WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT — Di tengah sejuknya malam dan sunyinya kebun di kawasan Daarut Tauhiid, ada sebuah denyut kehidupan yang tak pernah padam: para santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Daarut Tauhiid.
Dari balik jendela Blue Mosque yang ikonik, lantunan ayat suci masih terdengar, memecah kesunyian.
Malam itu, usai belajar, para santri berkumpul. Ada yang masih serius berdiskusi, ada pula yang bersenda gurau ringan. Selama ini, mereka terbiasa belajar di masjid, di terasnya, atau bahkan di sudut-sudut yang memungkinkan.

Keterbatasan ruang kelas tak pernah menyurutkan semangat santri. Mereka tetap menemukan kegembiraan dalam setiap sesi belajar, menjadikan masjid tak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang ilmu yang penuh makna.
Namun, di balik kegembiraan itu, ada secercah harapan yang kini mulai terwujud. Di samping masjid, struktur bangunan baru mulai berdiri. Itu adalah ruang kelas impian mereka.
Ahmad Gautsi, seorang santri dari Kalimantan, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. Dengan mata berbinar, ia membayangkan bagaimana suasana belajar akan terasa lebih nyaman dan khusyuk saat ruang kelas itu nanti selesai.
“Terima kasih banyak buat para muwakif yang sudah mewakafkan hartanya,” ucap Ahmad penuh haru. “Semoga Allah membalas kebaikan para muwakif.”
Kisah ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi dan kebaikan sekecil apa pun, jika dilakukan bersama, dapat memberikan dampak yang luar biasa.

Dari wakaf yang disalurkan para dermawan, impian para santri untuk memiliki ruang belajar yang layak kini selangkah lebih dekat menjadi kenyataan.
Ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang pembangunan masa depan, di mana setiap santri memiliki kesempatan untuk belajar dengan lebih baik. (WIN)
Bagi jamaah yang tertarik untuk ikut serta dalam ladang kebaikan untuk membangun ruang kelas belajar santri PDF DT bisa mengakses laman berikut: https://wakafdt.or.id/
Redaktur: Wahid Ikhwan
