Wakaf Daarut Tauhiid

Pemerintah Cari Lahan Aman untuk Relokasi Warga Terdampak Longsor Cisarua

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – Langkah penanganan pascabencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai memasuki fase krusial.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah bersinergi dengan Pemkab Bandung Barat untuk mengidentifikasi lahan baru guna merelokasi para penyintas yang kehilangan tempat tinggal maupun mereka yang bermukim di kawasan rawan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah mengamankan lahan yang benar-benar layak dan bebas dari potensi bencana susulan.

“Kami sedang mendalami proses relokasi ini. Langkah pertamanya tentu memastikan lahannya tersedia terlebih dahulu,” ujar Herman pada Jumat (30/1/2026).

Prioritas Zona Merah

Herman menambahkan, pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan Bupati dan Sekda Bandung Barat untuk memetakan titik mana saja yang memiliki risiko rendah. Proses penentuan “zona merah” (rawan) dan “zona hijau” (aman) akan diputuskan berdasarkan kajian teknis dari Badan Geologi.

Adapun warga yang akan dipindahkan mencakup dua kelompok utama:

  • Warga yang rumahnya rusak total akibat terjangan longsor.
  • Warga yang saat ini masih tinggal di area yang ditetapkan sebagai zona bahaya.

“Setelah lokasi dipastikan aman, baru kita lakukan sinkronisasi data warga yang akan dipindahkan. Target kami adalah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat kembali memiliki kepastian tempat tinggal,” tambahnya.

Update Pencarian: 60 Jenazah Berhasil Dievakuasi

Di sisi lain, operasi kemanusiaan di titik nol bencana masih terus berlangsung hingga hari ketujuh. Tim SAR gabungan dilaporkan telah mengevakuasi total 60 kantong jenazah dari timbunan material longsor. Seluruh temuan tersebut kini telah diserahkan kepada Tim DVI Polda Jabar untuk proses identifikasi.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa tantangan di lapangan masih cukup berat. “Hingga hari ini, total korban yang ditemukan mencapai 60 orang. Personel kami masih berfokus melakukan pencarian terhadap 20 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang,” pungkasnya. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID