Yayasan Daarut Tauhiid

Search
Close this search box.

Eco Pesantren 3

Capai 32,73%, Pembangunan Masjid Eco 3 Tahap 1 Direncanakan Selesai Awal Ramadhan

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan telah melewati pekan ke 6. Masjid tersebut berlokasi Desa Cisantana, Palutungan, Kabupaten Kuningan.

Pada periode 19 November hingga 27 Desember 2023, progres terbaru pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan untuk tahap 1 sudah mencapai 32,73% dan direncanakan selesai pada awal Ramadhan.

Pengerjaan yang telah terealisasikan yakni, galian pondasi sumuran, proses cut and fill lahangalian pilecap dan sloof. Untuk pengerjaan tahap 2 insyaAllah akan dimulai setelah Syawal.

Berdasarkan laporan yang diterima tim media dt pada (27/12/2023), pada pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan saat ini sedang persiapan pengerjaan pilecap, tie beam, kolom.

Dilapangan sendiri, progres yang sudah dikerjakan meliputi: Pondasi sumuran 100%, galian pilecap 30%, pembesian pilecap 50%.

Namun pekan ini pengerjaannya dihentikan sementara, karena para pekerja diliburkan dalam masa libur akhir tahun jelang tahun baru, selanjutnya pembangunan akan kembali dilanjutkan awal Tahun 2024.

Di Kawasan Wakaf Terpadu Eco Pesantren 3 Kuningan ini rencananya akan dibangun Masjid dan Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI).

Dalam pembangunannya, kawasan tersebut akan tetap menjaga kelestarian hutan sekitar, karena lokasi pembangunan berada di dekat kawasan hutan gunung Ciremai. (WIN)

Mari salurkan wakaf terbaik untuk pembangunan Masjid DT di Indonesia, melalui;

💳 Bank BSI 78221 78221

💳 Bank Danamon Syariah 8800299615

Wakaf via Web Wakaf DT: https://wakafdt.or.id/donasi/

Wakaf via aplikasi Wakafplus: https://bit.ly/Wakafplus

Informasi dan Konfirmasi Wakaf: https://wa.me/6285200123123


Redaktur: Wahid Ikhwan

WAKAFDT.OR.ID

Rampung Bangun Jalan, Ini Progres Terbaru Masjid Eco 3 Kuningan

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pembangunan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan terus berprogres hingga kini.

Pembangunan Masjid ECO 3 Kuningan telah dimulai sejak awal Juli 2023. Tahap pembuatan jalan masuk dari Jalan Raya Cisantana-Patulungan menuju lahan masjid telah 100 % rampung.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tim media DT, per tanggal (31/10/2023) lahan wakaf ECO 3 Kuningan telah memasuki tahap pemasangan bouwplank dan DPT (Dinding Penahan Tanah).

Berada di lahan wakaf seluas 5 hektar, Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan berlokasi di Desa Cisantana, Paluntungan, Kabupaten Kuningan.

Di Kawasan Wakaf Terpadu Eco Pesantren 3 Kuningan ini rencananya akan dibangun Masjid dan Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI).

Dalam pembangunannya, kawasan tersebut akan tetap menjaga kehidupan hutan sekitar, karena lokasi pembangunan berada di dekat kawasan hutan gunung Ciremai. (Novi/Wahid)

Mari salurkan wakaf terbaik untuk pembangunan 7 Masjid DT di Indonesia, melalui;

Wakaf Masjid DT

💳 Bank BSI 78221 78221

💳 Bank Danamon Syariah 8800299615

Wakaf via Web Wakaf DT: https://wakafdt.or.id/donasi/

Wakaf via aplikasi Wakafplus: https://bit.ly/Wakafplus

Informasi dan Konfirmasi Wakaf: https://wa.me/6285200123123


Redaktur: Wahid Ikhwan

WAKAFDT.OR.ID

Pembangunan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan Masuki Tahap Pengecoran Jalan

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pembangunan tahap awal Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan telah dimulai sejak awal Juli 2023.

Penentuan arah kiblat bersama Kemenag pun telah selesai dilaksanakan pada pertengahan September lalu.

Perkembangan terbaru pembangungan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan dalam pembuatan jalan masuk, dari Jalan Raya Cisantana-Patulungan menuju lahan masjid.

Sampai saat ini, proses pengerjaan jalan telah sampai pada titik pembuatan trak roda mobil.

Adapun tahap selanjutnya akan dibangun DPT (Dinding Penahan Tanah) dan memulai untuk pembangunan masjid.

Berada di lahan wakaf seluas 5 hektar, Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan berlokasi di Desa Cisantana, Paluntungan, Kabupaten Kuningan.

Di Kawasan Wakaf Terpadu Eco Pesantren 3 Kuningan ini rencananya akan dibangun Masjid dan Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI).

Dalam pembangunannya, kawasan tersebut akan tetap menjaga kehidupan hutan sekitar, karena lokasi pembangunan berada di dekat kawasan hutan gunung Ciremai. (Novi/Wahid)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID