Wakaf Daarut Tauhiid

Admin WakafDT

Dua Tahun Konflik: Gaza Hadapi Kehancuran Total dan Krisis Kemanusiaan Akut

WAKAFDT.OR.ID | GAZA — Kantor Media Pemerintah Gaza pada hari Minggu (5/10/2025) merilis laporan mengejutkan mengenai dampak dua tahun agresi Israel yang berkelanjutan.

Data terbaru ini mengungkap tingkat kehancuran masif, pengungsian besar-besaran, dan puluhan ribu korban sipil di wilayah kantong yang terkepung tersebut.

Angka Kematian dan Kehilangan:

Laporan tersebut menyatakan bahwa sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, lebih dari 76.600 warga Palestina telah tewas atau dinyatakan hilang.

Dari angka itu, 67.139 kematian telah terkonfirmasi di rumah sakit, dan sekitar 9.500 orang diperkirakan masih terkubur di bawah reruntuhan.

Ironisnya, lebih dari separuh korban jiwa adalah kelompok rentan: anak-anak (lebih dari 20.000), perempuan (lebih dari 12.500), dan lansia.

Konflik ini telah menghapus seluruh silsilah keluarga dari catatan sipil; 2.700 keluarga telah musnah total, dan 6.000 lebih hanya menyisakan satu anggota.

Infrastruktur dan Bencana Kemanusiaan:

Serangan dan pengeboman Israel dituduh telah menghancurkan hampir 90 persen infrastruktur Gaza. Wilayah ini kini menghadapi keruntuhan kemanusiaan total, dengan perkiraan lebih dari 80 persen wilayah daratan berada di bawah pendudukan. Lebih dari dua juta warga sipil telah dipaksa mengungsi berulang kali.

Laporan tersebut juga menyoroti dugaan kampanye kelaparan dan pembersihan etnis, dengan lebih dari 200.000 ton bahan peledak dijatuhkan selama dua tahun, bahkan menargetkan “zona aman” kemanusiaan al-Mawasi lebih dari 130 kali.

Sistem kemanusiaan berada di ambang kolaps:

  • 38 rumah sakit dan 96 klinik telah hancur atau tidak berfungsi.
  • 197 ambulans diserang.
  • Lebih dari 1.600 tenaga medis, 254 jurnalis, 140 anggota pertahanan sipil, dan 540 pekerja bantuan tewas.

Dengan lebih dari 169.000 orang terluka, rumah sakit Gaza tidak mampu memberikan perawatan memadai. Sebanyak 22.000 pasien yang seharusnya dirawat di luar negeri masih terperangkap di Gaza.

Kekurangan akut makanan, obat-obatan, dan susu formula bayi telah menyebabkan 650.000 anak-anak menghadapi kelaparan yang mengancam jiwa.

PBB memperingatkan bahwa 2,4 juta penduduk Gaza menghadapi tingkat kekurangan yang belum pernah terjadi, hampir seluruhnya bergantung pada bantuan luar. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Dua Tahun Konflik: Gaza Hadapi Kehancuran Total dan Krisis Kemanusiaan Akut Read More »

Estafet Kepemimpinan di Sekolah Para Santri: OSIS Sebagai Ladang Ibadah

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Pagi berselimut mentari lembut di SMA DTBS Putra, Senin (29/9/2025). Di tengah suasana yang khidmat, ratusan santri berbaris rapi di lapangan, bukan untuk pelajaran rutin, melainkan menyaksikan momen sakral: Pelantikan Pengurus OSIS Masa Jihad 2025-2026.

Ini adalah estafet kepemimpinan yang dimaknai lebih dari sekadar rotasi jabatan.

Aura keseriusan terasa kuat ketika pengurus baru, yang tampil gagah dalam balutan seragam putih-hitam lengkap dengan dasi dan topi, bersiap mengambil sumpah.

Di hadapan mereka, pengurus lama berdiri tegap dengan jas almamater, siap menyerahkan amanah yang selama satu periode telah mereka emban. Prosesi serah terima kepengurusan ini menandai dimulainya babak baru bagi organisasi santri di sekolah tersebut.

Semangat Berbuat Kebaikan dan Keistiqamahan

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Duden Aminudin. Dalam amanatnya yang penuh makna, Ia memaparkan filosofi utama di balik kepengurusan OSIS di lingkungan santri: OSIS adalah ladang ibadah dan jalan untuk terus menebar kebaikan.

“Semangat kita adalah semangat untuk melakukan kebaikan, semangat untuk mencari rida Allah. Tidak ada yang sia-sia dari apa yang dilakukan,” tegasnya.

Ia lantas menutup pesan dengan harapan mendalam. “Semoga Allah memberi kita keistiqamahan dalam ibadah dan amal saleh, khususnya bagi pengurus OSIS yang baru dilantik.”

Pesan ini menanamkan nilai bahwa setiap kebijakan, program kerja, dan pengorbanan waktu yang dilakukan para pengurus OSIS harus bermuara pada nilai-nilai keislaman dan kemanfaatan yang jauh lebih besar. Tugas mereka kini adalah melayani dan menggerakkan kebaikan di tengah komunitas santri.

Harapan Perubahan Positif dan Dukungan Pesantren

Suasana doa bersama yang menutup rangkaian pelantikan seolah menguatkan harapan seluruh civitas akademika. Doa tersebut dipanjatkan agar kepengurusan baru mampu membawa perubahan positif dan menjalankan amanah dengan tulus.

Irfan, Humas SMA DTBS Putra, turut menyampaikan optimisme. “Semoga kepengurusan kali ini senantiasa diberkahi Allah, diberikan keikhlasan dalam melayani, serta menjadi ladang amal dalam menebar manfaat,” ujarnya.

Semangat pengembangan tidak hanya berhenti di tingkat organisasi siswa. Saat ini, kawasan Eco Pesantren DT 1—tempat SMA DTBS Putra berada—juga tengah bergerak maju dengan program pembebasan lahan.

Langkah ini diambil untuk membangun fasilitas belajar santri baru, sebuah respons nyata terhadap peningkatan jumlah santri yang signifikan.

Dengan bertambahnya fasilitas dan semangat kepemimpinan yang baru, masa depan pendidikan di SMA DTBS Putra tampak kian cerah. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Estafet Kepemimpinan di Sekolah Para Santri: OSIS Sebagai Ladang Ibadah Read More »

Mau Berwakaf? Pilih Nazhir yang Terpercaya

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Dalam Islam, wakaf merupakan salah satu amalan jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf (wakif) telah meninggal dunia.

Agar wakaf dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan, dibutuhkan pihak pengelola yang disebut dengan nazhir.

Secara sederhana, nazhir adalah individu, kelompok, atau lembaga yang bertugas menerima, mengelola, mengembangkan, dan menyalurkan harta wakaf sesuai dengan tujuan syariah.

Tugas utama nazhir bukan hanya menjaga aset wakaf agar tidak hilang, tetapi juga memastikan hasil pengelolaan wakaf benar-benar memberi manfaat bagi umat.

Peran nazhir sangat vital karena baik-buruknya manfaat wakaf sangat bergantung pada kemampuan dan amanah pengelolaannya. Karena itu, memilih nazhir yang tepat adalah langkah penting bagi seorang wakif.

Tips dalam memilih lembaga nazhir wakaf yang terpercaya, di antaranya ialah:

Legalitas dan Pengakuan Resmi

Pastikan lembaga nazhir telah memiliki izin resmi dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) atau instansi terkait. Legalitas ini menjadi bukti bahwa lembaga tersebut diawasi dan diakui secara hukum.

Transparansi dan Akuntabilitas

Lembaga nazhir yang baik akan selalu memberikan laporan terbuka terkait pengelolaan wakaf. Laporan keuangan, perkembangan aset wakaf, hingga penyaluran manfaat harus mudah diakses oleh wakif maupun masyarakat.

Program yang Jelas dan Bermanfaat

Nazhir terpercaya biasanya memiliki program pengembangan wakaf yang jelas, seperti wakaf produktif (usaha, pertanian, properti), wakaf pendidikan, kesehatan, hingga sosial kemanusiaan. Semakin konkret dan terukur programnya, semakin besar manfaat yang dirasakan umat.

Kredibilitas Pengurus

Lihat latar belakang para pengurus lembaga nazhir. Integritas, kompetensi, serta kepedulian sosial mereka menjadi modal penting dalam menjaga amanah umat.

Pilih lembaga yang memiliki rekam jejak positif, terbukti amanah, dan profesional dalam mengelola wakaf. Testimoni dari wakif sebelumnya atau publikasi laporan kinerja bisa menjadi bahan pertimbangan.

Inovasi dan Kemampuan Beradaptasi

Di era digital, lembaga nazhir terpercaya juga mampu beradaptasi dengan teknologi, misalnya menyediakan layanan wakaf online, laporan digital, dan program-program wakaf yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Nazhir adalah ujung tombak dalam menjaga amanah wakaf. Dengan memilih lembaga nazhir yang terpercaya, wakif dapat merasa tenang bahwa hartanya benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan sesuai syariat Islam.

Wakaf bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang memastikan manfaat itu terus mengalir untuk umat dan menjadi bekal amal jariyah hingga akhirat.

Redaktur: Wahid Ikhwan


Mau Berwakaf? Pilih Nazhir yang Terpercaya Read More »

Aa Gym: Hati-Hati, Inilah Penyakit Hati yang Membinasakan

WAKAFDT.OR.IDKemunafikan adalah penyakit hati yang sangat berbahaya. Ia lahir dari sikap menyekutukan Allah, takut kepada selain-Nya, serta menggantungkan harapan kepada makhluk, bukan kepada Sang Pencipta.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam telah mengingatkan kita melalui sabdanya:

“Tanda-tanda orang munafik ada tiga: apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia ingkar, dan apabila diberi amanah ia berkhianat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Seorang munafik ibarat musang berbulu domba. Penampilannya tampak baik dan manis, tetapi hatinya penuh kebusukan. Justru karena itulah, kemunafikan jauh lebih berbahaya dibandingkan keburukan yang ditampakkan secara terang-terangan.

Orang yang jelas-jelas jahat mudah dikenali, tetapi orang munafik menyembunyikan niat buruknya di balik wajah yang terlihat manis.

Hakikatnya, mereka adalah penipu: berdusta adalah bentuk penipuan, ingkar janji juga penipuan, demikian pula berkhianat terhadap amanah. Kemunafikan terbagi dalam dua jenis.]

Pertama, kemunafikan dalam akidah, yakni seseorang yang hatinya tidak beriman kepada Allah, namun secara lahiriah menampakkan diri sebagai seorang muslim.

Contoh klasiknya adalah Abdullah bin Ubay, yang membenci Islam tetapi berpura-pura mencintainya. Inilah bentuk kemunafikan paling berat.

Kedua, kemunafikan dalam amal perbuatan. Tipe ini bisa menimpa siapa saja, meski ia beriman kepada Allah. Wujudnya tampak dalam perilaku sehari-hari: berjanji tanpa kesungguhan untuk menepati, mengabaikan amanah, atau berbeda antara ucapan dan tindakan.

Seseorang bisa bermuka manis di depan, namun di belakangnya ia berghibah, mencela, bahkan merendahkan. Sikap semacam ini tidak hanya merusak dirinya sendiri, tetapi juga menimbulkan ketidaknyamanan dan perpecahan dalam masyarakat, keluarga, bahkan bangsa.

Kemunafikan juga menjadi akar dari banyak persoalan yang tidak kunjung selesai. Contohnya dalam kasus narkoba: meski banyak pengedar ditangkap, masalah tidak akan pernah tuntas jika para penegak hukumnya sendiri masih mempraktikkan kemunafikan.

Oleh karena itu, kemunafikan adalah sifat yang sangat tercela dan dibenci Allah Ta’ala. Ia adalah sumber kerusakan yang menghancurkan tatanan hidup.

Semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk membersihkan hati, menjaga ucapan dan perbuatan, serta dijauhkan dari sifat munafik, baik dalam akidah maupun dalam amal.

(KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Hati-Hati, Inilah Penyakit Hati yang Membinasakan Read More »

Aa Gym: Jika Ingin Allah Perbaiki Hidupmu, Maka Perbaiki Sholatmu

WAKAFDT.OR.IDSalah satu amalan yang paling baik dibulan di bulan Ramadhan yang perlu ditingkatkan adalah sholat. Kita menyakini bahwa dengan mengerjakan sholat kita akan memperoleh pertolongan dari Allah Ta’ala.

Kita juga yakin bahwa dengan sholat yang dikerjakan dapat mencegah dari perbuat keji dan mungkar. Namun sholat itu hanya akan berdampak apabila sholat kita bagus kualitasnya.

Perbaiki sholat maka Allah juga akan memperbaiki diri kita. oleh karena itu kita perlu hati-hati, menjaga kualitas sholat kita, kerap menunaikan sholat seadanya dan tidak semangat. Kalau sholatnya asal-asalan pasti mengingat Allah jadi tidak ada.

Dibluan ramadan ini juga tidak hanya memperbaiki kualiitasnya, tetapi meningkatkan kuantitasnya. Melakukan sholat-sholat sunah dibulan ramadan seperti sholat tarawih yang hanya ada dibulan ramadan, witir, tahajud, dhuha, dan sholat sunah yang lainnya.

Untuk mengetahui seberapa berkualitas kita, maka bisa diukur dari nat, cara, dan seberapa banyak ia mengingat Allah dalam sholatnya. Kalau kita lebih banyak mengingat selain Allah, itu tandanya kualitas sholat kita masih belum baik, karena kita sholat untuk Allah maka harus kita hadapkan pikiran dan hati kita kepada Allah ta’ala.

Agar kita bersemangat dalam beribadah sholat maka kuatkan motifnya, yaitu balasan yang akan diberikan kepada orang yang mengerjakan sholat dan tujuan tersebut harus kita Imani dengan seyakin-yakinnya.

Keimanan merupakan kekuatan kita dalam melaksanakan sholat dibulan ramadan, tanpa keimanan kita tidak akan bisa melakukan melakukannya.

Kemudian kita juga harus menyadari dan dapat merasakan atas kehadirannya Allah Ta’ala ketika sholat, karena bagi seorang muslim menyadari bahwa seluruh pekerjaan dan perbuatan akan selalu dalam pengawasan Allah, sebagaimana sabda Rasulullah Sallahu ‘alaihi wassalam:

”Ikhsan yaitu engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihatnya, walaupun engkau tidak melihatnya tetapi sesungguhnya Dia (Allah) melihatmu”.

Sholat adalah perintah Allah Ta’ala yang wajib dijalankan oleh umat Islam yang telah memenuhi syarat secara syar’i. Mengerjakan sholat tidak boleh asal-asalan atau dibuat main-main.

Selain karena perintah langsung dari Allah, sholat adalah cara manusia ‘bercakap-cakap’ dengan-Nya. Dengan sholat, manusia meminta rejeki, memohon ampun, mendoakan orang lain, mengharap ridho, dan berbagai hal lainnya.

(KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahdi Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Jika Ingin Allah Perbaiki Hidupmu, Maka Perbaiki Sholatmu Read More »

Global Sumud Flotilla: Misi Kemanusiaan untuk Gaza Tetap Berkobar Meski Dibajak

WAKAFDT.OR.ID | LAUT MEDITERANIA – Armada Global Sumud Flotilla mungkin telah dibajak, namun para aktivis bersumpah bahwa misi mereka tidak akan pernah gagal dan tujuan mereka untuk rakyat Palestina di Gaza akan terus diperjuangkan.

Dari haluan Kapal Marinette, aktivis Turki Omer Faruk Narli melayangkan tangan dan berteriak lantang, seperti mengumandangkan janji suci. “Dari lautan untuk Gaza. Kami tidak akan pernah membiarkanmu dilupakan. Ini adalah suara kemanusiaan!” serunya, mengirimkan pesan harapan di tengah pengepungan militer.

Kapal Marinette, yang berbendera Polandia, adalah satu dari enam armada yang dibeli oleh Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) untuk menyukseskan pelayaran akbar Global Sumud Flotilla. Misi pelayaran ini bertujuan menembus blokade Israel untuk mengantarkan bantuan logistik dan obat-obatan bagi warga Gaza yang telah mengalami pengepungan dan genosida selama 25 bulan.

Perjuangan Kapal Terakhir yang Bertahan

Kapal Marinette menjadi armada Global Sumud Flotilla yang paling terakhir berjuang mencapai Gaza. Kapal ini sempat tertinggal dari konvoi utama yang berangkat serempak sejak 14 September dari berbagai dermaga di Tunisia, Italia, dan Yunani.

Pada Rabu (1/10/2025) siang, sebagian besar dari 41 kapal kemanusiaan itu sudah berada di titik R2, zona merah menuju R1. Sementara Kapal Marinette masih tertahan di kawasan R3, sekitar 98 nautical miles (nm) dari pantai Gaza. Kapal ini sempat mengalami kendala mesin di perairan R3.

Malam harinya, saat sekitar 20 armada perang Angkatan Laut Zionis Israel dilaporkan mulai mengepung konvoi di kawasan R2 menuju R1, Kapal Marinette berjuang keras menyusul. Jarak dari R2 dan R1 ke bibir pantai Gaza hanyalah sekitar 66 nm hingga 32 nm.

Kapten relawan asal Australia, Cameron John Tribe, yang mengemudikan Marinette, sempat menyampaikan keyakinannya. “Kami berada di Marinette, dan kami yakin kami adalah kapal terakhir yang masih bertahan… Kami tidak menyangka, setelah melaju sepanjang malam, kami dapat sampai di sini (R2), sementara kapal-kapal yang lainnya sudah disergap,” katanya.

Pembajakan di Zona Merah

Perjuangan Marinette berakhir di kawasan R2, sekitar 48 nm arah barat bibir pantai Gaza. Kapal tersebut akhirnya mati mesin. Berdasarkan tayangan live tracker, tim Shayatet-13, skuat khusus Angkatan Laut Israel, datang menggunakan perahu karet militer.

Sebelum Marinette dibajak pada Kamis (2/10/2025) pukul 08:29 waktu Laut Tengah, Kapal Mikeno, salah satu armada terdepan, sempat berhasil menembus ke perairan Gaza, hanya berjarak 7 nm dari daratan. Namun, Mikeno juga berhasil diburu dan dibajak oleh Shayatet-13, menyandera delapan relawan dari tujuh negara.

Nasib serupa tak terhindarkan. Para serdadu Israel yang membawa senjata laras panjang menaiki Kapal Marinette dan menyandera enam aktivis di dalamnya, termasuk Omer Faruk Narli.

Sebelum ditangkap, Omer Faruk meneriakkan pesan perlawanan terakhir, yang kini dikenang sebagai ‘Teriakan Singa’ di saluran komunikasi partisipan flotilla. “Tidak ada satupun yang bisa menghentikan kami untuk kalian yang ada di Gaza. Apapun risikonya, Palestina harus merdeka,” tegasnya.

Total, dari penyerangan dan pembajakan 42 armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla, Israel menyandera sedikitnya 512 relawan dan aktivis dari 47 negara. Mereka termasuk tokoh-tokoh global dan anggota parlemen yang dikenal gigih memperjuangkan kemerdekaan Palestina, seperti Greta Thunberg (Swedia), Mandla Mandela (Afrika Selatan), dan Thiago Avila (Brasil).

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Global Sumud Flotilla: Misi Kemanusiaan untuk Gaza Tetap Berkobar Meski Dibajak Read More »

Belajar di Teras dan Masjid: Semangat Santri PDF DT Tak Padam Menanti Ruang Kelas

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Suara-suara lantunan ayat dan kajian ilmu agama terdengar riuh bukan dari dalam bilik-bilik kelas, melainkan dari sudut-sudut Masjid, teras asrama, hingga area terbuka di Eco Pesantren Daarut Tauhiid (DT) 2 Program Pendidikan Diniyah Formal (PDF).

Keterbatasan fasilitas tidak sedikit pun menyurutkan semangat belajar para santri di sana. Hingga saat ini, proses belajar mengajar santri PDF DT masih berlangsung di lokasi-lokasi seadanya.

Ketiadaan ruang kelas yang memadai memaksa para santri dan guru beradaptasi, mengubah area salat menjadi ruang kuliah sementara, dan memanfaatkan teras sebagai tempat menghafal.

“Meski dengan fasilitas yang belum begitu lengkap, semangat para santri PDF tetap menggebu dalam mempelajari ilmu agama,” ujar salah seorang pengurus PDF.

Tidak hanya kegiatan belajar formal, kendala fasilitas juga terasa dalam kegiatan non-akademik. Saat pelajaran olahraga, misalnya, para santri harus puas memanfaatkan lahan sekitar masjid dan asrama.

Mereka belum memiliki lapangan atau sarana olahraga yang representatif. Kondisi ini menuntut kreativitas tinggi dari pengajar dan kesabaran ekstra dari para santri.

Namun, di tengah segala keterbatasan, ada sinar harapan yang mulai terwujud.

Saat ini, di lingkungan pondok pesantren tersebut, sedang berlangsung pembangunan ruang kelas belajar baru untuk santri PDF. Pembangunan ini menjadi fokus utama demi meningkatkan kualitas dan kenyamanan proses pendidikan.

Para santri menyambut pembangunan ini dengan antusiasme yang luar biasa. Besar harapan mereka agar pembangunan ruang kelas ini dapat segera rampung sehingga mereka bisa merasakan suasana belajar yang lebih kondusif.

Mereka mendambakan momen bisa belajar, duduk rapi di meja dan kursi kelas, terpisah dari hiruk pikuk kegiatan masjid dan asrama.

Pembangunan ini adalah langkah penting untuk memastikan generasi penerus ulama ini dapat menimba ilmu dengan fasilitas yang layak, menjadikan masa-masa belajar di teras dan masjid sebagai kenangan manis akan perjuangan dan semangat pantang menyerah. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Belajar di Teras dan Masjid: Semangat Santri PDF DT Tak Padam Menanti Ruang Kelas Read More »

Pembangunan RKB Santri PDF DT Capai 68%, Target Selesai Akhir Tahun Tetap Dikejar!

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Progres pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) untuk santri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (PDF DT) menunjukkan kemajuan signifikan. Menurut data terbaru, pembangunan RKB ini telah mencapai angka 68%.

Saat ini, para pekerja proyek sedang fokus pada tahap plesteran dinding dan plumbing (pemasangan saluran air). Setelah tahap ini selesai, pengerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan plafon, instalasi listrik, dan landing.

Sofyan, selaku pengawas proyek, mengungkapkan bahwa meskipun pembangunan sempat mengalami kendala dan terhenti selama kurang lebih satu pekan, tim proyek berkomitmen penuh.

“Kami akan terus mengejar target agar pembangunan RKB ini dapat selesai pada akhir tahun ini,” tegasnya.

Penyelesaian RKB ini sangat dinantikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar para santri PDF DT, menyediakan fasilitas yang lebih baik dan memadai.

Saat ini santri PDF masih menggunakan fasilitas yang ada untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, seperti belajar di teras masjid, dalam masjid dan juga asrama.

Meskipun kegiatan belajar belum dilaksanakan di ruang kelas yang proper, namun para santri tetap giat dan semangat dalam belajar. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pembangunan RKB Santri PDF DT Capai 68%, Target Selesai Akhir Tahun Tetap Dikejar! Read More »

Memetik Keteladanan, Merajut Kepedulian: Kisah Kajian Islami di Sekolah

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Di tengah hiruk pikuk rutinitas belajar, sebuah suasana khidmat nan hangat menyelimuti aula sekolah. Ratusan pasang mata, mulai dari siswa hingga guru, tampak larut dalam Kajian Islami spesial yang digelar pihak sekolah.

Acara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah perjalanan rohani yang bertujuan utama: meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.

Antusiasme peserta begitu terasa. Mereka duduk khusyuk, menyerap setiap poin inspiratif yang disampaikan oleh Ustadz Taufik Hidayat, M.Sos.

Dalam materinya, Ustadz Taufik tidak hanya mengupas teori, tetapi juga kisah-kisah praktis mengenai perilaku luhur Rasulullah yang relevan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Fokus dan semangat para peserta menjadi cerminan bahwa nilai-nilai agama dan moral tetap menjadi prioritas utama di lingkungan pendidikan ini.

Dari Ilmu ke Aksi Nyata: Dana Kemanusiaan untuk Palestina

Namun, momen istimewa ini tak berhenti hanya pada penyerapan ilmu. Kajian ini juga diangkat menjadi sebuah platform kepedulian sosial. Pihak sekolah memanfaatkan momen berkah ini sebagai sarana penggalangan dana kemanusiaan.

Di tengah jeda, sebuah kotak amal diletakkan, mengalirkan sumbangan sukarela dari hati yang tergerak. Dan hasilnya sungguh mengharukan: dalam satu sesi, berhasil terkumpul dana “cash wakaf for Palestine” sejumlah Rp3.404.200.

Angka ini bukan sekadar nominal, melainkan bukti nyata bahwa semangat berbagi dan empati global telah tertanam kuat di sanubari para siswa dan guru.

Kebanggaan Kepala Sekolah dan Penutup Penuh Semangat

Di penghujung acara, Kepala Sekolah mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Dengan bangga ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja samanya. Antusiasme siswa dan guru dalam menyimak kajian serta kepedulian mereka untuk Palestina sungguh membanggakan,” ujarnya, menyoroti bagaimana kegiatan ini berhasil menyatukan hati dalam ilmu dan aksi.

Untuk mengakhiri kebersamaan yang penuh makna ini, keceriaan kembali mewarnai ruangan. Pembagian doorprize menjadi penutup manis, memberikan refreshment dan semangat baru bagi seluruh peserta.

Kegiatan ini menjadi narasi kuat yang menunjukkan bahwa sekolah tersebut berkomitmen lebih dari sekadar nilai akademis.

Melalui Kajian Islami, sekolah ini berhasil menanamkan tiga pilar penting: nilai agama, moralitas, dan kepedulian sosial yang tinggi, membuktikan bahwa pendidikan sejati adalah tentang mencetak pribadi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Memetik Keteladanan, Merajut Kepedulian: Kisah Kajian Islami di Sekolah Read More »

Angkatan Laut Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla Dekat Perairan Gaza

WAKAFDT.OR.ID | GAZA — Armada Kapal Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Palestina, melaporkan bahwa mereka telah dicegat oleh Angkatan Laut Israel pada Rabu malam, 1 Oktober, waktu setempat.

Flotilla GSF, yang terdiri dari sekitar 45 kapal dengan aktivis dan politikus dari berbagai negara, berada sekitar 131 kilometer dari pesisir Gaza ketika insiden tersebut terjadi. Tindakan ini merupakan upaya terbaru Israel untuk memberlakukan blokade terhadap pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut.

“Kapal-kapal perang [Israel] bergerak untuk mencegat armada, dengan sisa jarak hanya 81 mil laut menuju Gaza,” demikian bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh kontingen Maghreb dari GSF, seperti yang dikutip oleh AFP.

Politikus Prancis, Marie Mesmeur, dan anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina, Rima Hassan, turut mengonfirmasi bahwa kapal yang mereka tumpangi telah dihentikan.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, bahkan mengunggah di platform X bahwa otoritas Israel “saat ini sedang menaiki” kapal-kapal armada tersebut. Setidaknya enam kapal GSF dipastikan telah dihentikan oleh Angkatan Laut Israel.

Penahanan Aktivis dan Klaim Israel

Kementerian Luar Negeri Israel (Kemlu) melalui akun X mereka menyatakan bahwa “beberapa kapal dari armada Hamas-Sumud telah berhasil dihentikan dan para penumpangnya sedang dibawa ke sebuah pelabuhan Israel.”

Salah satu anggota GSF yang ditahan adalah aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg. Kemlu Israel, seperti dikutip oleh Al Jazeera, memastikan: “Greta dan rekan-rekannya dalam keadaan aman dan sehat.”

Mereka juga merilis sebuah video yang menunjukkan Thunberg sedang dikawal oleh aparat. Namun, Israel tidak menyajikan bukti konkret untuk mendukung klaim mereka bahwa armada tersebut memiliki kaitan dengan Hamas. Para aktivis menyebut pencegatan ini sebagai tindakan yang ilegal dan merupakan bentuk “pembajakan.”

Peringatan dan Desakan Internasional

Pencegatan ini terjadi setelah Israel mengklaim telah mengeluarkan peringatan kepada armada GSF agar tidak memasuki perairan Gaza, yang masuk dalam wilayah blokade maritim yang ditetapkan Israel.

Kemlu Israel menyatakan: “Angkatan Laut Israel telah menghubungi armada dan meminta mereka mengubah jalur,” serta menambahkan bahwa Israel telah memberi tahu armada tersebut bahwa mereka “mendekati zona pertempuran aktif dan melanggar blokade laut yang sah.”

Sebelumnya, Spanyol dan Italia telah mendesak armada tersebut untuk berhenti sebelum memasuki zona larangan yang diumumkan Israel di lepas pantai Gaza. Kedua negara tersebut bahkan mengirim kapal perang untuk mengawal GSF.

Salah satu kapal utama, Alma, dilaporkan “dikepung secara agresif oleh kapal perang Israel,” dan kapal lainnya, Sirius, mengalami “manuver pengganggu yang serupa.”

GSF, melalui unggahan di X, menyatakan bahwa mereka tetap “waspada saat memasuki wilayah di mana armada-armada sebelumnya dicegat dan/atau diserang.”

Sekitar pukul 15.00 GMT pada hari Rabu, armada melaporkan jarak pelayaran mereka hanya kurang dari 90 mil laut (sekitar 170 kilometer) dari Gaza, dan menegaskan: “Kami berlayar tanpa gentar menghadapi ancaman dan intimidasi Israel.”

Menteri Transformasi Digital Spanyol, Oscar Lopez, mendesak GSF agar tidak melintasi zona larangan Israel, dengan mengatakan kepada televisi publik Spanyol: “Pesan kami kepada armada sudah jelas: jangan masuk ke zona itu,” dan menegaskan bahwa kapal pengawal angkatan laut Spanyol tidak akan memasuki area tersebut.

Sementara itu, Italia bahkan menyerukan para aktivis untuk “segera menghentikan” pelayaran dan kemudian menarik mundur pengawalan kapal fregatnya yang berada 278 km dari garis pantai Gaza.

Menteri Pertahanan Italia, Guido Cresetto, menduga kapal bantuan itu akan dicegat di laut lepas dan para aktivis akan ditangkap. Para aktivis menganggap keputusan Spanyol dan Italia ini sebagai upaya untuk “menggagalkan” misi mereka. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan

Sumber: CNN


WAKAFDT.OR.ID

Angkatan Laut Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla Dekat Perairan Gaza Read More »