Wakaf Daarut Tauhiid

Admin WakafDT

Jelang Selesaikan Masa SMP, Santri DT Batam Gelar Refleksi dan Doa Bersama

WAKAFDT.OR.ID | BATAM — Rabu (3/9/2025), Masjid Daarut Tauhiid Rahmatan Lil Alamin Batam dipenuhi suasana khidmat saat santri kelas 9 SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Batam mengikuti kegiatan Refleksi, Motivasi Pembelajaran, dan Sosialisasi Matriks Program.

Dipandu langsung oleh Kepala Sekolah, acara ini menjadi momentum penting menumbuhkan semangat baru sekaligus memberi arah jelas bagi perjalanan pendidikan mereka.

Para santri diajak menata kembali motivasi belajar, memahami program yang akan dijalani, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan di jenjang berikutnya.

Harapannya, bekal ini menguatkan langkah mereka dalam meraih prestasi tanpa melupakan akhlak sebagai pijakan utama.

“Alhamdulillah, kegiatan refleksi, motivasi pembelajaran, serta sosialisasi matriks program kelas 9 telah terlaksana dengan baik. Semoga Allah SWT senantiasa memberi keberkahan dalam setiap langkah belajar mereka,” ungkap Oka Raka Kuswanda, Humas SMP DTBS Batam.

Kebersamaan dan motivasi yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan menambah keyakinan para santri untuk terus berjuang, belajar lebih giat, serta menjaga semangat persaudaraan.

Dengan arahan yang jelas dan dorongan spiritual, mereka dipersiapkan melangkah mantap menyongsong masa depan—sejalan dengan visi SMP DTBS Batam membentuk generasi berkarakter, cerdas, dan bermanfaat bagi umat serta bangsa.

Pemanfaatan Aset Wakaf

Selain kegiatan utama, acara ini juga menjadi kesempatan untuk menyoroti pemanfaatan aset wakaf yang dikelola oleh Yayasan Daarut Tauhiid.

Aset wakaf, termasuk tanah dan bangunan tempat berdirinya sekolah, menjadi tulang punggung yang mendukung operasional pendidikan.

Dengan pengelolaan yang produktif, aset wakaf ini dapat menghasilkan pendapatan yang kemudian disalurkan kembali untuk berbagai program pendidikan, seperti beasiswa, pengembangan kurikulum, dan pemeliharaan fasilitas.

Pemanfaatan ini memungkinkan sekolah terus berinovasi dan menyediakan pendidikan berkualitas tanpa membebani biaya secara berlebihan.

Langkah ini menunjukkan bagaimana wakaf bukan hanya amanah spiritual, tetapi juga sumber daya yang kuat untuk kemaslahatan umat.

Dengan arahan yang jelas dan dorongan spiritual, mereka dipersiapkan melangkah mantap menyongsong masa depan—sejalan dengan visi SMP DTBS Batam membentuk generasi berkarakter, cerdas, dan bermanfaat bagi umat serta bangsa. (DS/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Jelang Selesaikan Masa SMP, Santri DT Batam Gelar Refleksi dan Doa Bersama Read More »

Wakaf Mushaf Al Quran, Bantu Berantas Buta Aksara Al Quran

WAKAFDR.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program kebaikan melalui Wakaf Mushaf Al-Qur’an.

Program ini bertujuan untuk menyediakan Al-Qur’an bagi para santri, penghafal Al-Qur’an (tahfizh), dan masyarakat umum yang membutuhkan di berbagai daerah.

Berbagai survei menunjukkan angka yang cukup tinggi mengenai buta aksara Al-Qur’an di Indonesia. Misalnya, hasil riset Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) menunjukkan sekitar 65% masyarakat Indonesia masih buta aksara Al-Qur’an, terutama di pedesaan.

Data terbaru dari Menteri Agama pada Desember 2024 juga menyebutkan angka 72,25% umat Islam di Indonesia masih buta aksara Al-Qur’an.

Pentingnya Berwakaf Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam. Dengan berwakaf mushaf, Anda tidak hanya menyumbangkan sebuah buku, tetapi juga membuka jalan bagi orang lain untuk belajar, membaca, dan menghafal kalam Allah.

Setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an yang Anda wakafkan akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir, bahkan setelah kita tiada.

Mari ambil bagian dalam kebaikan ini. Setiap rupiah yang Anda wakafkan akan sangat berarti untuk mencetak dan mendistribusikan mushaf ke pelosok negeri, pondok pesantren, dan majelis taklim. Wakaf Anda akan menjadi amal saleh yang tak terputus, membawa keberkahan bagi diri sendiri dan orang lain.

Anda dapat berwakaf dengan mudah melalui beberapa cara:

  1. Transfer Bank: Kirimkan donasi Anda ke rekening resmi Wakaf Daarut Tauhiid
  2. Online: Kunjungi situs resmi Daarut Tauhiid atau platform donasi online tepercaya untuk berwakaf.
  3. Langsung: Datang langsung ke kantor atau gerai Daarut Tauhiid terdekat.

Setiap mushaf Al-Qur’an yang diwakafkan akan dicetak dengan kualitas terbaik dan disalurkan secara transparan. Mari bersama-sama menebar kebaikan dan cahaya Al-Qur’an. Berwakaf sekarang dan raih pahala jariyah yang tak terhingga. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDR.OR.ID

Wakaf Mushaf Al Quran, Bantu Berantas Buta Aksara Al Quran Read More »

Pembangunan Gedung RKB PDF DT Telah Mencapai 55 %

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Pembangunan ruang kelas baru di Eco Pesantren DT 2, yang diresmikan pada 2024, kini tengah berlangsung.

Kompleks pesantren ini, yang makin makmur dengan beragam aktivitas santri dan masyarakat, sedang menambah fasilitas untuk menampung jumlah santri yang terus meningkat.

Menurut Sofian, manajer proyek pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) Pendidikan Diniyah Formal (PDF), kemajuan proyek saat ini telah mencapai 55%.

Dia menargetkan pengerjaan akan rampung pada September ini. “Mudah-mudahan, insyaAllah ruang kelas PDF ini bisa segera digunakan,” ujar Sofian.

Pekerjaan pengecoran balok dan plat lantai sudah selesai, dan tim konstruksi akan segera melanjutkan ke tahap berikutnya. Rencananya, bangunan satu lantai ini akan memiliki enam kelas, satu ruang tangga, dan toilet.

“Tahap pertama, kami fokus pada tiga kelas, satu ruang tangga, dan kamar mandi. Bagian atapnya bisa dimanfaatkan sebagai area terbuka,” tambah Sofian.

Santri PDF DT, dengan kurikulum dari Kementerian Agama RI, berfokus pada pendalaman ilmu agama. Diharapkan, lulusan dari program ini dapat menjadi ulama yang bermanfaat bagi masyarakat.

Semoga pembangunan ruang kelas ini berjalan lancar agar para santri dapat segera memanfaatkan fasilitas baru ini untuk belajar.

LokasiBlue Mosque Daarut Tauhiid berada di Jalan Nyampay, Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pembangunan Gedung RKB PDF DT Telah Mencapai 55 % Read More »

Berikut 9 Titik Distribusi Wakaf Mushaf Al Quran

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) mendistribusikan ratusan mushaf Al-Quran ke sembilan titik di wilayah Bandung Raya pada hari Rabu (10/9/2025).

Aksi ini merupakan bagian dari program penyaluran wakaf mushaf yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Al-Quran yang layak bagi masyarakat. Sembilan titik lokasi yang menjadi sasaran distribusi meliputi:

  • Yayasan Riyadlul Huda
  • Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al Ikhlas
  • MDTA Hidayatus Sibyan
  • MDTA Al Inayah
  • DKM Al Hidayah
  • DKM Jami Al Khoiriyah
  • DKM Daarut Tauhiid Bandung
  • DKM Eco Pesantren DT 1
  • DKM Eco Pesantren DT 2

Penyerahan mushaf ini disambut antusias oleh para pengurus madrasah dan DKM. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar dan membaca Al-Quran, khususnya bagi para santri dan jamaah di lokasi-lokasi tersebut.

Ali Syukron, selaku Penanggung Jawab program distribusi mushaf, menyampaikan bahwa sebelum proses distribusi ini ia menerima ajuan dari para calon penerima manfaat terkait dengan kebutuhan mushaf di tempat mereka.

“Alhamdulillah ajuan yang masuk beberapa mulai kami salurkan mushaf, semoga melalui mushaf yang disalurkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pengguna, dan pahalanya bisa sampai kepada yang berwakaf”, ungkap Ali.

Kegiatan ini merupakan bentuk amanah dari para muwakif (pemberi wakaf) yang dipercayakan kepada Wakaf DT untuk menyalurkan kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Berikut 9 Titik Distribusi Wakaf Mushaf Al Quran Read More »

MDA Al Ikhlas, Cahaya Baru untuk Para Pembelajar Al-Quran

WAKAFDT.OR.ID | KABUPATEN BANDUNG — Mushaf Al-Quran yang sudah usang dan lembaran yang banyak hilang tak lagi menjadi kendala. Senyum cerah terpancar dari wajah santri-santri di Madrasah Diniyah Al Ikhlas, Pangalengan, Kabupaten Bandung, setelah menerima mushaf Al-Quran baru.

Bantuan ini merupakan hasil penyaluran wakaf mushaf dari Wakaf Daarut Tauhiid (DT) yang diharapkan bisa menjadi pemicu semangat belajar dan keberkahan bagi para santri.

Jajang, kepala Madrasah Diniyah Al Ikhlas, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, suatu kebanggaan bagi kami,” ucapnya dengan mata berbinar.

Ia menjelaskan bahwa mushaf yang ada sebelumnya sudah tidak layak pakai, padahal jumlah santri terus bertambah. “Dengan mushaf ini sangat membantu bagi proses belajar di sini,” tambahnya.

Jajang juga mendoakan agar keberkahan yang sama menyelimuti para wakif (orang yang berwakaf) serta para santri yang menggunakan mushaf tersebut.

Indri, salah satu santriwati kelas 9, turut merasakan kebahagiaan. Ia menceritakan bagaimana sebelumnya kondisi mushaf yang mereka gunakan sangat memprihatinkan, dengan banyak lembaran yang sudah terlepas bahkan hilang.

“Terima kasih kepada wakif melalui Wakaf Daarut Tauhiid yang mewakafkan mushaf,” ujarnya dengan penuh haru.

Bantuan ini bukan sekadar mushaf Al-Quran baru, melainkan juga simbol dari kepedulian dan harapan.

Mushaf-mushaf ini adalah cahaya baru yang akan menemani perjalanan para santri dalam menghafal dan memahami kalam Ilahi, memastikan bahwa setiap huruf yang mereka baca mendapatkan tempat yang layak dan mulia.

Tim Wakaf DT melakukan distribusi wakaf mushaf pada hari Rabu (10/9/2025). Selain distribusi ke Madrasah Al Ikhlas, tim juga mendistribusikan ke 8 titik lainnya di wilayah Bandung Raya.

Proyek kebaikan ini merupakan amanah dari para wakif untuk Wakaf DT agar mampu menyalurkan kebaikan ke penjuru daerah. Semoga kebaikan bisa terus dirasakan oleh umat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

MDA Al Ikhlas, Cahaya Baru untuk Para Pembelajar Al-Quran Read More »

Aa Gym: Mahalnya Nikmat Hidayah

WAKAFDT.OR.IDSahabat, tahukah doa apa yang paling sering dipanjatkan oleh Rosullulah ShallAllohu ‘alaihi wasallam? Imam Abu Daud meriwayatkan dari Syahr bin Hausyab menyampaikan:

“Aku mendatangi Ummu Salamah dan bertanya “Beritahu aku doa yang paling sering diucapkan Nabi,” Ummu Salamah pun menjawab “Doa yang paling sering dibaca Nabi adalah “Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbi ‘ala dinika”.

Alloh yang membolak balikan hati seorang. Karena hati ini dibolak balik oleh Alloh, maka mudah bagi Alloh memberi hidayah kepada siapapun yang ia kehendaki.

Sebaliknya juga mudah bagi Alloh untuk mencabut sebuah hidayah dari seseorang. Coba kita lihat peristiwa atau fenomena yang ada disekitar kita, ada orang yang tidak mengenal Islam sama sekali tapi Alloh beri hidayah kepadanya, akhirnya mengenalnya Islam.

Dan sebaliknya, kita juga menyaksikan yang tadinya beragama Islam, lalu dicabut nikmat hidayah Islamnya oleh Alloh Ta’ala.

Orang yang memperoleh hidayah Islam disebut Muallaf, sedangkan orang yang dicabut hidayah dalam diri seorang maka disebut dengan murtad.

Sesungguhnya kita berada dalam pengawasan Alloh Ta’ala, hidayah itu bisa ditambah dan dikurangi, dikuatkan bahkan bisa diambil oleh pemiliknya.

Salah satu penyebabnya adalah karena akhlak dan ibadah kita yang dilakukan belum khusu, seperti sholat dan amalan yang dikerjakan tidak ikhlas.

Bagaimana tips menjaga nikmat hidayah Iman dan Islam? Kalau kita berpandangan bahwa hidayah iman dan Islam itu suatu yang sangat berharga dalam diri kita, maka kita pasti berusaha keras untuk menjaganya, dan melihat bagaimana sulitnya orang lain mendapatkan nikmat hidayah tersebut.

Salah satu cara melihatnya dengan mendengar kisah-kisah orang yang menyembunyikan keIslamannya dan masuknya seseorang kedalam Islam dengan berbagai halangan dan rintangan.

Perlu kita sadari bahwa nikmat hidayah itu sangat mahal, maka kita harus benar-benar menjaganya, dengan cara memperbanyak amal shaleh dengan niat yang lurus dan ikhlas.

Semoga kita tergolong orang-orang yang senantiasa meneguhkan dan menjaga nikmat hidayah atas pertolongan Alloh Ta’ala dan membaca do’a sebagaimana yang diajarkan oleh Rosulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam: “Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbi ‘ala dinika”. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Mahalnya Nikmat Hidayah Read More »

Inilah Waktu Terbaik Curhat Kepada Allah

WAKAFDT.OR.IDAllah Ta’ala merupakan satu-satunya tempat terbaik untuk bercurhat. Dalam Islam, tidak ada tempat mengadu yang paling baik melainkan hanya kepada Allah Ta’ala. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ghafir ayat 60 artinya:

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.

Firman di atas merupakan janji Allah Ta’ala kepada hamba-Nya yang gemar curhat dalam bentuk doa kepada Allah.

Berdo’a berarti memohon pertolongan kepada Allah dan memohon pertolongan kepada Allah menandakan kita adalah manusia yang lemah.

Curhat dalam bentuk berdoa kepada Allah, ada waktu-waktu yang khusus dan diutamakan untuk curhat kepada Allah, meskipun pada dasarnya tidak ada batasan kapan dan di mana saja untuk berdo’a kepada Allah. waktu-waktu khusus atau istimewa tersebut ialah:

Sepertiga Malam Terakhir

Sepertiga malam terakhir adalah waktu turunnya Allah secara langsung ke bumi untuk mendengarkan curhat atau doa para hamba-Nya. Maka orang-orang shaleh tidak akan melewatkan waktu sepertiga malam dengan tidur.

Saat Berbuka Puasa

Waktu terbaik kedua ialah ketika berbuka puasa. Pada waktu berbuka puasa Allah Ta’ala berjanji akan mengabulkan setiap permohonan hamba-hamba-Nya.

Setelah Shalat Fardhu

Biasakanlah untuk tidak langsung pergi setelah shalat fardhu. Sebab itu merupakan waktu yang mustajab untuk curhat kepada Allah Ta’ala.

Panjatkan semua keluh kesah dan beban kita dalam doa, maka Allah Ta’ala akan mendengarkan dan mengabulkan doa kita.

Hari Jumat

Pada hari Jumat merupakan waktu yang tepat untuk curhat kepada Allah Ta’ala. Adapun waktu yang dimaksud sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah RadiyaAllahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda yang artinya:

“Sesungguhnya pada hari Jumat itu terdapat saat yang tidak mendapatkannya seorang hamba muslim, sedang ia berdiri shalat meminta suatu kebaikan kepada Allah, kecuali Allah akan memberi apa yang dimintanya.” (HR. Malik, Ahmad, Muslim, Nasa’i dan Ibnu Majah).

Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar merupakan satu malam yang sangat istimewa, kemudian hanya ada pada bulan Ramadhan saja.

Maka barangsiapa yang berdoa pada malam tersebut, maka Allah Ta’ala akan memperkenankan doanya.

Semoga kita sebagai seorang muslim, bisa memanfaatkan waktu-waktu mustajab sebagai waktu curhat yang baik bersama Allah Ta’ala.

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Inilah Waktu Terbaik Curhat Kepada Allah Read More »

Aa Gym: Pentingnya Membaca Al-Quran dan Memahami Artinya

WAKAFDT.OR.IDMana yang lebih baik, membaca saja Al-Quran atau membaca Al-Qur’an beserta memahami Al-Qur’an? Tentu lebih baik sekaligus memahaminya.

Mana yang lebih baik membaca Al-Quran beserta memahami artinya dengan membaca Al-Qur’an memahami artinya serta mengamalkannya? Maka lebih baik jika disertai dengan mengamalkannya.

Kemudian mana yang lebih baik membaca Al-Quran memahami artinya, dan mengamalkan atau membaca Al-Qur’an, memahami artinya, mengamalkan, dan mendakwahkanya? Tentu yang lebih adalah orang yang sekaligus mendakwahkannya.

Hal ini ada dalam diri Rosulullah ShallAllohu ‘alaihi wasallam. Rosulullah membaca, memahami, mengamalkan, dan mendakwahkan. Semoga kita bisa meneladani Rosulullah sebagai panutan.

Aisyah RadhiAllohu ‘anha pernah ditanya tentang akhlak Rasulullah shallAllohu ‘alaihi wasallam, maka beliau pun menjawab, “Akhlak beliau adalah (melaksanakan seluruh yang ada dalam) Al-Qur`an”.

Qatadah mengatakan, Ia (“Khuluq” dalam Ayat ini) adalah sesuatu yang beliau laksanakan dari perintah Alloh dan sesuatu yang beliau jauhi dari larangan Alloh.

Kenapa orang yang rajin baca Al-Qur’an tapi masih suka dengki, marah, maksiat, dendam, dan seterusnya. Mungkin karena ia belum memahami arti dari bacaan Al-Quran yang ia baca.

Jangan sampai bacaan sholat surat Al-Fatihah saja kita tidak mengerti, minimal arti surat-surat pendek seperti surat Al-ikhlas kita sudah tahu artinya.

Mendengarkan lantunan bacaan Al-Quran saja merupakan amal saleh dan akan diberikan hidayah juga taufik, sebagaimana yang pernah dialami sahabat nabi Umar bin Khattab. Alloh Ta’ala berfirman: 

“Sungguh, Al Quran ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar.” (QS. Al-Isra: 9).

Bukan berarti orang yang hanya membaca Al-Quran itu tidak baik, namun alangkah baiknya jika memahami isi yang kita baca. Agar kita mendapat petunjuk dari Al-Qur’an, karena Al-Qur’an itu adalah petunjuk bagi kita.

Kemudian Al-Quran adalah salah satu pedoman bagi orang yang beriman dan berupaya untuk mengamalkannya. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Pentingnya Membaca Al-Quran dan Memahami Artinya Read More »

Hukum Arisan Dalam Islam

WAKAFDT.OR.IDSalah satu kegiatan atau bisa dibilang budaya yang kerap kali dilakukan oleh kelompok masyarakat di Indonesia adalah arisan.

Arisan adalah kegiatan yang dilakukan sejumlah orang dengan mengumpulkan dana untuk mendapatkan total uang yang dikumpulkan secara bergiliran. Selain uang, arisan juga bisa dilakukan dalam bentuk barang.

Hal ini biasanya dilakukan dalam ruang lingkup keluarga, kantor, atau teman. Bahkan Kegiatan arisan dijadikan sebagai sarana untuk silaturahim. Misalnya arisan RT, kantor, atau reuni SMA, dan lainnya.

Dilakukan dengan sistem undian untuk menentukan siapa yang memperoleh uangnya pada periode tersebut. Menurut syariat, undian berhadiah hukumnya haram karena ada unsur perjudian dan untung-rugi. Lantas, bagaimana hukum arisan dalam Islam?

Mengutip buku Hukum Arisan dalam Islam Kajian Fikih terhadap Praktik ROSCA oleh Mokhamad Rohma Rozikin, dalam bahasa Arab, arisan dikenal dengan istilah jam’iyyah muwaddhofin.

Jam’iyyah mengandung arti perkumpulan atau asosiasi, sedangkan muwaddhofin artinya para karyawan. Jadi, secara istilah, jam’iyyah muwaddhofin dapat dimaknai sebagai perkumpulan para karyawan.

Seperti yang disebutkan, arisan dilakukan dengan sistem undi. Misalnya, sekelompok orang melakukan kesepakatan untuk menyerahkan sejumlah uang dengan nilai yang sama.

Kemudian pada waktu tertentu, misalnya tiap akhir bulan, seluruh harta yang terkumpul diserahkan kepada salah satu yang memenangkan undian tersebut.

Pada akhir bulan kedua, uang arisan diserahkan pada anggota yang lain dan seterusnya, sehingga masing-masing dari mereka menerima harta sebanyak yang diterima orang pertama tanpa penambahan atau pengurangan.

Untuk menentukan pemenang arisan itulah dilakukan sistem undi atau pengocokan nama.

Hukum arisan dalam Islam memang tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al Quran dan hadits. Namun, mayoritas ulama berpendapat arisan hukumnya mubah atau boleh.

Sa’id Abdul Adhim dalam kitab Akhtho’ Sya’iah fi Al-Buyu’ wa Hukmu Ba’dhi Al-Mu’amalat Al-Hammah membolehkan arisan karena dianggap memudahkan mu’sirin (orang-orang yang kesusahan). Ia bahkan memujinya sebagai jenis takaful ta’awuni atau solidaritas mutual.

Namun, ada pula yang mengharamkan arisan apabila kegiatan tersebut mensyaratkan anggota tidak boleh mundur sebelum dua atau lebih siklus berakhir yang membuat adanya unsur perutangan di dalamnya.

Dalam arisan memang terdapat kegiatan mengundi, tetapi itu tidak sama dengan undian berhadiah yang hukumnya haram. Undian dalam arisan hanya dilakukan agar peserta bisa memenangkan arisan secara bergilir.

Kata pengundian itu juga ada didalam sebuah riwayat hadits, di mana Aisyah RadiyaAllahu anha pernah berkata, “Rasulullah apabila pergi, beliau mengadakan undian di antara istri-istrinya. Lalu jatuhlah undian tersebut kepada Aisyah dan Hafsyah. Kemudian keduanya pun pergi bersama beliau.

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Hukum Arisan Dalam Islam Read More »

Menembus Badai, Menghantarkan Cahaya Al-Qur’an untuk Santri di Bandung Raya

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Hujan deras dan medan terjal tak menyurutkan semangat tim Wakaf Daarut Tauhiid (DT) untuk mengemban amanah.

Demi menghantarkan ratusan mushaf Al-Qur’an, mereka rela menembus badai dan menyusuri jalanan pelosok yang sulit dilalui mobil.

Misi suci ini adalah bagian dari komitmen Wakaf DT untuk menyalurkan titipan dari para donatur dan mendukung pendidikan agama di seluruh Bandung Raya.

Ali Syukron, Penanggung Jawab program distribusi mushaf, menceritakan tantangan yang mereka hadapi.

“Dalam proses penyalurannya tidak selalu berjalan mulus. Tim kami sempat diterpa hujan badai dan harus masuk ke daerah-daerah pelosok yang sulit diakses,” ungkapnya.

Namun, semua kesulitan itu terbayar lunas saat melihat senyum dan antusiasme para penerima. Mushaf-mushaf ini disalurkan ke sembilan titik yang sangat membutuhkan, mulai dari pondok pesantren hingga madrasah.

Setiap lokasi dipilih setelah melalui proses pengajuan yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, ajuan yang masuk beberapa mulai kami salurkan mushaf,” kata Ali. Ia berharap, mushaf yang telah disalurkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para santri.

Lebih dari itu, ia mendoakan agar pahala dari setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca bisa terus mengalir kepada para donatur yang telah berwakaf.

Bagi para santri, mushaf baru ini bukan sekadar buku, melainkan motivasi spiritual untuk lebih giat belajar dan mengamalkan isi Al-Qur’an.

Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dari sesama bisa menembus segala rintangan, membawa cahaya dan keberkahan bagi para pencari ilmu di pelosok Bandung Raya. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menembus Badai, Menghantarkan Cahaya Al-Qur’an untuk Santri di Bandung Raya Read More »