Aa Gym: jangan sombong

Jangan Sombong dengan Kelebihan Diri

WAKAFDT.OR.ID | Sebagai makhluk sosial kita harus siap dengan siapapun kita bergaul. Kita harus mampu memastikan bahwa setiap perbuatan kita di dunia ini harus menjadi amal sholeh. Amal sholeh hanya ada pada sesuatu hal baik saja. Siapa saja di antara kita yang ingin bahagia maka harus berbuat amal sholeh.

Ketika kita bekerja dan bergaul dengan orang lain, maka harus menjadi amal sholeh. Amal sholeh itu hanya dua syaratnya pertama niatnya ikhlas dan kedua caranya juga benar. Kita memiliki kelebihan dan punya kekurangan, begitu juga orang lain. Setiap kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kita harus menjadi amal sholeh. 

Karena kelebihan dan kekurangan tersebut datang dari Alloh Ta’ala, maka harus dimanfaatkan untuk kebaikan. Jangan sampai kelebihan yang kita miliki membuat kita takabur, ujub, dan sombong. 

Ketampanan yang kita miliki itu pemberian Alloh Ta’ala. Ingat, tidak ada keterlibatan kita satu sel pun dalam proses penciptaan diri kita sebagai manusia. Begitu juga kecerdasan yang kita miliki, jangan sampai kecerdasan tersebut membuat kita sombong dan kesombongan tersebut membuat kita menjadi orang yang berdosa.

Coba kita perhatikan setiap orang yang diberi kelebihan oleh Alloh Ta’ala; kecenderungannya sombong dan ingin pamer terus. Punya hidung mancung ingin di foto terus dari samping, suka pamer punya kulit putih dengan membuka aurat, dan punya rambut lurus ingin dipamerin. 

Pada akhirnya kelebihan kita tidak menjadi amal sholeh. Malah kelebihan yang kita miliki membuat kita sombong dan menjadi dosa, membuat semakin jauh dari Alloh yang Maha Pencipta.Padahal sangat mudah bagi Alloh untuk mengambil apa yang ada dalam diri kita dengan waktu yang singkat.

Yang gagah menjadi lumpuh, yang hitam menjadi putih, yang kaya menjadi miskin, dan seterusnya, karena tubuh ini milik Allah. Oleh karenanya, jangan membanggakan diri sampai lupa dengan Alloh. Ingatlah bahwa kita ini hanyalah manusia lemah yang tidak berdaya. Kita tidak akan bisa apa-apa tanpa pertolongan Alloh Ta’ala. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Baca juga: Pentingnya Tujuan Hidup