Wakaf Daarut Tauhiid

September 2024

Kemenag jelaskan Wakaf di IF20

Kemenag Paparkan Upaya Filantropi Wakaf Indonesia pada IF20

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) RI memaparkan upaya negara dalam mengelola filantropi berbasis zakat dan wakaf pada gelaran G20 Interfaith Forum (IF20) yang digelar di Brasil beberapa waktu belakangan.

Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Muhibuddin melalui keterangan di Jakarta, mengatakan, Kemenag juga memperkenalkan program Kota Wakaf dan Kantor Urusan Agama (KUA) Pemberdayaan Ekonomi Umat.

Program tersebut, lanjutnya, berfokus pada pemanfaatan dana wakaf secara produktif, termasuk pengelolaan wakaf hutan dan program lainnya yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum tersebut, delegasi Kemenag juga mengunjungi Kedutaan Besar Indonesia di Brasil dan berbagi pengalaman tentang tata kelola zakat dan wakaf di Indonesia, serta potensi program filantropi yang sesuai dengan SDGs.

“Mereka sangat tertarik dan senang dengan wawasan baru yang kami bagikan. Ini membuktikan bahwa praktik pengelolaan filantropi kita dapat diadopsi secara global,” ujarnya, pada Jumat (30/8/2024)

Muhibuddin menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan global seperti kemiskinan dan kelaparan.

Dengan berbagi pengalaman dan praktik baik, Indonesia diharapkan dapat memberi kontribusi signifikan terhadap upaya global mencapai SDGs.

Sumber: Antara

Kemenag Paparkan Upaya Filantropi Wakaf Indonesia pada IF20 Read More »

BWI utamakan kredibilatas nazir

BWI Utamakan Kredibilitas Lembaga dalam Pengelolaan Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengutamakan kredibilitas lembaga dalam pengelolaan wakaf, karena kepercayaan umat menjadi nilai utama yang harus dijunjung tinggi dalam mengelola dana umat.

“Tolong kami dipantau. Kredibilitas lembaga itu sangat penting, trust publik itu syarat utama, fundamental,” kata Ketua BWI Kamaruddin Amin di sela-sela gelaran Malam Puncak Peringatan Harlah Ke-17 BWI di Jakarta, Jumat (30/8/2024).

Kamaruddin menyatakan pihaknya siap dipantau oleh seluruh masyarakat Indonesia, sebagai upaya dalam mewujudkan transparansi pengelolaan wakaf umat.

Ia menegaskan kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam lembaga yang mengelola dana umat.

“Begitu lembaga tidak trustworthy, itu akan menjadi masalah. Kami siap dipantau teman-teman,” ujarnya.

Kamaruddin menjelaskan BWI melalui cabang-cabangnya di berbagai daerah memiliki kewenangan untuk mencatat dan mengintegrasikan berbagai lembaga pengelolaan wakaf dan nazir wakaf di seluruh Indonesia.

Selain itu, lanjut dia, pencatatan tersebut juga dilengkapi dengan surat keterangan resmi dari pusat untuk menjamin keabsahan suatu lembaga maupun nazir wakaf di Indonesia.

Terkait hal tersebut, Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Saiful Rahmat Dasuki menyatakan pihaknya mendukung upaya BWI dalam mengintegrasikan data wakaf Indonesia demi mewujudkan tata kelola wakaf yang modern dan berkelanjutan.

“Hal tersebut tidak hanya memastikan tata kelola wakaf menjadi optimal, tetapi juga menjamin perlindungan aset wakaf dari potensi penyalahgunaan yang tidak sesuai syariat Islam,” tutur Saiful Rahmat Dasuki.

Sumber: Antara

BWI Utamakan Kredibilitas Lembaga dalam Pengelolaan Wakaf Read More »