur’an untuk Santri Bandung Raya Read More »

Menguatkan Peran Umat: Kontribusi Aset Wakaf DT Jakarta

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Kegiatan pembinaan iman dan takwa seperti Mabit Muslimah ini tidak lepas dari peran penting aset wakaf yang dikelola oleh Daarut Tauhiid Jakarta.

Wakaf yang dihimpun dan dikelola secara profesional oleh DT di area Jakarta memiliki peran multifungsi, menjadi pusat pergerakan dan pemberdayaan umat.

Aset wakaf berupa bangunan masjid, ruang pertemuan, hingga fasilitas pendukung lainnya tidak hanya berdiri sebagai monumen, tetapi dimanfaatkan secara aktif sebagai:

  1. Pusat Pembinaan dan Edukasi: Aset masjid dan ruang serbaguna wakaf digunakan secara berkala untuk berbagai program pendidikan keagamaan. Mulai dari kajian rutin, Tafsir Al-Qur’an, pelatihan ghirah (semangat) dakwah, hingga kegiatan intensif seperti Mabit Muslimah.

Dengan adanya aset wakaf yang memadai, kegiatan-kegiatan ini dapat diselenggarakan tanpa membebani biaya sewa yang tinggi, sehingga fokus dapat dialihkan sepenuhnya pada kualitas materi dan manfaat bagi peserta.

  • Layanan Sosial dan Kemanusiaan: Beberapa aset wakaf DT Jakarta juga dialokasikan untuk kegiatan sosial, seperti posko bantuan, penyaluran sembako bagi dhuafa, atau bahkan sebagai pusat distribusi donasi kemanusiaan.
  • Pengembangan Ekonomi Umat (Fasilitas Produktif): Meskipun fokus utama di Jakarta adalah dakwah dan tarbiyah, sebagian aset wakaf produktif (misalnya ruang yang disewakan untuk operasional terbatas atau coffee shop wakaf) dapat menghasilkan cash flow yang kemudian digunakan kembali untuk membiayai operasional masjid dan program sosial, menciptakan siklus kebaikan yang berkelanjutan (sustainable charity).

Dengan memanfaatkan aset wakaf secara optimal, DT Jakarta memastikan bahwa setiap rupiah yang diwakafkan terus menghasilkan manfaat yang berlipat ganda, menguatkan spiritualitas muslimah, sekaligus menjadi basis pergerakan dakwah yang berkelanjutan di Ibu Kota. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menguatkan Peran Umat: Kontribusi Aset Wakaf DT Jakarta Read More »

Menguatkan Ruhiyah Muslimah, DT Jakarta Gelar Mabit ‘Keseimbangan Dua Cinta’

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Dalam upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan para muslimah, Masjid Daarut Tauhiid Jakarta kembali menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit Muslimah) pada 25–26 Oktober 2025.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri inspiratif, Ustadzah Syaza Energize dan Ustadzah Erika Suryani Dewi Lc., MA., dengan tema yang menyentuh hati: “Di Antara Dua Cinta, Cinta Dunia, Cinta Akhirat.”

Acara yang berlangsung mulai Sabtu sore hingga Ahad pagi disiapkan secara khusus untuk muslimah yang ingin memperdalam makna cinta sejati dalam bingkai keimanan.

Melalui tema yang diangkat, panitia berharap peserta dapat menyeimbangkan antara cinta terhadap kehidupan dunia dan cinta yang lebih hakiki, yaitu kepada Allah dan kehidupan akhirat.

“Kami ingin membangun ruang refleksi bagi para muslimah agar lebih memahami bagaimana menempatkan cinta dunia tanpa melupakan cinta akhirat,” ujar salah satu panitia Mabit Muslimah Daarut Tauhiid Jakarta, saat ditemui selain sesi kajian utama.

Kegiatan ini juga dirancang interaktif dan menenangkan, dengan menginap semalam penuh di masjid serta sesi penutup menjelang subuh.

Peserta akan diajak merenungi perjalanan spiritual melalui ibadah malam, zikir, dan muhasabah bersama. Acara terbuka untuk umum, namun khusus bagi muslimah. Panitia juga menyiapkan coffee break sebagai bagian dari suasana hangat kebersamaan antarpeserta.

Dengan mengusung semangat “Dari Masjid Kita Bangkit, Untuk Umat Kita Berkhidmat”, Daarut Tauhiid Jakarta berharap kegiatan ini menjadi sarana pembinaan ruhiyah yang menguatkan peran muslimah sebagai pendidik, pendamping, sekaligus hamba Allah yang berorientasi pada cinta yang hakiki — cinta kepada-Nya.

Kegiatan pembinaan iman dan takwa seperti Mabit Muslimah ini tidak lepas dari peran penting aset wakaf yang dikelola oleh Daarut Tauhiid Jakarta.

Wakaf yang dihimpun dan dikelola secara profesional oleh DT di area Jakarta memiliki peran multifungsi, menjadi pusat pergerakan dan pemberdayaan umat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menguatkan Ruhiyah Muslimah, DT Jakarta Gelar Mabit ‘Keseimbangan Dua Cinta’ Read More »

Kekuatan Receh Pemuda; Mengapa Generasi Alpha Harus Ikut Berwakaf?

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Fenomena wakaf, yang seringkali dianggap sebagai domain para dermawan dewasa atau institusi besar, kini mulai merambah ke telinga dan kantong para pemuda.

Apa yang membuat wakaf, sebuah ibadah harta yang bersifat abadi dan produktif, menjadi relevan bagi generasi yang dikenal melek teknologi dan gaya hidup instan ini?

Wakaf adalah investasi akhirat terbaik. Berbeda dengan sedekah biasa, harta yang diwakafkan tidak habis, melainkan dikelola secara produktif untuk kebermanfaatan umat dalam jangka panjang. Mulai dari pembangunan sekolah, rumah sakit, hingga sumur air bersih.

Wakaf, Bukan Melulu Soal Tanah

Bagi pemuda, wakaf kini jauh lebih mudah. Institusi wakaf modern menyediakan program wakaf tunai (cash wakaf) yang memungkinkan seseorang berwakaf mulai dari nominal kecil, bahkan setara dengan harga secangkir kopi.

Contohnya: Seorang pemuda dengan uang saku pas-pasan bisa menyisihkan Rp 10.000-Rp 20.000 per bulan untuk wakaf produktif. Jumlah yang tampak kecil ini, jika dikumpulkan dari ribuan pemuda lainnya, akan menjadi modal besar yang dapat membiayai proyek kemanusiaan dan pendidikan.

Hal ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh siswa-siswi SMPN 58 Bandung yang berhasil mengumpulkan jutaan rupiah dari donasi ‘receh’ mereka.

Tiga alasan mengapa wakaf sangat cocok untuk pemuda:

  • Membentuk Kebiasaan Berbagi Sejak Dini: Mengajarkan pemuda untuk mengalokasikan sebagian kecil hartanya, mengubah pola pikir dari konsumtif menjadi kontributif.
  • Transparansi dan Dampak Nyata: Program wakaf modern kini sangat transparan, pemuda dapat melihat langsung ke mana dananya disalurkan (misalnya, untuk program Cash Wakaf for Palestine), memberikan kepuasan akan dampak nyata.
  • Investasi Jangka Panjang: Dengan usia yang masih panjang, wakaf yang ditanamkan pemuda akan terus mengalir pahalanya (pahala jariyah) selama aset wakaf tersebut dikelola dan memberikan manfaat.

Kegiatan di SMPN 58 Bandung adalah cerminan kecil dari gerakan besar ini. Ia membuktikan bahwa di Hari Sumpah Pemuda, semangat satu tekad tidak hanya diikrarkan di podium, tetapi juga diwujudkan melalui transfer kecil kedermawanan yang memiliki dampak abadi. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kekuatan Receh Pemuda; Mengapa Generasi Alpha Harus Ikut Berwakaf? Read More »

Peringati Hari Sumpah Pemuda, SMPN 58 Bandung Gelar Kajian Kebangsaan bersama Wakaf DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, SMPN 58 Bandung menyelenggarakan sebuah kajian kebangsaan bertema “Pemuda” yang berkolaborasi dengan Wakaf DT (Daarut Tauhiid).

Kegiatan inspiratif ini dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Oktober 2025, dan diikuti oleh total 423 siswa dan juga puluhan guru serta civitas lainnya.

SMPN 58 Bandung yang merupakan satu-satunya SMP Negeri di Kecamatan Cinambo ini, menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan spiritual kepada para siswanya. Kajian tersebut diisi oleh Ustaz Hendra Wiracandra, salah satu asatidz dari DT.

Kepala Sekolah SMPN 58 Bandung, Novi Nurhayati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan senangnya atas kolaborasi yang terjalin. “Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Wakaf DT. Semoga ke depannya kita bisa terus melanjutkan kolaborasi ini dalam kebaikan,” ujarnya.

Aksi Nyata Peduli Kemanusiaan

Momen peringatan Sumpah Pemuda ini juga dijadikan ajang untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa.

Di akhir sesi kegiatan, dilaksanakan penggalangan wakaf untuk membantu masyarakat di Palestina melalui program Cash Wakaf for Palestine.

Dari penggalangan dana tersebut, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp 1.070.000 (Satu Juta Tujuh Puluh Ribu Rupiah).

Jumlah ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan solidaritas para siswa dan civitas akademika SMPN 58 Bandung. (win)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Peringati Hari Sumpah Pemuda, SMPN 58 Bandung Gelar Kajian Kebangsaan bersama Wakaf DT Read More »

Tingkatkan Kualitas Belajar: Santri SMP DTBS Putri Antusias Sambut Syekh dari Sudan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Ruangan Aula Arofah SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri pada Jumat pagi (3/10/2025) tampak berbeda dari hari biasa.

Para santri berkumpul dengan penuh kegembiraan untuk menyambut tamu kehormatan dari Sudan, Syekh Mazin Abdel Razeg El Jack Fara. Kedatangan beliau adalah bagian dari upaya menghidupkan kegiatan pembelajaran bahasa Arab di sekolah.

Kesempatan ini merupakan momen istimewa dan sangat berharga. Para santri kini tidak hanya mengandalkan materi dari buku, tetapi berkesempatan belajar langsung dari penutur asli bahasa Al-Qur’an.

Syekh Mazin berhasil membangun suasana kelas yang dinamis dengan gaya penyampaiannya yang interaktif, penuh humor, dan berenergi. Suara tawa, dialog spontan, dan sambutan hangat membuat para santri termotivasi untuk berani berbicara dan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.

Fitri Iswari, Staf Humas Media dan Desain SMP DTBS Putri, menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah, acara ini sangat bermanfaat.

Santri mendapatkan kesempatan tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga langsung mempraktikkan pelafalan dan penggunaan bahasa Arab dalam konteks yang benar,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan ganda: pertama, meningkatkan kecakapan berbahasa Arab, dan kedua, menumbuhkan keberanian santri untuk mengaplikasikan bahasa Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui interaksi dengan Syekh Mazin, para santri disadarkan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga jembatan penghubung antara budaya dan keimanan.

Beberapa santri telah menunjukkan kemajuan signifikan dengan mampu berdialog secara lancar, menciptakan suasana kekaguman dan semangat yang tinggi.

Acara ini berhasil menjadi lebih dari sekadar sesi belajar; ia menjadi sebuah pengalaman spiritual yang memperkaya jiwa para pelajar.

Melalui program-program semacam ini, SMP DTBS Putri memperkuat komitmennya untuk menyajikan pendidikan yang inspiratif, menyenangkan, dan mendalam—menjadikan setiap proses menuntut ilmu bagi santri sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT.

Komitmen Daarut Tauhiid (DT) dalam menyelenggarakan pendidikan yang unggul tidak terlepas dari pengelolaan aset wakaf yang inovatif dan produktif.

Aset-aset wakaf yang dimiliki oleh DT, yang dikelola secara profesional, diarahkan untuk menopang kebutuhan operasional institusi pendidikan, termasuk SMP DTBS Putri dan program-program dakwah lainnya. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Tingkatkan Kualitas Belajar: Santri SMP DTBS Putri Antusias Sambut Syekh dari Sudan Read More »

Israel Masih Lakukan Penyerangan Ditengah Genjatan Senjata Palestina, Lebanon, dan Suriah

WAKAFDT.OR.ID | GAZA – Agresi Israel di Timur Tengah belum berhenti meski perjanjian gencatan senjata sudah diumumkan hampir sebulan lalu. Tak hanya di Gaza, Israel juga menyerang Tepi Barat dan Lebanon.

Pakta tersebut, yang ditetapkan pada 10 Oktober, telah mengurangi tekanan terhadap warga Palestina di Gaza, meskipun serangan Israel di sana terus berlanjut. Dan di wilayah lain, Israel masih melakukan serangan dari berbagai arah.

Aljazirah melaporkan, Lebanon, Suriah dan Tepi Barat telah menyaksikan serangan-serangan Israel pada minggu lalu, hal ini memberikan kepercayaan pada gagasan bahwa Israel sedang berusaha membuat negara-negara tetangganya tidak stabil dan lemah.

Para pejabat Amerika Serikat mengunjungi Israel minggu ini, namun pendukung terbesar Tel Aviv tampaknya tidak menunjukkan kesiapannya untuk meminta pertanggungjawaban negara tersebut atas permusuhan regionalnya, dan memusatkan perhatiannya pada Gaza.

Militer Israel telah membunuh lebih dari 1.000 warga Palestina sejak 7 Oktober 2023 di Tepi Barat saja dan telah mengintensifkan upayanya untuk mencaplok wilayah pendudukan tersebut. Untuk pekan kedua berturut-turut, tentara dan pemukim Israel mengganggu dan menangkap warga Palestina yang mencoba memanen buah zaitun mereka.

Salah satu warga Palestina yang baru-baru ini ditahan oleh Israel telah dibebaskan selama gencatan senjata yang berlangsung singkat pada bulan Januari dalam pertukaran tahanan, kemudian ditangkap kembali, menurut kantor berita WAFA.

Kekerasan di lapangan juga disertai dengan retorika dari para pejabat Israel, termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, yang mendesak para pendukungnya untuk menekan Presiden AS Donald Trump agar mendukung aneksasi Tepi Barat.

Dia juga mengatakan bahwa Israel harus mendeklarasikan “kedaulatan” atas Tepi Barat yang diduduki, dengan mengatakan bahwa hal ini akan menghalangi “gagasan berbahaya tentang negara Palestina”.

Militer Israel sangat aktif di Suriah dalam beberapa hari terakhir, dengan media lokal melaporkan serangan hampir setiap hari ke wilayah Suriah di sepanjang perbatasan selatan.

Desember lalu, ketika rezim Presiden terguling Bashar al-Assad jatuh, Israel merambah wilayah Suriah dan menyerang infrastruktur militernya di seluruh negeri. Israel terus melanjutkan serangannya, meskipun pemerintahan baru Suriah belum membalas agresi Israel.

Serangan tersebut termasuk pengintaian, infiltrasi darat oleh tentara Israel, penangkapan dan penghilangan warga Suriah, dan pendirian pos pemeriksaan di wilayah Suriah, menurut media Suriah.

Agresi terbaru Israel terjadi pada Ahad pagi di desa al-Razaniyah dan Sayda al-Hanout, di pedesaan Quneitra, menurut laporan media pemerintah Suriah, SANA.

“Satu unit pasukan Israel, yang terdiri dari empat kendaraan militer, mendirikan pos pemeriksaan di antara kedua desa tersebut. Selama operasi tersebut, pasukan tersebut menahan seorang distributor roti lokal yang melayani desa-desa sekitar dekat Sayda, sebelum melepaskannya dan menarik diri dari daerah tersebut,” kata seorang reporter SANA.

Banyak desa di Quneitra, Suriah selatan, telah menjadi sasaran serangan Israel dalam beberapa pekan terakhir, menurut media Suriah Enab Baladi.

Pada sidang Dewan Keamanan PBB pada tanggal 24 Oktober, Perwakilan Suriah untuk PBB Ibrahim Olabi mengatakan Israel harus menahan diri untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Suriah dan harus menghentikan serangannya ke wilayah Suriah.

Dia juga mengutuk pendudukan Israel yang terus berlanjut di wilayah Suriah, termasuk Dataran Tinggi Golan.

Olabi mengatakan praktik “agresif” Israel melanggar Perjanjian Pelepasan 1974 antara Suriah dan Israel. Israel sebelumnya mengatakan perjanjian tahun 1974 tidak berlaku lagi sejak jatuhnya Assad.**

Redaktur: Wahid Ikhwan

Sumber: Republika


WAKAFDT.OR.ID

Israel Masih Lakukan Penyerangan Ditengah Genjatan Senjata Palestina, Lebanon, dan Suriah Read More »

Memakmurkan Aset Wakaf Umat: Masjid Daarut Tauhiid Jadi Pusat Kegiatan M2M yang Inspiratif

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Masjid Daarut Tauhiid (DT), yang merupakan salah satu aset wakaf umat, kembali menunjukkan peran vitalnya sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual.

Selama akhir pekan, Sabtu dan Ahad (25-26 Oktober 2025), masjid ini menjadi tuan rumah bagi rangkaian kegiatan M2M (Malam Muhasabah Muslim) yang padat dan inspiratif.

Pemanfaatan aset wakaf ini bertujuan utama untuk memperkuat keimanan, meningkatkan wawasan keagamaan, serta menjadi sarana bagi jamaah untuk bertahajud dan bermuhasabah.

Rangkaian M2M dimulai pada Hari Sabtu dengan menghadirkan tokoh-tokoh terkemuka dalam dua sesi kajian utama: Ust. Riza Zacharias, seorang entrepreneur muslim dan Chairman Syamil Group (penerbit Mushaf Syaamil Qur’an). Ust. Riza memaparkan tema menarik: “Pendidikan Pembuka Pintu Rezeki”.

Kajian Sesi Malam Berbentuk talkshow panel yang mempertemukan Gurunda, Aa Gym, dengan Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.

Prof. Hamid, Rektor Unida Gontor dan putra pendiri Ponpes Gontor, bersama Aa Gym menyampaikan materi berjudul “The Greatest Investment”. Keduanya secara spesifik menuturkan kisah-kisah inspiratif guna membangun akhlak yang baik.

Pemanfaatan maksimal Masjid DT sebagai sentra ibadah dan spiritual berlanjut pada Hari Ahad dini hari dengan agenda:

Tahajud dan Muhasabah Ust Dadan Hamdani dan Ust Suherman Arrozi. Kajian Sesi Menghadirkan narasumber utama KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan KH Fahrudin.

Seluruh rangkaian M2M ini menegaskan fungsi strategis Masjid Daarut Tauhiid sebagai aset wakaf yang hidup dan produktif.

Kehadiran para ulama dan cendekiawan muslim di dalamnya memberikan kesempatan berharga bagi jamaah untuk menggali ilmu agama, melakukan introspeksi diri (muhasabah), serta mempererat tali silaturahim, sehingga masjid ini benar-benar menjadi pusat peradaban dan pembinaan umat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Memakmurkan Aset Wakaf Umat: Masjid Daarut Tauhiid Jadi Pusat Kegiatan M2M yang Inspiratif Read More »

Masjid DT Selenggarakan M2M, Hadirkan Tokoh Dakwah dan Cendekiawan Muslim Nasional

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Daarut Tauhiid (DT) kembali menggelar rangkaian kegiatan M2M (Malam Muhasabah Muslim) yang padat dan inspiratif selama akhir pekan. Acara ini dirancang untuk memperkuat keimanan dan wawasan peserta melalui berbagai sesi kajian, tahajud, dan muhasabah.

Rangkaian M2M dimulai pada Hari Sabtu – Ahad (25-26 Oktober 2025) dengan dua sesi kajian utama.

Kajian Sesi Sore (15.30 – 17.00 WIB), diisi oleh Ust. Riza Zacharias, seorang penggiat dakwah dan entrepreneur muslim yang juga Chairman Syamil Group—perusahaan penerbit Mushaf Syaamil Qur’an di Bandung. Ust. Riza akan membawakan tema menarik: “Pendidikan Pembuka Pintu Rezeki”.

Kajian Sesi Malam (19.30 – 21.00 WIB), hadir dalam format talkshow yang menghadirkan Gurunda, Aa Gym, bersama Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.

Prof. Hamid dikenal sebagai Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor dan anggota Badan Wakaf PMDG. Beliau merupakan putra dari salah seorang pendiri Ponpes Gontor, Alm. KH Imam Zakarsyi.

Prof Hamid bersama Aa Gym menyampaikan materi secara panel yang membahas tentang The Greatest Invesment, secara spesifikasi menuturkan tentang kisah inspiratif guna membangun akhlak yang baik.

Rangkaian spiritual dilanjutkan pada Hari Ahad dini hari dengan:

  • Tahajud dan Muhasabah (03.15 – 04.00 WIB), yang InsyaAllah akan dipimpin oleh Ust Dadan Hamdani dan Ust Suherman Arrozi.
  • Kajian Sesi Pagi (05.00 – 06.00 WIB), akan diisi oleh narasumber utama KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan KH Fahrudin.

Kegiatan M2M ini menjadi kesempatan berharga bagi jamaah untuk menggali ilmu agama, melakukan introspeksi diri (muhasabah), serta mempererat tali silaturahim dengan para ulama dan cendekiawan muslim terkemuka. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masjid DT Selenggarakan M2M, Hadirkan Tokoh Dakwah dan Cendekiawan Muslim Nasional Read More »