WAKAFDT.OR.ID — Islam adalah agama yang menjunjung tinggi keadilan dan dengan tegas mengharamkan segala bentuk kezaliman. Perbuatan zalim, terutama di antara sesama Muslim, merupakan dosa besar yang dapat merusak tatanan persaudaraan.
Larangan Menzalimi Saudara Seiman
Rasulullah SAW memberikan batasan yang sangat jelas mengenai hak-hak seorang Muslim. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, beliau bersabda:
“Setiap Muslim atas Muslim lainnya adalah haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya. Cukuplah seseorang dikatakan melakukan keburukan jika ia merendahkan saudaranya sesama Muslim.”
Hadis ini mengingatkan kita bahwa menyakiti fisik, merampas harta, hingga mencoreng nama baik saudara seiman adalah tindakan yang dilarang keras dalam agama.
Keadilan Tanpa Pandang Bulu
Islam juga mengajarkan bahwa keadilan berlaku untuk seluruh umat manusia, tanpa memandang latar belakang keyakinannya. Jangan pernah merasa bebas berbuat semena-mena kepada mereka yang berbeda iman. Perlu diingat bahwa doa orang yang terzalimi memiliki “jalur khusus” untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Rasulullah SAW memberikan peringatan keras:
“Waspadalah terhadap doa orang yang terzalimi, karena sesungguhnya tidak ada hijab (penghalang) antara doanya dengan Allah.” (HR. Bukhari)
Kalimat ini menegaskan bahwa Allah Maha Mendengar rintihan hamba-Nya yang disakiti, terlepas dari apa pun status agamanya.
Mengadu Hanya kepada Allah
Jika saat ini Anda merasa sedang berada dalam posisi yang dizalimi, janganlah membalas dengan keburukan yang serupa. Kembalikanlah segalanya kepada Allah SWT, Zat Yang Maha Melindungi dan Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Yakinlah bahwa tidak ada satu pun kekuatan di dunia ini yang sanggup menandingi kekuasaan-Nya.
Untaian Doa Saat Menghadapi Kezaliman
Terdapat dua doa utama dari para nabi yang bisa kita amalkan saat menghadapi tekanan atau perlakuan buruk dari orang lain:
1. Doa Nabi Musa AS (QS. Al-Qashas: 21) Doa ini dibaca saat Nabi Musa memohon perlindungan dari kejaran pasukan Fir’aun:
رَبِّ نَجِّنِىۡ مِنَ الۡقَوۡمِ الظّٰلِمِيۡنَ
“Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu.”
2. Doa Nabi Yunus AS (QS. Al-Anbiya: 87) Doa ini dibaca saat beliau berada dalam kesulitan besar di dalam perut ikan paus. Doa ini mengandung pengakuan akan kebesaran Allah dan permohonan ampun atas kekhilafan diri:
لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنۡتَ سُبۡحٰنَكَ ۖ اِنِّىۡ كُنۡتُ مِنَ الظّٰلِمِيۡنَ
“Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”
Semoga dengan memahami hakikat keadilan ini, kita terhindar dari perilaku menzalimi orang lain dan senantiasa berada dalam perlindungan-Nya saat menghadapi ujian kehidupan.
Redaktur: Wahid Ikhwan
