Wakaf Daarut Tauhiid

Kisah Haru Ibu Ismayan yang Mewakafkan Emasnya Atas Nama Ayahnya

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Wakaf menjadi amalan orang cerdas, karena merupakan investasi akhirat yang memberikan manfaat berkelanjutan dan pahala yang terus mengalir (amal jariyah), bahkan setelah pewakaf meninggal dunia.

Orang cerdas memilih wakaf untuk mendapatkan pahala berlipat ganda, menciptakan dampak sosial yang luas melalui pembangunan fasilitas seperti masjid dan lembaga pendidikan, serta dapat menjadi “pendapatan pasif” berupa pahala tanpa perlu beramal lagi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Ibu Ismayan. Ia merupakan seorang nenek berusia 63 tahun, yang tinggal di kota Bandung.

Belum lama ini, pada hari Selasa (2/9/2025) Tim Wakaf Daarut Tauhiid (DT) berkesempatan bersilaturahim ke kediaman Ibu Ismayan.

Pada pekan sebelumnya ia telah berkomunikasi dengan salah satu tim Wakaf DT untuk menunaikan keinginannya berwakaf di Wakaf DT.

Di rumahnya, ia bercerita pengalaman sebelumnya pernah berwakaf melalui Wakaf DT, yaitu wakaf umum dan wakaf mushaf.

โ€œMaaf ya de kalau direpotkan, soalnya ibu bingung gimana caranya buat kesana (Pesantren DT). Biasanya anak ibu yang suka antar kesana, tapi kebetulan lagi sibukโ€, cerita Ibu Ismayan.

Ia juga menceritakan keinginannya untuk mewakafkan perhiasan yang dimilikinya. โ€œSaya punya ini (perhiasan) sudah lama saya simpan, dipake juga ga pernah, saya pikir-pikir buat apa disimpan ga ada manfaatnya, jadi mending saya wakafkan aja yang insyaAllah jelas akan bermanfaat buat orangโ€.

โ€œSaya juga malu sebetulnya ga bisa ngasih banyak buat wakaf, maafin ya Ibu cuma punya ini. Titip ya, Ibu wakafkan ini atas nama Bapaknya Ibuโ€.

Sambil menangis Ibu Ismayan melanjutkan ceritanya, โ€œAlhamdulillah, sekarang rasanya ibu lega, karena harta yang udah lama disimpan ini akhirnya bisa tersalurkan juga, apalagi ini untuk wakafโ€.

Emas yang diwakafkan oleh Ibu Ismayan, nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan Ruang Kelas Belajar santri PDF di Eco Pesantren DT 2.

Dari Ibu Ismayan kita bisa belajar, bahwa mengeluarkan harta untuk amal baik (wakaf) tidak akan membuat ia miskin, justru hal tersebut membuktikan seseorang akan mendapatkan kelapangan dan ketenangan, karena harta yang dimiliki akan menjadi milik Allah dan dimanfaatkan oleh ummat. (WIN)

Redaktur: Wahid ikhwan


WAKAFDT.OR.ID