WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Alhamdulillah, suasana majelis ilmu kembali menyelimuti pesantren dengan terselenggaranya kajian kitab tafsir Al-Jalalain yang dibimbing langsung oleh KH. Fahrudin.
Kajian ini dilaksanakan di Blue Mosque Eco Pesantren DT 2 secara kolosal, dengan metode pembelajaran kitab kuning. Para santri tampak antusias mengikuti setiap penjelasan yang disampaikan oleh pemateri.
Dengan berbekal kitab tafsir Al-Jalalain di hadapan mereka, para santri menyimak, mencatat, dan mendalami makna ayat-ayat Al-Qurโan yang dikupas secara mendalam.
Kitab Tafsir Al-Jalalain merupakan salah satu rujukan penting dalam khazanah keilmuan Islam. Disusun oleh dua ulama besar, Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi, kitab ini dikenal ringkas namun padat dalam memberikan penjelasan makna Al-Qurโan.
Oleh karena itu, kitab ini menjadi salah satu materi wajib dalam tradisi pesantren untuk memperkuat pemahaman tafsir.
Melalui kajian ini, santri tidak hanya mempelajari terjemahan ayat, tetapi juga diajak memahami konteks, kandungan hukum, serta hikmah yang terkandung di dalamnya. Metode kitab kuning yang digunakan memberikan nuansa khas pesantren: disiplin, kritis, dan penuh adab.

Ternyata kondisi disana belum ada ruang kelas untuk pelaksanaan belajar santri PDF, sehingga memaksa mereka untuk melaksanakan pembalajaran di lingkungan masjid.
Namun alhamdulillah, saat ini sudah mulai berdiri struktur bangunan baru yang akan dibangun menjadi ruang kelas belajar para santri PDF DT.
Meskipun bangunan masih dalam tahap pengerjaan, namun para santri nampak bahagia menanti ruang kelas belajar selesai dibangun.
Semoga kajian ini menjadi bekal berharga bagi para santri dalam menambah wawasan, memperkokoh keimanan, serta menyiapkan diri menjadi generasi yang mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qurโan di tengah masyarakat.
Bagi jamaah yang tertarik untuk ikut serta dalam ladang kebaikan untuk membangun ruang kelas belajar santri PDF DT bisa mengakses laman berikut: https://wakafdt.or.id/
Redaktur: Wahid Ikhwan
