Yayasan Daarut Tauhiid

Search
Close this search box.

Turki Utsmani, Sejarah Pesatnya Perkembangan Zaman Lewat Wakaf

DAARUTTAUHIID.ORG | WAKAFDT.OR.IDDi Indonesia wakaf belum memiliki popularitas layaknya zakat, infak, dan sedekah. Penyebabnya adalah minimnya literasi tentang wakaf di negara kita. Padahal peran wakaf bagi peradaban Islam sangatlah besar.

Sejak masa kekuasaan Turki Utsmani, wakaf telah menghidupi berbagai pelayanan publik dan menopang pembiayaan berbagai bangunan seni dan budaya. Jenis wakaf yang popular pada masa itu adalah berbagai jenis properti yang tidak bergerak dan wakaf tunai, yang telah dipraktikkan sejak awal abad ke-15 M.

Turki mempunyai sejarah terpanjang dalam pengelolaan wakaf, yang mencapai keberhasilannya di zaman Utsmaniyyah, di mana harta wakaf pada 1925 diperkirakan mencapai ¾ dari luas tanah yang produktif.

Pusat administrasi wakaf dibangun kembali setelah penggusurannya pada 1924. Sekarang, waqf bank & finance corporation telah didirikan untuk memobilisasi sumber-sumber wakaf dan untuk membiayai bermacam-macam jenis proyek joint venture.

Melihat keberhasilan pengelolaan wakaf dlam  membangun peradaban di masa lampu, maka bukan mustahil bila hal serupa dapat terjadi saat ini. Wakaf produktif dapat menjadi jawaban dari permasalahan sosial di Indonesia bila dikelola dengan benar.

Pastinya keutamaan wakaf bukan hanya untuk mewujudkan peradaban yang lebih baik bagi negara kita. Sebab sejatinya wakaf adlah sedekah jariyah, yakni sedekah yang pahalanya akan terus mengalir meski kita telah tiada, seperti sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam,

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh.” (HR. Muslim no.1631)

Keberadaan Wakaf Daarut Tauhiid saat ini, harapannya bisa menjadi salah satu solusi ummat untuk memperoleh literasi seputar wakaf. Karena semakin banyak masyarakat yang faham tentang wakaf dan kebermanfaatannya, maka akan semakin besar juga kesadaran masyarakat untuk berwakaf.

Disisi lain, Wakaf Daarut Tauhiid juga berupaya untuk mengakomodir kebutuhan ummat untuk berwakaf. Dan alhamdulillah sampai saat ini Wakaf Daarut Tauhiid masih dipercaya untuk mengelola aset wakaf untuk diproduktifkan dan dikelola agar mampu dimanfaatkan oleh ummat. (Wahid)

(Referensi: 101 Pertanyaan Seputar Wakaf)

Redaktur: Wahid Ikhwan

__________________________________

DAARUTTAUHIID.ORG

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *