Wakaf Daarut Tauhiid

Berita Terbaru

Kajian Tauhiid di Blue Mosque DT Eco Himpun Ratusan Jamaah dan Tebar Manfaat Sosial

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT — Kajian Tauhid bulanan kembali dilaksanakan dengan sukses dan penuh berkah di Masjid Blue Mosque Daarut Tauhiid (DT) Eco pada hari Ahad (2/11/2025).

Kegiatan rutin yang selalu dinanti ini berhasil menarik kehadiran ratusan jamaah yang bertujuan menimba ilmu agama serta mempererat tali silaturahim dalam suasana yang teduh dan khidmat.

Antusiasme yang tinggi terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai 610 jamaah, dengan rincian 445 muslimah (akhwat) dan 165 muslimin (ikhwan). Angka ini mencerminkan semangat besar para peserta dalam memperkokoh keimanan dan mendalami ajaran tauhid.

Selain fokus pada pengembangan spiritual, kegiatan ini juga memberikan dampak sosial yang luas.

Panitia menyiapkan 400 porsi bubur ayam sebagai jamuan sarapan bagi jamaah, sekaligus menyalurkan 260 paket bingkisan sembako khusus untuk masyarakat yang tinggal di sekitar Masjid Blue Mosque.

Panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para donatur, relawan, dan seluruh jamaah atas kontribusi dan dukungan mereka.

“Kami berharap Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa melimpahkan keberkahan pada setiap langkah kita, menganugerahkan keikhlasan, dan menerima semua amal kebaikan yang telah dilakukan,” ujar perwakilan panitia saat menutup rangkaian acara.

Kajian Ahad di Blue Mosque ini berfungsi sebagai wadah vital untuk menguatkan nilai-nilai keislaman, memupuk persaudaraan, dan menyebarkan keberkahan secara kolektif. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kajian Tauhiid di Blue Mosque DT Eco Himpun Ratusan Jamaah dan Tebar Manfaat Sosial Read More »

Masjid DT Jambi, Berkah yang Tak Menunggu Selesai

WAKAFDT.OR.ID | JAMBI – Sebuah pemandangan unik terlihat di lokasi pembangunan Masjid Daarut Tauhiid (DT) Jambi. Di tengah kerangka bata yang belum terlihat sempurna dan alas tanah yang menjadi pijakan, aktivitas keagamaan justru sudah menggema kencang.

Masjid ini, yang merupakan aset Wakaf Daarut Tauhiid di Jambi, membuktikan bahwa semangat untuk memberi manfaat jauh lebih penting daripada kemegahan fisik.

Meskipun progres pembangunan belum selesai—dengan dinding bata yang baru berdiri dan lantai yang masih berupa tanah—masjid ini telah bertransformasi menjadi pusat kegiatan edukatif dan keislaman yang padat jadwal. Filosofi ‘manfaat sebelum rampung’ benar-benar diterapkan di sini.

Alas Tanah Menjadi Arena Ilmu

Keterbatasan sarana tidak menjadi halangan. Para pengelola DT Jambi sigap memanfaatkan ruang yang ada untuk membina generasi muda. Beberapa kegiatan yang sudah rutin digelar di lokasi masjid wakaf ini antara lain:

– Kajian dan Pesantren Kilat Anak-anak: Area yang belum berlantai keramik ini disulap menjadi ruang belajar yang hangat. Tawa riang dan lantunan ayat suci anak-anak sekitar terdengar setiap pekan.

Mereka diajarkan dasar-dasar agama dan budi pekerti di bawah naungan dinding bata yang perlahan meninggi.

– Pelatihan dan Pembinaan Mahasiswa: Aset wakaf ini juga berfungsi sebagai inkubator kepemimpinan. Berbagai pelatihan (diklat) dan agenda pembinaan spiritual (Mabit) bagi mahasiswa setempat diadakan di sini.

Tempat ini menjadi saksi komitmen para mahasiswa untuk mengembangkan diri, baik secara keilmuan maupun mental.

Wujud Nyata Keberkahan Wakaf

Masjid DT Jambi tidak hanya sekadar proyek konstruksi, melainkan manifestasi dari amanah wakaf umat. Setiap bata dan meter persegi tanah yang diwakafkan sudah menghasilkan pahala jariyah bahkan sebelum peresmiannya.

“Aset wakaf ini adalah amanah. Kita harus memastikan manfaatnya bisa dirasakan secepat mungkin, tidak menunggu bangunannya mewah. Semangatnya adalah menjadikan setiap jengkal tanah ini produktif untuk dakwah dan pendidikan,” ujar salah satu pengelola program DT Jambi.

Kisah Masjid DT Jambi memberikan inspirasi mendalam. Bangunan sederhana dengan alas tanah itu telah menjadi sentra cahaya, membuktikan bahwa tempat ibadah yang sesungguhnya adalah tempat yang menghidupkan hati dan mencetak generasi Qur’ani, bukan sekadar bangunan indah tanpa isi.

Pembangunan masjid ini terus berlanjut, didanai sepenuhnya dari dana wakaf umat. Diharapkan, ketika rampung kelak, masjid ini akan semakin optimal dalam melayani kebutuhan ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat Jambi. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masjid DT Jambi, Berkah yang Tak Menunggu Selesai Read More »

Masjid Sederhana, Namun Produktif: Dari Alas Tanah hingga Program Beasiswa

WAKAFDT.OR.ID | JAMBI — Di tengah hiruk-pikuk kegiatan akademik, sebuah masjid sederhana menjadi saksi bisu sekaligus motor penggerak berbagai program pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Meskipun bangunannya masih berupa bata dengan alas tanah, masjid ini membuktikan bahwa manfaat sebuah tempat ibadah tidak diukur dari kemegahannya, melainkan dari fungsi sosial dan edukatif yang dijalankannya.

Kondisi fisik yang jauh dari kesan modern tidak menyurutkan semangat para mahasiswa untuk menjadikan masjid ini pusat kegiatan positif.

Sejak beberapa waktu terakhir, masjid ini telah bertransformasi menjadi venue utama untuk serangkaian program yang berdampak luas.

Pusat Edukasi dan Kebaikan Sosial

Masjid ini secara rutin digunakan untuk program-program yang menargetkan anak-anak hingga mahasiswa. Beberapa kegiatan sosial dan edukasi yang telah sukses digelar di sini meliputi:

– Program Sanlat (Pesantren Kilat): Memberikan edukasi agama yang menyenangkan bagi anak-anak di lingkungan sekitar, membantu membentuk karakter sejak dini.

– Santri Peduli Yatim: Menjadi basecamp kegiatan kepedulian sosial yang berfokus pada anak-anak yatim, menanamkan jiwa sosial dan empati pada pesertanya.

Inkubator Pembentukan Karakter Mahasiswa

Tak hanya untuk masyarakat sekitar, masjid ini juga berperan krusial dalam pembinaan mahasiswa. Lantai tanah dan dinding batanya menjadi saksi seriusnya proses penempaan diri para pemuda melalui:

– Agenda Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Beasiswa Mahasiswa: Masjid ini menjadi tempat digelarnya pelatihan intensif bagi mahasiswa penerima beasiswa, membekali mereka dengan soft skill dan pemahaman keagamaan yang kuat di luar kurikulum kampus.

– Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) Mahasiswa: Agenda kebersamaan ini rutin diselenggarakan bersama berbagai komunitas-komunitas mahasiswa.

Kegiatan Mabit bertujuan mempererat tali silaturahmi, mendalami keilmuan, dan menguatkan spiritualitas mahasiswa di tengah padatnya jadwal kuliah.

Kendati masih dalam bentuk bangunan bata sederhana berlantai tanah, masjid ini memberikan pelajaran berharga bahwa kontribusi nyata bisa lahir dari kesederhanaan.

Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi telah menjadi sentra pemberdayaan, pembinaan mental, dan penguatan jaringan komunitas mahasiswa yang aktif dan peduli. (WIN)

redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masjid Sederhana, Namun Produktif: Dari Alas Tanah hingga Program Beasiswa Read More »

Aa Gym: Al-Quran Adalah Sumber Maka Pahami Artinya

WAKAFDT.OR.IDSalah satu kunci istiqomah adalah terus belajar mencari ilmu, dan salah satu sumber ilmu adalah Al-Qur’an.

Oleh karenanya kita harus berupaya meluangkan waktu membaca Al-Quran dan memahami artinya. Sambil juga kita mempelajari bahasa arab agar kita memahami setiap bacaan Al-Quran.

Al-Quran merupakan sumber utama dalam belajar yang diturunkan oleh Alloh melalui malaikat Jibril kepada Rosullulah Shallallahu ‘alaihi wassalam, selain mendapat pahala dari membaca Al-Qura, kita juga akan mendapatkan hidayah dan petunjuk karena memahami isi Al-Quran.

Mendengarkan lantunan bacaan Al Quran merupakan amal sholeh dan akan diberikan hidayah juga taufik, sebagaimana yang pernah dialami sahabat Nabi Umar bin Khattab. Alloh Ta’ala berfirman yang berbunyi: 

“Sungguh, Alquran ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar.” (QS. Al Isra: 9).

Dengan Al Quran, kita bisa mengerti dan memahami hakekat kebatilan serta kejahatan. Pemahaman itu mengantar kepada kita untuk mau dan mampu membersihkan jalan yang akan kita lalui agar terhindar dari kejahatan dan kebatilan tadi.

Dengan demikian, Al Quran menjadi pengontrol pribadi agar selalu mawas diri ketika menjalani kehidupan ini.

Maka penting dalam hidup kita, sehari-harinya selalu diisi bersama Al Quran. Supaya kita istiqomah bersama Al Quran maka berkumpullah dengan orang-orang baik, orang yang punya kesukaan juga dalam membaca Al Quran.

Ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi, maka kita juga akan kebagian wanginya, begitu juga kalau bergaul dengan tukang penempa besi maka kita akan mendapatkan percikan apinya.

Maka marilah kita menjadi orang yang senantiasa haus akan ilmu, terutama ilmu Al Quran yang isinya sangat luas dan penuh dengan petunjuk kehidupan. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Al-Quran Adalah Sumber Maka Pahami Artinya Read More »

Menjawab Jeritan Aksara di Tengah Keterbatasan: Aksi Nyata Wakaf DT Melawan Buta Huruf Al-Qur’an

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Isu buta huruf Al-Qur’an masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi bangsa Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Data menunjukkan, jutaan Muslim Indonesia belum lancar membaca Kitab Suci mereka.

Di sisi lain, lembaga pendidikan Islam di pelosok daerah menghadapi kebutuhan mushaf yang sangat mendesak, menjadi hambatan ganda bagi upaya pemberantasan buta aksara Qur’an.

Tantangan Literasi Qur’an dan Kesenjangan Kebutuhan

Meskipun semangat belajar agama tinggi, kesenjangan akses terhadap sarana belajar—terutama mushaf yang layak—menjadi problem krusial.

Fakta: Banyak pondok pesantren dan madrasah di daerah pedesaan menggunakan mushaf yang sudah usang, robek, bahkan hilang halamannya.

Kondisi ini secara langsung menghambat efektivitas proses belajar mengajar, khususnya bagi santri yang baru mulai mengenal huruf hijaiyah.

Keterbatasan ini bukan hanya soal fisik mushaf, tetapi juga mencerminkan tantangan besar dalam mencapai target literasi Qur’an nasional. Bagaimana mungkin generasi muda dapat menguasai bacaan jika alat belajarnya sendiri tidak memadai?

Aksi Nyata Wakaf DT: Cahaya Baru di Empat Titik

Menanggapi kondisi kritis ini, Wakaf Daarut Tauhiid (DT) mengambil langkah nyata. Pada Kamis, 30 Oktober 2025, Wakaf DT meluncurkan program distribusi mushaf Al-Qur’an ke empat titik yang menjadi sentra pembelajaran di kawasan Bandung Raya, meliputi Banjaran, Majalaya, dan Ciparay.

Penyaluran ini difokuskan pada lembaga yang mengajukan permohonan, seperti pondok pesantren, masjid, dan madrasah, yang secara faktual memiliki kebutuhan mushaf paling mendesak.

Syukron Ali, PJ Program Distribusi Wakaf Mushaf DT, menyatakan bahwa distribusi ini adalah wujud nyata amanah dari para muwakif (pewakaf) untuk membantu menutup kesenjangan literasi Qur’an.

“Kami menyadari bahwa mushaf yang layak adalah kunci utama untuk memerangi buta huruf Qur’an. Dengan adanya mushaf baru ini, kami berharap para santri dan masyarakat dapat belajar dengan lebih nyaman dan termotivasi,” ujar Syukron.

Dampak Berkelanjutan dari Wakaf Mushaf

Aksi distribusi ini membuktikan bahwa wakaf bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga investasi spiritual dan edukasi.

Satu mushaf yang diwakafkan hari ini dapat digunakan oleh puluhan santri selama bertahun-tahun, menjadikan amal kebaikan ini terus mengalir (jariyah) seiring setiap huruf yang dibaca.

Program ini menjadi pengingat bahwa upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an di Indonesia membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara lembaga sosial, pemerintah, dan partisipasi aktif masyarakat melalui program kedermawanan seperti wakaf. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menjawab Jeritan Aksara di Tengah Keterbatasan: Aksi Nyata Wakaf DT Melawan Buta Huruf Al-Qur’an Read More »

Cahaya Baru di Madrasah Tua: Wakaf DT Hadirkan Mushaf Al-Qur’an untuk Santri Bandung Raya

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Kamis, 30 Oktober 2025, menjadi hari penuh berkah bagi empat komunitas pendidikan Islam di pelosok Bandung Raya.

Wakaf Daarut Tauhiid (DT) tuntas menyalurkan amanah mulia para muwakif (pewakaf) dalam program distribusi Wakaf Mushaf Al-Qur’an ke titik-titik vital di kawasan Banjaran, Majalaya, dan Ciparay.

Empat lokasi yang menjadi sasaran distribusi adalah pondok pesantren, masjid, dan madrasah—sentra-sentra tempat umat, khususnya santri, menimba ilmu agama.

Keterbatasan yang Menghambat Belajar

Di lokasi-lokasi tersebut, kegiatan belajar Al-Qur’an para santri selama ini menghadapi tantangan yang mengharukan. Kondisi mushaf yang mereka gunakan rata-rata sudah tidak layak guna.

“Lembaran-lembaran sudah robek, bahkan banyak yang hilang. Keterbatasan ini membuat proses talaqqi (belajar) dan menghafal Al-Qur’an menjadi tidak maksimal,” tutur salah satu perwakilan pondok pesantren penerima manfaat di Banjaran.

Kondisi mushaf yang usang ini menjadi cerminan keterbatasan ekonomi yang dihadapi oleh lembaga pendidikan di daerah tersebut, sementara semangat para santri untuk membaca dan menghafal kalamullah tetap menyala.

Menjawab Ajuan dengan Penuh Tanggung Jawab

Syukron Ali, Penanggung Jawab (PJ) Program Distribusi Wakaf Mushaf DT, menjelaskan bahwa distribusi ini merupakan jawaban atas permohonan yang telah mereka terima sebelumnya.

“Alhamdulillah, lokasi-lokasi ini sebelumnya sudah mengirimkan ajuan resmi kepada Wakaf DT. Setelah kami pertimbangkan dan validasi, hari ini kami sampaikan amanah dari para muwakif (pewakaf) untuk mendistribusikan mushaf ke lokasi yang memang sangat membutuhkan,” jelas Syukron.

Dia berharap besar bahwa mushaf-mushaf baru yang diantar ini akan menjadi penunjang vital. “Semoga melalui mushaf yang layak ini, dapat menunjang pembelajaran Al-Qur’an para santri dan juga masyarakat lainnya, menjadikan amal jariyah bagi semua yang berpartisipasi,” imbuhnya.

Ucapan Terima Kasih yang Tulus

Momen penyerahan mushaf disambut dengan senyum dan rasa syukur yang mendalam. Perwakilan penerima manfaat, khususnya dari pondok pesantren di Banjaran, menyampaikan ucapan terima kasihnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Wakaf DT, dan terutama kepada para muwakif yang telah menyisihkan hartanya. Mushaf baru ini bukan sekadar buku, tetapi motivasi baru bagi anak-anak kami untuk lebih giat belajar dan berinteraksi dengan Al-Qur’an. Ini adalah berkah tak terhingga bagi kami,” tuturnya penuh haru.

Distribusi ini tidak hanya mengisi rak-rak buku yang kosong, tetapi juga memastikan bahwa cahaya ilmu dan keberkahan dari Al-Qur’an dapat terus menyinari santri dan masyarakat di penjuru Bandung Raya. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Cahaya Baru di Madrasah Tua: Wakaf DT Hadirkan Mushaf Al-Qur’an untuk Santri Bandung Raya Read More »

Menguatkan Peran Umat: Kontribusi Aset Wakaf DT Jakarta

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Kegiatan pembinaan iman dan takwa seperti Mabit Muslimah ini tidak lepas dari peran penting aset wakaf yang dikelola oleh Daarut Tauhiid Jakarta.

Wakaf yang dihimpun dan dikelola secara profesional oleh DT di area Jakarta memiliki peran multifungsi, menjadi pusat pergerakan dan pemberdayaan umat.

Aset wakaf berupa bangunan masjid, ruang pertemuan, hingga fasilitas pendukung lainnya tidak hanya berdiri sebagai monumen, tetapi dimanfaatkan secara aktif sebagai:

  1. Pusat Pembinaan dan Edukasi: Aset masjid dan ruang serbaguna wakaf digunakan secara berkala untuk berbagai program pendidikan keagamaan. Mulai dari kajian rutin, Tafsir Al-Qur’an, pelatihan ghirah (semangat) dakwah, hingga kegiatan intensif seperti Mabit Muslimah.

Dengan adanya aset wakaf yang memadai, kegiatan-kegiatan ini dapat diselenggarakan tanpa membebani biaya sewa yang tinggi, sehingga fokus dapat dialihkan sepenuhnya pada kualitas materi dan manfaat bagi peserta.

  • Layanan Sosial dan Kemanusiaan: Beberapa aset wakaf DT Jakarta juga dialokasikan untuk kegiatan sosial, seperti posko bantuan, penyaluran sembako bagi dhuafa, atau bahkan sebagai pusat distribusi donasi kemanusiaan.
  • Pengembangan Ekonomi Umat (Fasilitas Produktif): Meskipun fokus utama di Jakarta adalah dakwah dan tarbiyah, sebagian aset wakaf produktif (misalnya ruang yang disewakan untuk operasional terbatas atau coffee shop wakaf) dapat menghasilkan cash flow yang kemudian digunakan kembali untuk membiayai operasional masjid dan program sosial, menciptakan siklus kebaikan yang berkelanjutan (sustainable charity).

Dengan memanfaatkan aset wakaf secara optimal, DT Jakarta memastikan bahwa setiap rupiah yang diwakafkan terus menghasilkan manfaat yang berlipat ganda, menguatkan spiritualitas muslimah, sekaligus menjadi basis pergerakan dakwah yang berkelanjutan di Ibu Kota. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menguatkan Peran Umat: Kontribusi Aset Wakaf DT Jakarta Read More »

Menguatkan Ruhiyah Muslimah, DT Jakarta Gelar Mabit ‘Keseimbangan Dua Cinta’

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Dalam upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan para muslimah, Masjid Daarut Tauhiid Jakarta kembali menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit Muslimah) pada 25–26 Oktober 2025.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri inspiratif, Ustadzah Syaza Energize dan Ustadzah Erika Suryani Dewi Lc., MA., dengan tema yang menyentuh hati: “Di Antara Dua Cinta, Cinta Dunia, Cinta Akhirat.”

Acara yang berlangsung mulai Sabtu sore hingga Ahad pagi disiapkan secara khusus untuk muslimah yang ingin memperdalam makna cinta sejati dalam bingkai keimanan.

Melalui tema yang diangkat, panitia berharap peserta dapat menyeimbangkan antara cinta terhadap kehidupan dunia dan cinta yang lebih hakiki, yaitu kepada Allah dan kehidupan akhirat.

“Kami ingin membangun ruang refleksi bagi para muslimah agar lebih memahami bagaimana menempatkan cinta dunia tanpa melupakan cinta akhirat,” ujar salah satu panitia Mabit Muslimah Daarut Tauhiid Jakarta, saat ditemui selain sesi kajian utama.

Kegiatan ini juga dirancang interaktif dan menenangkan, dengan menginap semalam penuh di masjid serta sesi penutup menjelang subuh.

Peserta akan diajak merenungi perjalanan spiritual melalui ibadah malam, zikir, dan muhasabah bersama. Acara terbuka untuk umum, namun khusus bagi muslimah. Panitia juga menyiapkan coffee break sebagai bagian dari suasana hangat kebersamaan antarpeserta.

Dengan mengusung semangat “Dari Masjid Kita Bangkit, Untuk Umat Kita Berkhidmat”, Daarut Tauhiid Jakarta berharap kegiatan ini menjadi sarana pembinaan ruhiyah yang menguatkan peran muslimah sebagai pendidik, pendamping, sekaligus hamba Allah yang berorientasi pada cinta yang hakiki — cinta kepada-Nya.

Kegiatan pembinaan iman dan takwa seperti Mabit Muslimah ini tidak lepas dari peran penting aset wakaf yang dikelola oleh Daarut Tauhiid Jakarta.

Wakaf yang dihimpun dan dikelola secara profesional oleh DT di area Jakarta memiliki peran multifungsi, menjadi pusat pergerakan dan pemberdayaan umat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menguatkan Ruhiyah Muslimah, DT Jakarta Gelar Mabit ‘Keseimbangan Dua Cinta’ Read More »

Kekuatan Receh Pemuda; Mengapa Generasi Alpha Harus Ikut Berwakaf?

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Fenomena wakaf, yang seringkali dianggap sebagai domain para dermawan dewasa atau institusi besar, kini mulai merambah ke telinga dan kantong para pemuda.

Apa yang membuat wakaf, sebuah ibadah harta yang bersifat abadi dan produktif, menjadi relevan bagi generasi yang dikenal melek teknologi dan gaya hidup instan ini?

Wakaf adalah investasi akhirat terbaik. Berbeda dengan sedekah biasa, harta yang diwakafkan tidak habis, melainkan dikelola secara produktif untuk kebermanfaatan umat dalam jangka panjang. Mulai dari pembangunan sekolah, rumah sakit, hingga sumur air bersih.

Wakaf, Bukan Melulu Soal Tanah

Bagi pemuda, wakaf kini jauh lebih mudah. Institusi wakaf modern menyediakan program wakaf tunai (cash wakaf) yang memungkinkan seseorang berwakaf mulai dari nominal kecil, bahkan setara dengan harga secangkir kopi.

Contohnya: Seorang pemuda dengan uang saku pas-pasan bisa menyisihkan Rp 10.000-Rp 20.000 per bulan untuk wakaf produktif. Jumlah yang tampak kecil ini, jika dikumpulkan dari ribuan pemuda lainnya, akan menjadi modal besar yang dapat membiayai proyek kemanusiaan dan pendidikan.

Hal ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh siswa-siswi SMPN 58 Bandung yang berhasil mengumpulkan jutaan rupiah dari donasi ‘receh’ mereka.

Tiga alasan mengapa wakaf sangat cocok untuk pemuda:

  • Membentuk Kebiasaan Berbagi Sejak Dini: Mengajarkan pemuda untuk mengalokasikan sebagian kecil hartanya, mengubah pola pikir dari konsumtif menjadi kontributif.
  • Transparansi dan Dampak Nyata: Program wakaf modern kini sangat transparan, pemuda dapat melihat langsung ke mana dananya disalurkan (misalnya, untuk program Cash Wakaf for Palestine), memberikan kepuasan akan dampak nyata.
  • Investasi Jangka Panjang: Dengan usia yang masih panjang, wakaf yang ditanamkan pemuda akan terus mengalir pahalanya (pahala jariyah) selama aset wakaf tersebut dikelola dan memberikan manfaat.

Kegiatan di SMPN 58 Bandung adalah cerminan kecil dari gerakan besar ini. Ia membuktikan bahwa di Hari Sumpah Pemuda, semangat satu tekad tidak hanya diikrarkan di podium, tetapi juga diwujudkan melalui transfer kecil kedermawanan yang memiliki dampak abadi. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kekuatan Receh Pemuda; Mengapa Generasi Alpha Harus Ikut Berwakaf? Read More »

Peringati Hari Sumpah Pemuda, SMPN 58 Bandung Gelar Kajian Kebangsaan bersama Wakaf DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, SMPN 58 Bandung menyelenggarakan sebuah kajian kebangsaan bertema “Pemuda” yang berkolaborasi dengan Wakaf DT (Daarut Tauhiid).

Kegiatan inspiratif ini dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Oktober 2025, dan diikuti oleh total 423 siswa dan juga puluhan guru serta civitas lainnya.

SMPN 58 Bandung yang merupakan satu-satunya SMP Negeri di Kecamatan Cinambo ini, menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan spiritual kepada para siswanya. Kajian tersebut diisi oleh Ustaz Hendra Wiracandra, salah satu asatidz dari DT.

Kepala Sekolah SMPN 58 Bandung, Novi Nurhayati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan senangnya atas kolaborasi yang terjalin. “Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Wakaf DT. Semoga ke depannya kita bisa terus melanjutkan kolaborasi ini dalam kebaikan,” ujarnya.

Aksi Nyata Peduli Kemanusiaan

Momen peringatan Sumpah Pemuda ini juga dijadikan ajang untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa.

Di akhir sesi kegiatan, dilaksanakan penggalangan wakaf untuk membantu masyarakat di Palestina melalui program Cash Wakaf for Palestine.

Dari penggalangan dana tersebut, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp 1.070.000 (Satu Juta Tujuh Puluh Ribu Rupiah).

Jumlah ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan solidaritas para siswa dan civitas akademika SMPN 58 Bandung. (win)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Peringati Hari Sumpah Pemuda, SMPN 58 Bandung Gelar Kajian Kebangsaan bersama Wakaf DT Read More »