WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung Barat sejak Sabtu siang mengakibatkan bencana tanah longsor besar pada Sabtu malam (24/1/2026). Musibah ini melanda kawasan perbukitan yang padat pemukiman, menyebabkan puluhan rumah warga rata dengan tanah.
Bencana ini terjadi tepatnya di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, material tanah dari bukit setinggi puluhan meter mulai bergerak dan menerjang pemukiman warga sekitar pukul 23.00 WIB, saat sebagian besar warga sedang beristirahat.
Hingga laporan ini disusun pada Minggu siang (25/1/2026), berikut adalah rincian dampak bencana yang berhasil dihimpun:
- Korban Jiwa: 10 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
- Korban Hilang: Setidaknya 82 orang dilaporkan masih hilang dan diduga tertimbun material tanah serta puing bangunan.
- Kerusakan Material: Sekitar puluhan unit rumah warga rusak berat (tertimbun total), serta satu fasilitas ibadah mengalami kerusakan signifikan.
- Pengungsi: Sekitar 400 jiwa kini diungsikan ke aula desa dan bangunan sekolah yang lebih aman.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI/Polri, serta relawan kemanusiaan masih terus melakukan upaya pencarian di titik lokasi. Penggunaan alat berat mulai dikerahkan, namun terkendala oleh:
- Medan Terjal: Lokasi yang berada di lereng bukit menyulitkan mobilisasi alat berat.
- Cuaca Ekstrem: Gerimis yang masih turun memicu kekhawatiran akan adanya longsor susulan karena kondisi tanah yang masih labil.
- Putusnya Akses Jalan: Beberapa akses jalan menuju kampung tersebut tertutup material lumpur, sehingga bantuan logistik harus dikirimkan secara manual atau menggunakan kendaraan roda dua.
“Kami fokus pada penyelamatan nyawa dan pencarian korban yang masih tertimbun. Logistik untuk pengungsi sudah mulai kami distribusikan ke posko utama,” ujar juru bicara BPBD KBB di lokasi kejadian. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
