WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Suasana laboratorium komputer SMA Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putra pagi itu berbeda dari biasanya. Deretan komputer menyala, menampilkan layar pembuka ujian.
Para santri berseragam rapi duduk tegak, jari-jemari siap di atas keyboard dan mouse. Mereka tengah mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2025—program evaluasi mutu pendidikan yang mengukur literasi, numerasi, dan karakter peserta didik.
Bagi SMA DTBS Putra, ANBK bukan sekadar ujian. Ini adalah upaya membentuk generasi yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan zaman.
Di tengah suasana penuh konsentrasi, Satria Bumi Adikara, santri kelas XI-3, mengaku antusias. “Alhamdulillah, tes ini seru dan menyenangkan. Banyak soal yang membuat saya berpikir kritis. Semoga hasilnya bisa membantu meningkatkan kualitas belajar kami,” ujarnya tersenyum.
Pelaksanaan ANBK berjalan tertib. Para pengawas memastikan peserta dapat mengerjakan soal dengan lancar tanpa kendala teknis berarti. Doa pun dipanjatkan agar seluruh santri diberi ketenangan dan kemudahan.
“Semoga seluruh peserta diberikan kelancaran, ketenangan, dan hasil terbaik,” tutur Irfan, Humas SMA DTBS Putra.
Melalui ANBK 2025, SMA DTBS Putra meneguhkan komitmennya melahirkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus menjadi teladan dalam akhlak. Sebuah langkah nyata menuju generasi unggul di masa depan.
Lokasi SMA DTBS Putra berada di kawasan Wakaf Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid. Di sana merupakan salah satu pusat pendidikan Pesantren Daarut Tauhiid yang saat ini sedang dilakukan perluasan lahan untuk fasilitas pendidikan santri.
Alhamdulillah, dengan berdirinya Eco Pesantren di sana, bisa menjadikan aset wakaf DT menjadi makmur dan produktif. (NOV/WIN)
Bagi masyarakat yang ingin ikut serta dalam program pengembangan kawasan Eco Pesantren DT 1 bisa mengakses link berikut https://wakafdt.or.id/campaign/perluasan-lahan-pesantren-eco-1/
Redaktur: Wahid Ikhwan
