WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Pembangunan Gedung Santri Siap Guna (SSG) Daarut Tauhiid kini memasuki babak akhir. Berdasarkan laporan progres pekanan M37, pembangunan fisik gedung tersebut telah mencapai angka kumulatif sebesar 97,09%.
Dengan capaian progres pekanan sebesar 0,89%, proyek ini menunjukkan tren positif menuju penyelesaian total dalam waktu dekat.
Saat ini, sisa bobot pekerjaan hanya menyisakan sebagian kecil perapihan kawasan sebesar 0,36%. Sementara itu, bobot pekerjaan terbesar yang masih tersisa berada pada tahap pekerjaan persiapan dengan nilai 2,56%.
Update Pekerjaan: Area Eksterior dan Infrastruktur Digital Rampung
Sejumlah item pekerjaan krusial telah dinyatakan selesai 100%, yang memberikan perubahan signifikan pada estetika dan fungsi kawasan gedung. Beberapa di antaranya meliputi:
- Area Carport & Akses: Pemasangan paving block di area carport dan pemasangan kanstin telah rampung sepenuhnya.
- Sistem Drainase: Pekerjaan pemasangan grill saluran air telah selesai untuk memastikan sistem pembuangan air yang optimal.
- Penghijauan: Kawasan kini tampak lebih asri dengan selesainya penanaman rumput serta berbagai vegetasi di sekitar gedung.
- Konektivitas: Instalasi jaringan internet telah selesai dipasang, mendukung kebutuhan digital di dalam gedung.
Tahap Finishing dan Penggunaan Gedung
Saat ini, tim di lapangan tengah fokus menyelesaikan beberapa detail akhir atau finishing. Pekerjaan yang sedang berjalan meliputi pemasangan perangkat CCTV untuk keamanan, penyelesaian pintu lipat, hingga perapihan plafon di area pintu lipat tersebut. Selain itu, perapihan minor pada bangunan juga terus dilakukan untuk memastikan kualitas terbaik saat serah terima nanti.
Meski masih dalam tahap penyempurnaan akhir, gedung SSG ini sudah mulai menebar manfaat. Saat ini, sebagian ruangan di dalam gedung telah mulai digunakan oleh tim SSG sebagai area perkantoran. Hal ini menandakan bahwa aset wakaf tersebut telah berfungsi secara produktif bagi organisasi dan aktivitas santri.
“Hampir menyentuh garis finis, setiap detail perapihan kini menjadi fokus utama agar gedung ini dapat digunakan secara maksimal untuk mencetak santri-santri yang siap guna bagi umat.” Ungkap Ghufron, pengawas pembangunan. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
