WAKAFDT.OR.ID | BATAM – Kawasan Mega Wisata Ocarina menjadi saksi bisu berkumpulnya ribuan langkah dalam harmoni persaudaraan. Di ruang terbuka hijau ini, para santri dari berbagai penjuru daerah hingga mancanegara bersatu dalam semangat kepramukaan yang berlandaskan nilai-nilai islami pada ajang Asean Moslem Scout Jamboree 2026.
Kontingen dari SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Batam turut mengirimkan delegasi terbaiknya dalam perhelatan akbar yang diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Batam.
Berlangsung selama lima hari penuh (21–25 Januari 2026), sebanyak 50 perwakilan yang terdiri dari 30 santri ikhwan, 17 santri akhwat, dan 3 pendamping bergabung bersama sekitar 3.000 peserta lainnya.
Mengasah Keterampilan dan Karakter
Selama kegiatan, para santri tidak hanya berkemah, tetapi juga menyelami beragam materi pembelajaran aplikatif. Beberapa kegiatan utama meliputi:
- Literasi Digital & ORARI: Membekali santri dengan kecakapan teknologi dan komunikasi.
- Pionering & Outbound: Melatih ketangkasan fisik serta kerja sama tim dalam menghadapi tantangan.
- Membatik & Literasi Budaya: Menumbuhkan kreativitas dan rasa cinta terhadap warisan budaya.
Lebih dari sekadar keterampilan teknis, ajang ini menjadi laboratorium sosial bagi santri untuk belajar beradaptasi dan berkomunikasi lintas budaya, sekaligus memperkokoh ikatan ukhuwah islamiyah melalui praktik nyata di lapangan.
Belajar di Atas Tanah Wakaf
Semangat para santri SMP DTBS Batam dalam mengukir prestasi ini tidak lepas dari dukungan fasilitas pendidikan yang mumpuni. Perlu diketahui bahwa gedung dan sarana tempat para santri ini menimba ilmu setiap harinya merupakan aset wakaf produktif yang dikelola oleh Daarut Tauhiid (DT).
Pemanfaatan aset wakaf untuk sektor pendidikan ini menjadi bukti nyata bagaimana dana amanah dari para wakif (pemberi wakaf) bertransformasi menjadi investasi sumber daya manusia yang unggul.
Dengan belajar di lingkungan yang berdiri di atas tanah wakaf, para santri dididik untuk memahami bahwa keberadaan mereka adalah buah dari kedermawanan umat yang harus dijaga dengan prestasi dan akhlak mulia.
Pesan Kebersamaan
Humas SMP DTBS Batam, Oka Raka Kuswanda, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran partisipasi para santri. “Alhamdulillah, melalui kegiatan ini para santri mendapatkan kekayaan pengalaman dan ilmu baru. Ini adalah sarana perekat persaudaraan yang luar biasa. Mereka pulang tidak hanya membawa kenangan, tapi juga nilai-nilai kehidupan yang berharga,” tuturnya.
Meski jambore telah berakhir, semangat persaudaraan yang terpantik dari Batam diharapkan terus menyala dalam diri setiap santri, membawa nama harum DTBS dan Indonesia di kancah internasional dengan akhlak yang luhur. (DS/WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
