Wakaf Daarut Tauhiid

Agustus 2024

Wakaf Mushaf Al-Quran ke Subang

Wakaf DT Salurkan 130 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Subang

WAKAFDT.OR.ID | SUBANG – Program Wakaf Mushaf Al-Quran Wakaf Daarut Tauhiid (DT) terus berjalan. Wakaf DT telah menyalurkan ribuan mushaf Al-Quran ke berbagai daerah. Pada Rabu (7/8/2024), Wakaf DT menyalurkan 130 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Ansamu Lampang di Kampung Lampang Parigi, Subang, Jawa Barat.

Wahid Ikhwanudin, Staf Kemitraan Wakaf Produktif mengatakan sebanyak 130 mushaf Al-Quran tersebut diperuntukan untuk santri-santri TK hingga SMA.

“Jumlah seluruhnya ada 130an, terdiri dri TK,SD,SMP dn SMA. Kalau subuh ada 10 orang, kalau ashar ada 30 orang, kalau magrib ada 90 orang,” jelas Wahid.

Epul Saepulloh, Pimpinan MDA Ansamu Lampang mengungkapkan, mushaf Al-Quran yang ada di MDA Asnamu sudah tidak layak pakai. Jilidnya sudah tidak ada, bahkan halamannya sudah ada yang hilang. Ia mengaku sangat bahagia dan berterima kasih atas Wakaf Mushaf Al-Quran yang diterimanya.

“Alhamdulillah saya sangat bahagia sekali kedatangan tim dari Wakaf Al-Quran Daarut Tauhiid yang telah sampai kepada kami, yang pada mana kondisinnya di pengajian kami yang dulunya begini (kurang layak). Alhamdulilah, dengan jumlah santri kami yang berjumlah 130 telah menerima Al-Quran dari Daarut Tauhiid. Alhamdulillah sangat bagus, baik, dan mudah dibaca.

Saepul berharap, Wakaf mushaf AL-Quran yang diterimanya bisa digunakan sebaik-baiknya. Mereka juga berharap, program Wakaf Mushaf Al-Quran bisa memberantas buta huruf Al-Quran, khusunya di daerah sekitar MDA Ansamu.

“Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kami. Harapannya ke depannyanya, khusunya di tempat kami, umumnya di Indonesia, tidak ada lagi yang buta huruf Al-Quran. Terima kasih kepada tim Wakaf Daarut Tauhiid Bandung,” pungkas Saepul. (AID)

Wakaf DT Salurkan 130 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Subang Read More »

kemenag ajak aktif gerakan BWI

Kemenag Ajak Majelis Taklim Berperan Aktif Gerakkan Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Kementerian Agama mengajak seluruh majelis taklim di Indonesia berperan aktif dalam menggerakkan umat Islam untuk berwakaf dalam upaya mengentaskan masyarakat miskin di Indonesia.

“Saya membayangkan kalau majelis taklim di Indonesia bersama-sama menggerakkan umat, masyarakat, untuk berwakaf sesuai dengan kemampuannya. Wakaf uang, seberapa pun itu, akan berfungsi sangat instrumental dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (4/8/2024).

Pernyataan Kamaruddin tersebut disampaikan dalam Silaturahim Nasional Pokja Majelis Taklim di Jakarta. Kamaruddin menekankan pentingnya wakaf sebagai bentuk ibadah sosial yang strategis. Wakaf yang terkumpul bisa diberdayakan dalam bentuk kegiatan ekonomi masyarakat.

Bagi dia, pengentasan masyarakat miskin bukan hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh umat beragama.

“Kemiskinan bukan hanya tugas negara, tapi tugas kita semua, kalau kita mampu. Mari kita berwakaf,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi menyebut majelis taklim tidak hanya menjadi gerakan besar untuk memperkuat sinergi dalam implementasi moderasi beragama. Lebih dari itu, Zayadi meminta majelis taklim juga memperluas program pada aspek sosial hingga pemberdayaan ekonomi umat.

“Beragama tidak hanya pada aspek spiritual, tetapi bagaimana beragama itu kita bumikan pada aspek sosial kemasyarakatan. Tidak ada jarak agama dengan isu pendidikan, kesehatan, dan semua aspek dimensi kehidupan,” kata Zayadi.

Di samping itu, Majelis Taklim mesti berkolaborasi dengan sejumlah pihak seperti lembaga filantropi, keuangan syariah, kesehatan, lingkungan dan lainnya dalam gerakan besar program yang dijalankan.

“Kolaborasi ini bertujuan untuk pengembangan dan penguatan majelis taklim, serta menciptakan sinergi yang kuat dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan penyebaran nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif,” kata dia.

Ketua Pokja Majelis Taklim Sururin menyampaikan pihaknya memiliki formula garapan 4-5-3, yaitu empat bidang garapan, lima program prioritas, dan tiga output yang diharapkan.

“Empat bidang yakni, kelembagaan, manajemen, Sumber Daya Manusia (SDM), dan kurikulum,” ujar Sururin.

Kemudian, kata dia, lima program prioritas yakni, pemberdayaan ekonomi berbasis majelis taklim, pelestarian budaya Islam nusantara, penurunan angka stunting, peningkatan kapasitas pengurus Pokja majelis taklim se-Indonesia, serta pengembangan materi ajaran majelis taklim.

“Selanjutnya, tiga output unggulan yang kami targetkan bisa terealisasi, yaitu pertama membuat Direktori Majelis Taklim Indonesia berbasis data yang merangkung semua data dan informasi. Kedua, apresiasi untuk majelis taklim unggulan yang bisa menjadi role model,” katanya.

Output yang ketiga adalah Ensiklopedia Majelis Taklim Indonesia. Ia berharap ensiklopedia itu tidak hanya menjadi referensi bangsa Indonesia, tapi juga dunia.

“Karena semua kerja-kerja dan pengabdian majelis taklim ini bukan hanya untuk umat, tapi menjadi life long learning education,” kata dia.

Sumber: Antara

Kemenag Ajak Majelis Taklim Berperan Aktif Gerakkan Wakaf Read More »

Masjid DT Eco 2 2 Agustus

Progres Masjid DT Eco 2 Capai 62,85%, Ini Kondisinya

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Progres pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Eco Pesantren 2 (Masjid DT Eco 2) di pekan ke-46 mencapai 62,85%, meningkat 1,04% dari pekan sebelumnya. Pada Jumat (2/8/2024), terlihat para pekerja sendang mengarjakan pekerjaan di basement, makar mandi di lantai utaman, serta rooftop.

Pengawas Pembangunan Masjid DT Eco 2 Putri Berliana Milleni mengatakan pekerjaan Masjid DT Eco 2 dilakukan secara paralel di setiap bagian atara bagian basement dan bagian atas masjid, yakni rooftop dan struktur penyangga kubah.

“Pekerjaan yang sedang di kerjakan, yaitu fabrikasi besi dan bekisting balok lantai rooftop, pemasangan besi balok kubah utama, setting scaffolding balok kubah area ikhwan, pemasangan bekisting balok kubah Utama, pekerjaan tangga lantai basement ke lantai utama, dan pembuatan area wudhu tambahan,” jelas Putri.

Putri mengungkapkan, lantai basement Masjid DT Eco 2 dibangun menjadi kantor, kelas, dan asrama untuk santri Pesantren Diniyah Formal (PDF). Para santri akan mulai menempati basement pada Oktober mendatang.

“PDF akan pindahnya setelah uts, perkiraan awal Oktober. Jadi sambil penyempurnaan di area bawah, kita ngejar area atas juga,” ungkapnya.

Pembina DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, pembangunan Masjid DT adalah ladang amal bagai siapapun yang ingin mempersiapkan bekal terbaik untuk kelak di akhirat.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Bagi yang ingin berwakaf untuk pembangunan Masjid DT bisa datang langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Progres Masjid DT Eco 2 Capai 62,85%, Ini Kondisinya Read More »

penanaman pakan wakaf produktif

Siapkan Peternakan Kambing Wakaf Produktif, Wakaf DT Tanam Pakan Kambing

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) mengelola wakaf secara produktif. Salah satunya dengan membangun peternakan kambing sebagai usaha wakaf produktif di tanah wakaf Cijanggel, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Salah satu persiapan yang dilakukan sambil melakukan pembangunan kandang adalah penanaman pakan kambing. Terlihat rumput Odot sudah ditanam rapi di salah satu sudut lahan wakaf Cijanggel. Sementara itu, Kaliandra ditanam di sela-sela blok lahan. Penanaman diakukan secara bertahap, menunggu lahan siap ditanami pakan karena masih ditanami cabe dan tanaman sayuran lainnya.

Staf Kemitraan Wakaf Produktif menjelaskan jenis rumput Odot yang ditanam merupakan rumput yang masa panennya relatif singkat sehingga bisa memenuhi kebutuhan pakan ternak kambing. Selain itu, kandungan nutrisi rumput Odot juga bisa memenuhi kebutuhan. Apalagi jika dikombinasikan dengan Kaliandra.

“Mulai penanamannya ini pekan kemarin. Nama rumputnya rumput Odot. Kalau yang satu lagi itu Kaliandra. Rumput Odot panennya cepet. Insya Allah, ini nanti bisa memenuhi kebutuhan ternak kambing,” jelas Wahid saat mengunjungi lahan wakaf Cijanggel, Jumat (2/8/2024).

Dia mengatakan, pembangunan kadang akan segera dimulai setelah masa tanam tanaman di lahan yang akan digunakan sudah selesai. Sebelumnya, lahan tersebut ditanami oleh petani setempat. Untuk lebih mengoptimalkan lahan untuk mendapatkan hasil wakaf produktif, lahan yang asalanya pertanian diubah menjadi peternakan.

“Kami berharap, peternakan kambing ini bisa memberikan hasil lebih maksimal dan memberikan dampak baik lebih banyak,” pungkas Wahid. (AID)

Siapkan Peternakan Kambing Wakaf Produktif, Wakaf DT Tanam Pakan Kambing Read More »