Yayasan Daarut Tauhiid

Search
Close this search box.

Berita Islam

Wisudawan APW-DQ Salurkan Dana Melalui Wakaf Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Dalam rangkaian acara wisuda santri program APW (Akhlak Plus Wirausaha) dan DQ (Daarul Qolbiyah) yang diselenggarakan pada hari, Jum’at (22/12/2023), ada yang menarik.

Setelah para santri diwisuda yang disaksikan langsung oleh para orangtuanya, perwakilan santri APW dan BQ menyerahkan dana wakaf kepada Wakaf Daarut Tauhiid.

Dana yang terhimpun sebesar 10.105.000 diterima langsung oleh Manager Fundrising Wakaf Daarut Tauhiid, Hafiizhullah.

Perwakilan wisudawan yang menyerahkan uang tersebut menyampaikan bahwa dana yang terhimpun bersumber dari uang pribadi mereka dan juga hasil dari ajakan berwakaf kepada orang lain.

Akad yang disampaikan kepada pihak wakaf Daarut Tauhiid, bahwa dana tersebut diperuntukan wakaf produktif.

Hafiizhullah menyampaikan terima kasih kepada para wisudawan yang telah membantu menghimpun dana untuk wakaf.

“Kami terima dana wakaf ini dan insyaAllah akan kami kelola untuk diproduktifkan, tentu saja hasil dari produktifnya akan kembali kepada umat,” ungkapnya.

Program APW sendiri dilaksanakan selama 3 bulan, di mana santri wajib mukim selama mengikuti program dan selama itu pula tidak boleh memegang handphone pribadi, kecuali jika ada kepentingan urgent.

Kemudian untuk program DQ yang dilaksanakan 30 hari, santri juga diwajibkan mukim selama mengikuti program di Pesantren Daarut Tauhiid.

Program APW tahun ini telah mencapai angkatan ke-40, dengan total peserta 13 orang yang terdiri dari 3 orang akhwat dan 10 orang ikhwan.

Selanjutnya untuk program DQ sudah masuk angkatan ke-110, dengan jumlah peserta 24 orang yang terdiri dari 14 akhwat dan 10 ikhwan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf Daarut Tauhiid Gait Quantum Arbain Nusantara untuk Distribusi Mushaf Al Quran di Wilayah Indramayu

WAKAFDT.OR.ID | INDRAMAYU  Jawa Barat, Quantum Arbain Nusantara berkolaborasi dengan lembaga Wakaf Daarut Tauhiid untuk melaksanakan proyek distribusi mushaf Al-Qur’an di beberapa titik wilayah Indramayu.

Menurut Ika Nandang Yuwana, Lc., MH., selaku ketua Quantum Arbain Nusantara bahwa proyek distribusi mushaf Al-Qur’an ini diperuntukkan kepada institusi pendidikan yang membutuhkan, seperti Madrasah, Rumah Tahfidz, Masjid/Musola, dan Pondok Pesantren.

Kolaborasi ini sesungguhnya dilakukan untuk memfasilitasi dan membumikan semangat belajar Al-Qur’an di setiap penjuru negeri, khususnya wilayah Indramayu, tuturnya.

Pada Rabu (20/12/2023), Quantum Arbain Nusantara telah mendistribusikan kembali mushaf Al-Qur’an dari lembaga Wakaf Daarut Tauhiid ke MDTA An-Nur Sukma Jaya Desa Kenanga Kecamatan Sindang, yang sebelumnya pada Senin (18/12/2023) telah menyalurkan ke Rumah Tahfidz Ar-Rahman di Desa Dermayu.

 

Menurut Manajer program lembaga Wakaf Daarut Tauhiid Riyadi Suryana bahwa proyek ini merupakan stimulus untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan urgensi belajar Al-Qur’an dan support kepada institusi pendidikan Al-Qur’an secara sarana pembelajaran.

Sekaligus sebagai pendahuluan dari rangkaian kegiatan event Wakaf Al-Qur’an yang rencananya akan digelar di Indramayu pada tahun 2024 mendatang, pungkasnya.

Ustadzah Ika Indah Lestari selaku kepala MDTA An-Nur Sukma Jaya mengungkapkan, pihaknya sangat senang bisa mendapatkan mushaf Al-Qur’an dan buku Panduan Bimbingan Belajar Al-Qur’an dari lembaga Wakaf Daarut Tauhiid yang bagus dan berkualitas untuk santri-santrinya.

Semoga mushaf Al-Qur’an yang diterimanya ini bermanfaat dan menjadi sarana untuk santri dapat belajar Al-Qur’an dengan baik, tuturnya. (Faro)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Progres Terkini Pembangunan Masjid Eco Pesantren 2 DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – Alhamdulillah, progres pengerjaan Masjid Eco Pesantren 2 Daarut Tauhiid telah mencapai presentase 21,3 persen per awal Desember lalu.

Berdasarkan laporan tim pembangunan Masjid Eco Pesantren 2 DT, pekerjaan di lapangan telah memasuki pekan ke-13, setelah dimulainya pembangunan pada pertengahan September lalu.

Lokasi pembangunan masjid tersebut berada di Kampung Nyampay, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Pada periode 30 Oktober sampai 5 November 2023, tim pembangunan Masjid Eco Pesantren 2 DT telah melangsungkan beberapa pekerjaan, di antaranya; Bouwplank dan penandataan titik pondasi bangunan dan penunjang serta pengadaan material besi.

Bersamaan dengan itu, tim pembangunan Masjid Eco Pesantren 2 DT juga melangsungkan pekerjaan pabrikasi besi dan bekisting pilecap, sloof dan kolom serta pemasangan besi pilecap, sloof, dan kolom.

Saat ini juga para pekerja mulai bertahap melakukan pembongkaran setutan DPT (Dinding Penahan Tanah), kemudian dilakukan juga pemasangan waremesh DPT untuk gedung penunjang.

Tim pembangunan juga menambahkan informasi bahwasannya per hari ini (12/12/2023) akan dilakukan pengecoran sisa pilecap masjid, yang tersisa 5 titik sloof yang belum dicor.

Tidak hanya masjid, lahan wakaf ini juga rencananya akan dibangun kawasan Pesantren Eco Pesantren 2 Daarut Tauhiid Bandung. (WIN)

Wakaf Masjid DT

💳 Bank BSI 78221 78221

💳 Bank Danamon Syariah 8800299615

Wakaf via Web Wakaf DT: https://wakafdt.or.id/donasi/

Wakaf via aplikasi Wakafplus: https://bit.ly/Wakafplus

Informasi dan Konfirmasi Wakaf: https://wa.me/6285200123123


Redaktur: Wahid Ikhwan

WAKAFDT.OR.ID

Minimalisir Sampah, Peserta Pra Raker Yayasan DT Kompak Bawa Alat Makan Masing-Masing

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Jelang berakhirnya akhir tahun 2023, Yayasan Daarut Tauhiid menggelar Pra Raker (Rapat Kerja) untuk program Tahun 2024 mendatang, pada Selasa (5/12/2023).

Acara Pra Raker tersebut dihadiri sebanyak 25 orang yang terdiri dari Pengurus Yayasan DT, Manajemen Lembaga Wakaf DT, Pesantren, Lemstra, termasuk bagian SDI, R&D, dan Sub Bagian adminstrasi lainnya.

Mulai pukul 08.00 para peserta Raker telah memenuhi Aula Daarul Hajj Pesantren Daarut Tauhiid, tempat diselenggarkannya Evaluasi dan Pra Raker untuk program Tahun 2024.

Lebih detailnya dalam forum tersebut dibahas terkait laporan dan capaian sasaran program kerja selama Tahun 2023 di masing-masing unit.

Hal yang menarik dari pelaksaan Pra Raker tersebut adalah para peserta seluruhnya membawa tempat minum (tumbler) dan tempat makan masing-masing guna meminimalisir produksi sampah plastik.

Rencananya pelaksanaan Evaluasi dan Pra Raker tersebut digelar mulai tanggal 5-6 Desember 2023. Sebagai informasi, lokasi dilaksanakannya acara tersebut merupakan salah satu aset wakaf Daarut Tauhiid.

Alhamdulillah, setiap aset wakaf di Pesantren Daarut Tauhiid bisa memberikan manfaat tidak hanya untuk santri DT, tetapi masyarakat umum juga bisa memanfaatkan aset tersebut. (Ruli/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Bolehkan Berdonasi Menggunakan Harta Riba?

WAKAFDT.ORGSalah satu dosa yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, bahkan sangat erat dilakukan oleh kebanyakan masyarakat adalah riba.

Beberapa hal yang bersifat riba ternyata tidak berbentuk secara jelas, atau bisa dibilang sangat halus ribanya. Maka sudah seharusnya kita berhati-hati dengan transaksi yang dilakukan.

Pembahasan mengenai riba akan dimulai dari status hukumnya. Hukum riba dalam Islam sudah jelas haram. Lantas dana riba bisa dipergunakan untuk apa saja?

Apakah boleh mendonasikan dana riba untuk pembangunan infrastruktur pendidikan, kesehatan, pendidikan, dan fasilitas umum lainnya?

Mendonasikan dana riba bisa digunakan untuk kemaslahatan umum. Hal ini dijelaskan dalam Fatawa Syabakah Islamiyyah (lembaga fatwa yang bermarkas di Qatar) no. 62361, menerangkan tentang definisi maslahat umum:

“Yaitu: segala hal yang manfaatnya tidak kembali kepada person tertentu. Akan tetapi manfaat yang dirasakan tersebar luas di tengah kaum muslimin. Seperti untuk membangun jalan, perbaikan jalan dan pembangunan jembatan, sarana kebersihan, penerangan jalan dan lain-lain”.

Meskipun diperbolehkan, ada beberapa catatan penting saat mendonasikan dana riba, yaitu:

Harus diketahui bahwa hal tersebut bukan sedekah, dan tidak bisa mengharap pahala sedekah dari dana yang didonasikan.

Karena tujuan untuk mendonasikan dana riba, bukan untuk mencari pahala infak atau sedekah, tetapi diniatkan untuk bertaubat dan membersihkan diri dari harta riba yang berstatus haram.

Meskipun seseorang akan tetap mendapatkan pahala dari upaya taubatnya. Ini yang harus menjadi niat bagi seseorang saat melepas harta riba.

Bahkan ancamannya pun sudah sangat jelas, seperti didalam Al-Qur’an bagi mereka para pelaku riba, sunguh sangat mengerikan, Allah menantang perang dan Rasul mengancam laknat.

فَاِنْ لَّمْ تَفْعَلُوْا فَأْذَنُوْا بِحَرْبٍ مِّنَ اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖۚ وَاِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوْسُ اَمْوَالِكُمْۚ لَا تَظْلِمُوْنَ وَلَا تُظْلَمُوْنَ

“Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertobat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan)”. (QS. Al-Baqarah: 279)

Dari sahabat Jabir radhiyallahu ‘anhu ia berkata:

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, dua saksinya dan penulisnya.” Beliau melanjutkan, “Mereka semua sama (kedudukannya dalam hal dosa)”. (HR Muslim).

Jika kita meyakini bahwa riba adalah perbuatan haram, meskipun dibungkus dengan istilah-istilah yang lain seperti istilah bunga, maka wajib bagi seorang muslim yang memiliki harta riba untuk bertaubat kepada Allah Ta’ala.

Nahkan ia juga harus melepaskan harta tersebut dari rekening yang dimiliknya. Dana riba tidak boleh dikembalikan kepada pihak bank.

Semoga kita terlepas dari perbuatan riba dan bagi seseorang yang sudah terjerat dalam sistem riba maka segera bertaubat kepada Allah dan keluarkan harta tersebut. (Wahid/Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.ORG

Kerja di Perusahaan Pro Israel? Ini Kata MUI

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Fatwa, KH. Asrorun Niam Sholeh mengatakan jika perusahaan secara nyata mendukung Israel maka setiap tingkat di perusahaan memiliki kewajiban dan tanggung jawab masing-masing untuk merespon hal tersebut.

“Jika sudah diketahui oleh umum perusahaan tersebut secara nyata mendukung agresi Israel, masing-masing di perusahaan tersebut memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk melakukan langkah-langkah pencegahan agar dukungan terhadap agresi tidak terus berlanjut,” ujar Kiai Niam (21/11/2023) di Jakarta.

Ia menyebut bahwa porsi dalam berpartisipasi membela Palestina ini disesuaikan dengan posisi dan kompetensi dalam tempat kerja atau perusahaan.

“Jika dia sebagai pemegang saham pengendali (maka) memiliki tanggung jawab yang lebih dari pada pekerja. Jika direksi memiliki kewenangan untuk mengingatkan pemegang saham pengendali untuk tidak terus mendukung agresi Israel,” terangnya.

Dirinya juga mengulas hal yang dapat dilakukan bagi para pekerja, “Serikat pekerja mengkonsolidasi kekuatannya untuk mengingatkan pihak pemegang kebijakan untuk menghentikan dukungan terhadap Israel,” imbuhnya.

Menurutnya para pekerja memiliki dua pilihan jika perusahaan tetap pro Israel, yakni dengan tetap bekerja di perusahaan tersebut, namun hati mengingkari perbuatan keji zionis atau bekerja di tempat lain bila ada kesempatan.

“Jika tidak ada langkah perbaikan perusahaan atas keputusan pro Israel, ada dua pilihan. Pilihan pertama, tetap berada dalam pekerjaan tersebut namun hati tetap mengingkari, mungkin karena ada tanggung jawab yang harus diemban, sementara tidak ada alternatif pekerjaan lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Tetapi jika ada kesempatan untuk bekerja di tempat lain, ambil pekerjaan di tempat lain tersebut,” tambahnya.

Guru Besar Ilmu Fiqh UIN Jakarta itu menegaskan, jika ada kesempatan pindah namun tetap menetap di perusahaan tersebut artinya meridhoi tindakan zionisme terhadap rakyat Gaza.

“Jika mendiamkan diri atas aktivitas perusahaan melakukan dukungan terhadap agresi Israel berarti termasuk kategori ‘العِقْنَةُ مَكْسِيَة’ membantu atau meridhoi tindakan kemaksiatan yang dilakukan,” tegasnya. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

(Sumber: muidigital)

Rampung Bangun Jalan, Ini Progres Terbaru Masjid Eco 3 Kuningan

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pembangunan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan terus berprogres hingga kini.

Pembangunan Masjid ECO 3 Kuningan telah dimulai sejak awal Juli 2023. Tahap pembuatan jalan masuk dari Jalan Raya Cisantana-Patulungan menuju lahan masjid telah 100 % rampung.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tim media DT, per tanggal (31/10/2023) lahan wakaf ECO 3 Kuningan telah memasuki tahap pemasangan bouwplank dan DPT (Dinding Penahan Tanah).

Berada di lahan wakaf seluas 5 hektar, Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan berlokasi di Desa Cisantana, Paluntungan, Kabupaten Kuningan.

Di Kawasan Wakaf Terpadu Eco Pesantren 3 Kuningan ini rencananya akan dibangun Masjid dan Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI).

Dalam pembangunannya, kawasan tersebut akan tetap menjaga kehidupan hutan sekitar, karena lokasi pembangunan berada di dekat kawasan hutan gunung Ciremai. (Novi/Wahid)

Mari salurkan wakaf terbaik untuk pembangunan 7 Masjid DT di Indonesia, melalui;

Wakaf Masjid DT

💳 Bank BSI 78221 78221

💳 Bank Danamon Syariah 8800299615

Wakaf via Web Wakaf DT: https://wakafdt.or.id/donasi/

Wakaf via aplikasi Wakafplus: https://bit.ly/Wakafplus

Informasi dan Konfirmasi Wakaf: https://wa.me/6285200123123


Redaktur: Wahid Ikhwan

WAKAFDT.OR.ID

Tragis, Rumah Sakit Indonesia untuk Palestina Gelap Gulita Akibat Krisis Listrik

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Rumah Sakit Indonesia untuk Palestina kembali terdampak serangan Agresi Israel terhadap Gaza. Dalam sebuah rekaman video yang beredar, tampak tim medis berlarian mengangkut pasien dengan menggunakan senter.

Mirisnya, pemadaman tersebut dapat mengancam banyak nyawa yang menjadi korban agresi militer Israel terhadap Gaza.

Pihak medis melaporkan, Rumah sakit tersebut tidak dapat digunakan dengan baik karena fasilitas vitalnya terganggu akibat pemadaman listrik pada (23/10).

Kementerian Kesehatan di Gaza pada Selasa (24/10) pagi memperingatkan bahwa generator listik di semua rumah sakit akan berhenti berfungsi dalam 48 jam ke depan karena kekurangan bahan bakar.

Juru bicara Kementerian Ashraf Al-Qudra menyatakan “Kami memiliki waktu kurang dari 48 jam sebelum semua generator listrik di rumah sakit kehabisan bahan bakar.”

Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak rumah sakit harus diprioritaskan dalam hal distribusi bantuan.

Pihaknya juga mendesak PBB dan Komite Palang Merah Internasional untuk mendorong izin pasokan bahan bakar dan unit darah dalam mendukung sektor kesehatan di jalur Gaza yang terkepung.

Krisis bahan bakar yang dialami Palestina terkhusus rumah sakit Indonesia tersebut merupakan buntut dari kebijakan Israel yang melarang bantuan bahan bakar masuk ke Palestina, sejak pecahnya perang Hamas dan Israel dua pekan lalu.

Melansir Anadolu, Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di surat kabar Jerussalem Post, Hamas mengatakan mereka menganggap pemadaman listrik sebagai akibat dari agresi Israel yang terus berlanjut sejak 7 Oktober.

“Aib bagi negara-negara yang menutup mata atau bergabung dengan pendudukan dalam agresi terhadap rakyat kami dan warga sipil tak bersenjata,” ungkap kelompok Hamas.

Mereka juga memperingatkan akan konsekuensi dari pengabaian krisis bahan bakar, karena hal ini akan mengakibatkan hal buruk bagi seluruh pasien rumah sakit. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

(Sumber: liputan6.com)

Telah Lama Kosong, Gereja Tua Ini Direnovasi Jadi Masjid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Sebuah gereja tua di Bradford telah kosong sejak 2020 dan akan dimanfaatkan menjadi masjid untuk melayani Komunitas Muslim yang sedang berkembang.

Bangunan berusia 150 tahun itu, telah ada sejak tahun 1870 tepatnya di Chapel Lane.

Berdasarkan Asian Image, Komunitas Muslim telah membelinya dan akan segera merenovasi menjadi masjid, target penyelesaian renovasi tersebut pada awal tahun depan.

Anggota dewan Lingkungan Queensbury mengatakan konversi tersebut tidak memerlukan izin perencanaan karena penggunaannya tetap tidak berubah, yakni sebagai tempat ibadah.

“CIIr Hazel Johnson dan saya menyambut baik masjid ini sebagai aset dikawasan Queensbury, yang melayani komunitas kami yang beragam.” ujar Cllr Alex Mitchell, anggota Dewan Queensbury.

Ia juga mengatakan, senang mendengar rencana mereka untuk mengadakan open house yang memungkinkan warga bertemu dengan sesama Muslim.

Warga telah menyuarakan keprihatinan tentang masalah yang mungkin ditimbulkan oleh masjid seputar lalu lintas dan parkir.

Sementara itu, para anggota dewan telah diyakinkan bahwasanya selama hari kerja, para pengurus akan berada di lokasi untuk mengatur mobil. Hal ini terutama berlaku pada hari Jumat.

Pemilik gedung mengatakan bahwa mereka akan selalu usai sebelum hari Sekolah Dasar Stocks lane di dekatnya berakhir.

“Kami telah dihubungi oleh penduduk tetangga yang memiliki kekhawatiran tentang potensi kemacetan lalu lintas di jalan Highgate,” ujar Cllr Mitchell.

“Oleh karena itu, kami berbicara dengan pemilik gedung baru tersebut, yang telah berkomitmen untuk memiliki pelayan yang mengelola mobil pengunjung, khususnya pada Jumat” imbuhnya. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID