WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Yayasan Wakaf Daarut Tauhiid (DT) bergerak cepat merespons kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Sumatera.
Melalui DT Peduli, sebanyak 3.000 eksemplar mushaf Al-Qur’an disalurkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah terdampak parah, meliputi Medan, Aceh, dan Padang.
Langkah ini diambil menyusul laporan dari lapangan yang menunjukkan bahwa selain kebutuhan pokok seperti pangan dan sandang, banyak masyarakat penyintas banjir yang kehilangan kitab suci Al-Qur’an karena rusak atau hanyut terbawa arus.
Kehadiran mushaf baru ini diharapkan dapat menjadi dukungan moral dan spiritual bagi warga dalam menghadapi masa pemulihan.
Guna memastikan bantuan sampai tepat waktu, pengiriman mushaf Al-Qur’an tersebut telah mulai diberangkatkan menggunakan jasa kargo pada Kamis malam (18/12/2025).

Pengiriman jalur cepat ini diprioritaskan agar Al-Qur’an dapat segera dibagikan ke masjid, musala, dan sekolah-sekolah di wilayah pengungsian yang sangat membutuhkan.
Sebagai bentuk amanah atas donasi dari para wakif, prosesi penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada hari ini, Jumat (19/12/2025).
Acara serah terima dilakukan oleh pengurus Yayasan Wakaf DT kepada jajaran perwakilan DT Peduli yang nantinya akan bertanggung jawab dalam teknis distribusi di lapangan.

“Bencana banjir di beberapa titik di Sumatera menyisakan duka, termasuk rusaknya fasilitas ibadah. Kami berharap 3.000 Al-Qur’an ini bisa menjadi pelipur lara dan kembali menghidupkan syiar Quran di lokasi bencana,” ujar perwakilan pengurus Yayasan Wakaf DT di sela-sela acara.
Berdasarkan data lapangan, banyak warga di Medan, Aceh, dan Padang yang menyatakan kerinduannya untuk kembali mengaji di tengah kondisi darurat.
Rusaknya Al-Qur’an akibat terendam air berlumpur membuat aktivitas keagamaan di beberapa titik pengungsian sempat terhambat.
Melalui kolaborasi antara Wakaf DT dan DT Peduli, diharapkan sinergi ini tidak hanya membantu pemulihan fisik, tetapi juga pemulihan batin para korban banjir agar tetap tegar melalui ujian ini. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
